Umpire Pirang Asal Estonia Bangga Kenakan Batik di Indonesia Open 2019

Rizki Nurmansyah | Arief Apriadi
Umpire Pirang Asal Estonia Bangga Kenakan Batik di Indonesia Open 2019
Umpire (wasit) asal Estonia Iris Metspalu mengenakan batik saat memimpin laga semifinal Indonesia Open 2019 di Istora Senayan, Jakarta, Sabtu (20/7). [Suara.com/Arief Apriadi]

"Sebuah kebanggaan bagi saya bisa menggunakan pakaian nasional Indonesia," ujar Iris.

Suara.com - Panitia pelaksana Indonesia Open 2019 kembali melakukan cara unik bagi perangkat pertandingan.

Seluruh umpire (wasit) dan line judge (hakim garis) mengenakan seragam batik dan lurik kala memimpin laga Indonesia Open 2019, Sabtu (20/7).

Inovasi itu disambut baik oleh seluruh perangkat pertandingan. Salah satunya Iris Metspalu.

Penampilan Wasit asal Estonia Iris Metspalu saat memimpin pertandingan semifinal Indonesia Open 2019 antara Mohammad Ahsan-Hendra Setiawan melawan Takuro Hoki/Yugo Kobayashi di Istora Senayan, Jakarta, Sabtu (20/7). [Suara.com/Arief Hermawan P]
Penampilan Wasit asal Estonia Iris Metspalu saat memimpin pertandingan semifinal Indonesia Open 2019 antara Mohammad Ahsan-Hendra Setiawan melawan Takuro Hoki/Yugo Kobayashi di Istora Senayan, Jakarta, Sabtu (20/7). [Suara.com/Arief Hermawan P]

Menurut wasit asal Estonia itu, mengenakan pakaian tradisional sebuah negara seperti Indonesia menjadi kehormatan tersendiri baginya.

Perempuan berambut pirang khas Eropa Timur itu mengaku bangga mengenakan kemeja batik kala bertugas menjadi pengadil lapangan di Istora Senayan, Jakarta.

"Ini spesial. Sebuah kebanggaan bagi saya bisa menggunakan pakaian nasional Indonesia," ujar Iris di Istora Senayan, Jakarta, Sabtu (20/7/2019).

"Ini bukan pertama kalinya. Tiga tahun lalu saya juga menggunakan batik. Selalu pakai batik di Indonesia Open kalau sudah masuk semifinal dan final," sambungnya.

Penampilan hakim garis saat pertandingan semifinal Indonesia Open 2019 antara Mohammad Ahsan-Hendra Setiawan melawan Takuro Hoki/Yugo Kobayashi di Istora Senayan, Jakarta, Sabtu (20/7). [Suara.com/Arief Hermawan P]
Penampilan hakim garis saat pertandingan semifinal Indonesia Open 2019 antara Mohammad Ahsan-Hendra Setiawan melawan Takuro Hoki/Yugo Kobayashi di Istora Senayan, Jakarta, Sabtu (20/7). [Suara.com/Arief Hermawan P]

Iris menjelaskan para kerabatnya di Estonia kerap menanyakan soal batik yang dibawanya dari Indonesia.

Secara tak langsung, wasit yang kerap jadi bidikan kamera fotografer itu mengakui telah mempromosikan batik di negaranya.

"Ya saya melakukannya. Karena kerabat saya selalu bertanya apa yang saya kenakan saat di Indonesia. Jadi saya menjelaskan bahwa ini baju nasional Indonesia. Suatu yang dibanggakan," jelas Iris.

"Saya sendiri tak punya banyak batik. Terakhir kali saya dapat dua, dan ini saya punya satu lagi. Semuanya berasal dari sini, Indonesia Open," pungkasnya diselingi tawa.

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS