Lisensi Dicabut, Bogor Siliwangi Mundur dari IBL

Rizki Nurmansyah | Arief Apriadi
Lisensi Dicabut, Bogor Siliwangi Mundur dari IBL
Direktur Indonesia Basketball League (IBL), Hasan Gozali, ditemui usai konferensi pers di Hotel Santika, Jakarta, Selasa (6/11/2018). [Suara.com/Arief Apriadi]

"Dengan terpaksa mereka (Bogor Siliwangi) kami anggap mengundurkan diri," tukas Direktur IBL Hasan Gozali.

Suara.com - Tim bola basket Bogor Siliwangi mundur dari kompetisi Indonesian Basketball League (IBL) musim depan. Keputusan ini menyusul lisensi mereka dicabut.

Pencabutan karena Bogor Siliwangi dinilai gagal memenuhui ketentuan yang diwajibkan pihak liga. Salah satunya soal keterlambatan gaji para pemain.

"Mereka tak bisa memenuhi kewajiban melunasi tunggakan gaji pemain serta kewajiban-kewajiban lainnya," kata Direktur IBL Hasan Gozali dalam keterangan tertulis yang diterima Suara.com, Selasa (28/5/2019).

IBL sendiri telah memberikan batas waktu kepada Bogor Siliwangi hingga 20 Mei 2019.

Namun, tenggat waktu tersebut nyatanya tak mampu dimanfaatkan tim yang diperkuat Daniel Wenas itu untuk memenuhi kewajibannya.

"Namun, sampai batas yang ditentukan mereka belum juga bisa memberikan jawaban," tutur Hasan.

Hasan menjelaskan jika didepaknya Bogor Siliwangi dari IBL tak serta-merta membuat pihak liga cuci tangan terhadap nasib para pemain.

Pihak IBL, kata Hasan, akan memfasilitasi mediasi para pemain dan pihak legal demi menyelesaikan masalah tersebut.

"Dengan terpaksa mereka (Bogor Siliwangi) kami anggap mengundurkan diri," tukas Hasan.

Tim basket Stapac Jakarta merayakan keberhasilan menjadi juara IBL 2018-2019 seusai memenangi game kedua final IBL 2018-2019 atas Satria Muda, 74-46, di GOR Ctra, Bandung, Jawa Barat, Sabtu (23/3/2019).  [Antara/M Agung Rajasa]
Tim basket Stapac Jakarta merayakan keberhasilan menjadi juara IBL 2018-2019 seusai memenangi game kedua final IBL 2018-2019 atas Satria Muda, 74-46, di GOR Ctra, Bandung, Jawa Barat, Sabtu (23/3/2019). [Antara/M Agung Rajasa]

Bogor Siliwangi musim lalu berada pada peringkat keempat Divisi Putih dengan mengantongi lima kemenangan dari 18 kali bertanding.

Kemenangan pertama mereka musim lalu justru diperoleh dengan mengalahkan Stapac Jakarta yang kemudian keluar sebagai juara IBL 2018-2019.

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS