Rumit Tapi Canggih, Begini Cara Kerja Suspensi Mobil Formula 1

Galih Priatmojo, Praba Mustika

Senin, 24 Juni 2019 | 18:42 WIB
Rumit Tapi Canggih, Begini Cara Kerja Suspensi Mobil Formula 1
Pebalap Formula 1 dari tim Mercedes, Valtteri Bottas, saat melaju di sesi latihan ketiga GP Azerbaijan di Baku, Sabtu (24/6/2017). [Andrej Isakovic/AFP]

Suara.com - Mobil balap Formula 1 memiliki banyak perbedaan dalam cara kerjanya dengan kendaraan roda empat pada umumnya. Salah satunya adalah cara kerja suspensinya. Melalui saluran YouTube, Mercedes-AMG Petronas Motorsport membagikan bagaimana cara kerja suspensi mobil Formula 1 mereka.

Geoff Willis, selaku Director of Digital Engineering Transformation Mercedes-AMG Petronas Motorsport menjelaskannya secara singkat.

"Sistem suspensi pada mobil Formula 1 sangat penting, karena berguna untuk menunjang performa mobil itu sendiri. Suspensi berkaitan dengan komponen seperti power unit, sasis, aerodinamik hingga ban," terang Geoff Willis.

Ia melanjutkan "Tentu bukan hal yang mengejutkan kalau desain, pembuatan hingga pemasangan suspensi sangatlah rumit,"

Untuk tim Mercedes-AMG Petronas Motorsport sendiri, suspensi dibuat sendiri karena merupakan komponen yang sangat menunjang keamanan.

"Kami membuatnya sendiri, karena kami bisa mengontrol kualitas, mulai dari bahan yang mahal dan butuh tingkat presisi yang baik," kata Geoff Willis.

Membuat suspensi pada mobil yang digunakan oleh Lewis Hamilton dan Valtteri Bottas itu jelas bukan pekerjaan yang mudah.

Teknisi berpikir bagaimana caranya membuat suspensi yang kokoh namun ringan dan ukurannya kompak. Kembali lagi, hal tersebut erat kaitannya dengan aerodinamika.

Geoff Willis meyakini bahwa membuat suspensi pada mobil Formula 1 adalah tantangan yang paling rumit dan berat.

Secara rinci, mobil Formula 1 memiliki inboard suspension yang berada di dalam bodi. Di situlah terdapat komponen yang terlihat cukup rumit.

Pun demikian di dalam roda mobil Formula 1, terdapat outboard suspension, dan komponen bernama steering rod, yang terlihat cukup ringkas namun kokoh.

Lebih lanjut, memasang suspensi mobil F1 juga haruslah akurat dan lagi-lagi banyak yang harus diperhitungkan.

"Tujuan utama kami dalam membuat dan memasang suspensi adalah tingkat kerekatan ban dengan aspal ketika melaju cepat di lintasan." Jelas Geoff Willis.

Sumber video: YouTube/Mercedes-AMG Petronas Motorsport

Suspensi pada mobil Formula 1 juga diatur dengan menggunakan komputer, untuk menemukan titik keseimbangan mobil.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Aksi Mobil Drifting di Jogja Dikecam Warganet, Ini Katanya

Aksi Mobil Drifting di Jogja Dikecam Warganet, Ini Katanya

Otomotif | Senin, 24 Juni 2019 | 14:45 WIB

Diduga Alami Masalah Kejiwaan, Pria Berteriak Mengaku Ada Hantu di Mobilnya

Diduga Alami Masalah Kejiwaan, Pria Berteriak Mengaku Ada Hantu di Mobilnya

Otomotif | Senin, 24 Juni 2019 | 12:00 WIB

Terjang Banjir Konawe, Aksi Truk Pengangkut Motor Baru Ini Bikin Khawatir

Terjang Banjir Konawe, Aksi Truk Pengangkut Motor Baru Ini Bikin Khawatir

Otomotif | Minggu, 23 Juni 2019 | 14:01 WIB

Tak Diprioritaskan Polisi, Pasien Kritis di Medan Meninggal Dalam Ambulans

Tak Diprioritaskan Polisi, Pasien Kritis di Medan Meninggal Dalam Ambulans

Otomotif | Minggu, 23 Juni 2019 | 11:21 WIB

Terkini

Campus League 2026 Jakarta: Binus dan UPH Sapu Bersih Tiket Final Putra-Putri

Campus League 2026 Jakarta: Binus dan UPH Sapu Bersih Tiket Final Putra-Putri

Sport | Minggu, 31 Mei 2026 | 06:15 WIB

Aidan Heslop dan Jonathan Paredes Tampil Spektakuler di Red Bull Cliff Diving World Series Bali 2026

Aidan Heslop dan Jonathan Paredes Tampil Spektakuler di Red Bull Cliff Diving World Series Bali 2026

Sport | Jum'at, 29 Mei 2026 | 17:57 WIB

Alwi Farhan Singkirkan Unggulan Pertama, Lolos ke Perempat Final Singapore Open 2026

Alwi Farhan Singkirkan Unggulan Pertama, Lolos ke Perempat Final Singapore Open 2026

Sport | Jum'at, 29 Mei 2026 | 11:03 WIB

Marc Marquez Sebut Cedera Saraf Lebih Mengerikan dari Patah Tulang

Marc Marquez Sebut Cedera Saraf Lebih Mengerikan dari Patah Tulang

Sport | Jum'at, 29 Mei 2026 | 07:40 WIB

Marco Bezzecchi: Mimpi Bagi Semua Pembalap Bisa Menang di Muggello

Marco Bezzecchi: Mimpi Bagi Semua Pembalap Bisa Menang di Muggello

Sport | Jum'at, 29 Mei 2026 | 07:37 WIB

Cal Crutchlow Gantikan Johann Zarco di MotoGP Italia 2026

Cal Crutchlow Gantikan Johann Zarco di MotoGP Italia 2026

Sport | Jum'at, 29 Mei 2026 | 07:34 WIB

Marc Marquez Fokus Cari Kenyamanan saat Comeback di MotoGP Italia 2026

Marc Marquez Fokus Cari Kenyamanan saat Comeback di MotoGP Italia 2026

Sport | Jum'at, 29 Mei 2026 | 07:31 WIB

Hasil Singapore Open 2026: Kalahkan Wakil Denmark, Fajar/Fikri Lolos ke Perempatfinal

Hasil Singapore Open 2026: Kalahkan Wakil Denmark, Fajar/Fikri Lolos ke Perempatfinal

Sport | Kamis, 28 Mei 2026 | 16:11 WIB

Hilang Fokus, Sabar/Reza Tersingkir di Babak 16 Besar Singapore Open 2026

Hilang Fokus, Sabar/Reza Tersingkir di Babak 16 Besar Singapore Open 2026

Sport | Kamis, 28 Mei 2026 | 15:06 WIB

Marc Marquez Siap Comeback di MotoGP Italia 2026

Marc Marquez Siap Comeback di MotoGP Italia 2026

Sport | Kamis, 28 Mei 2026 | 09:09 WIB