Bukan Cuma Hendra / Ahsan, Fajar / Rian Berambisi Geser Ranking The Minions

Rizki Nurmansyah | Arief Apriadi
Bukan Cuma Hendra / Ahsan, Fajar / Rian Berambisi Geser Ranking The Minions
Pasangan ganda putra Indonesia, Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto, mengalahkan kompatriotnya, Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon, di babak perempat final Malaysia Open 2019, Jumat (5/4). [Humas PBSI]

"Ya bukan hanya Hendra / Ahsan saja. Pasangan-pasangan lain juga harus dilampaui," ujar Fajar.

Suara.com - Persaingan memperebutkan tiket Olimpiade 2020 di sektor ganda putra Indonesia berlangsung sengit. Salah satu pasangan yang berpeluang lolos ke pesta olahraga terbesar di dunia itu adalah Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto.

Fajar/Rian kini menempati peringkat enam dunia. Sementara syarat untuk lolos ke Olimpiade adalah bertengger di peringkat delapan besar hingga periode kualifikasi berakhir.

Pasangan Indonesia lainnya yang punya kans tampil di Olimpiade 2020 Tokyo, yakni Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon dan Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan.

The Minions—julukan Kevin/Marcus—saat ini masih berada di peringkat pertama dunia. Sedangkan Hendra/Ahsan menempati ranking empat dunia.

Pasangan ganda putra Indonesia, Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan, terhenti kiprahnya di babak perempat final Malaysia Open 2019 usai kalah dari Li Junhui/Liu Yuchen (China), Jumat (5/4). [Humas PBSI]
Pasangan ganda putra Indonesia, Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan, terhenti kiprahnya di babak perempat final Malaysia Open 2019 usai kalah dari Li Junhui/Liu Yuchen (China), Jumat (5/4). [Humas PBSI]

Sementara, sebagaimana diketahui, setiap negara maksimal hanya bisa mengirim dua wakil di setiap sektor ke Olimpiade 2020.

Itu artinya, jika ketiga pasangan Indonesia itu konsisten berada di ranking delapan besar, maka salah satu dari mereka harus dicoret.

Kondisi pelik ini disadari betul oleh Fajar/Rian. Mereka pun mengaku tak hanya ingin bersaing dengan Hendra/Ahsan, tapi juga menggeser The Minions yang sejak 2017 masih bertahan bertengger di peringkat satu dunia.

"Ya bukan hanya Hendra/Ahsan saja. Pasangan-pasangan lain juga harus dilampaui," ujar Fajar saat ditemui di Pelatnas PBSI, Cipayung, Jakarta Timur, beberapa waktu lalu.

"Kita juga inginnya melampaui pasangan Jepang, (Takeshi) Kamura/ (Keigo) Sonoda, Li Jinhui/Liu Yuchen (China), dan Kevin/Marcus," sambungnya.

Periode kualifikasi Olimpiade 2020 telah dimulai sejak 29 April 2019 dengan New Zealand Open sebagai ajang perdana pengumpulan poin, dan berakhir pada 26 April 2020.

Fajar/Rian terhitung baru satu kali mengikuti turnamen ajang kualifikasi Olimpiade 2020, yakni Australia Open 2019.

Namun, hasil yang diraih kurang maksimal, dimana terhenti di babak pertama oleh wakil Korea Selatan, Choi SolGyu/Seo Seung Jae.

Pasangan ganda putra Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon menyumbang angka bagi Indonesia vs Jepang usai mengalahkan Takeshi Kamura/Keigo Sonoda di babak semifinal Piala Sudirman 2019, Sabtu (25/5). [Humas PBSI]
Pasangan ganda putra Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon menyumbang angka bagi Indonesia vs Jepang usai mengalahkan Takeshi Kamura/Keigo Sonoda di babak semifinal Piala Sudirman 2019, Sabtu (25/5). [Humas PBSI]

Fajar/Rian memang turut menjadi bagian Tim Indonesia di Piala Sudirman 2019 yang juga menjadi ajang kualifikasi Olimpiade 2020.

Tapi, dalam praktiknya Fajar/Rian tak sekalipun mendapat kesempatan untuk berlaga. Dari empat laga yang dimainkan sektor ganda putra, Kevin/Marcus tiga kali tampil, sementara sisanya Hendra/Ahsan.

Fajar/Rian direncanakan akan mengikuti ajang Indonesia Open 2019. Turnamen BWF World Tour Super 1000 itu akan berlangsung pada 16-21 Juli 2019 di Istora Senayan, Jakarta.

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS