- Fajar Alfian dan Muhammad Shohibul Fikri tetap fokus mengejar target pribadi setelah kegagalan Indonesia di Piala Thomas 2026.
- Pasangan peringkat tiga dunia tersebut melakukan evaluasi menyeluruh untuk meningkatkan performa guna menghadapi turnamen internasional mendatang.
- Fajar dan Fikri memprioritaskan persiapan matang untuk mengikuti ajang Singapura Open 2026 serta Indonesia Open 2026 mendatang.
Suara.com - Ganda putra Indonesia Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri menegaskan tidak ingin berlarut dalam hasil kurang memuaskan tim Indonesia di Piala Thomas 2026, yang menjadi catatan kelam setelah untuk pertama kalinya Indonesia gagal melaju ke fase gugur.
Fajar yang juga bertindak sebagai kapten tim menyampaikan bahwa dirinya dan Fikri tetap memiliki target pribadi yang harus dikejar di level individu, sehingga hasil di ajang beregu tersebut tidak boleh memengaruhi fokus ke depan.
"Ya semoga tidak (mempengaruhi) ya, karena kami juga mempunyai target-target pribadi untuk ke depannya yang mungkin tidak kalah penting ya untuk karier kami pribadi. Jadi semoga dengan hasil Thomas Cup kemarin itu tidak mempengaruhi apa pun buat kami berdua," ungkap Fajar kepada pewarta di Jakarta, Rabu (20/5/2026).
![Indonesia tersingkir di fase grup Piala Thomas 2026 untuk pertama kalinya sejak debut pada 1958 usai kalah 1-4 dari Prancis. [Dok. PBSI]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2026/04/29/93847-fajar-alfianmuhammad-shohibul-fikri.jpg)
Usai kegagalan tersebut, Fajar/Fikri langsung melakukan evaluasi untuk memperbaiki performa di turnamen berikutnya. Saat ini, pasangan peringkat tiga dunia itu mulai mengalihkan fokus ke dua turnamen besar, yakni Singapura Open 2026 dan Indonesia Open 2026.
Keduanya memang memutuskan tidak tampil di Thailand Masters 2026 dan Malaysia Masters 2026 karena pertimbangan persiapan yang dinilai terlalu mepet.
Fajar menjelaskan bahwa mereka ingin tampil maksimal di turnamen yang dianggap lebih penting, termasuk Indonesia Open sebagai ajang bergengsi di kandang sendiri.
"Kami tidak mau di Indonesia (Open) sebagai negara ketiga apa keempat, jadi kami memang fokuskan untuk turnamen Singapura Open yang kami wajib ikut karena committed player kan, dan Indonesia Open. Dan kami mencoba mengganti turnamen Malaysia Masters jadi ke Australia (Masters)," ujar Fajar.
Singapura Open 2026 akan digelar pada 26–31 Mei, sementara Indonesia Open 2026 berlangsung pada 2–7 Juni 2026.
(Antara)