Wiranto Alami Penusukan, PBSI Jamin Roda Organisasi Tak Terganggu

Rizki Nurmansyah | Arief Apriadi
Wiranto Alami Penusukan, PBSI Jamin Roda Organisasi Tak Terganggu
Ketua Umum PBSI Wiranto (kedua dari kanan) disela acara HUT PBSI ke-68 dan pelepasan Tim Indonesia ke Piala Sudirman 2019 yang diselenggarakan di Hotel Century, Senayan, Jakarta, Sabtu (11/5/2019). [Humas PBSI]

Peristiwa penusukan itu terjadi saat Wiranto sedang bersalaman dengan ulama dan tokoh masyarakat setempat.

Suara.com - Sekretaris Jendral (Sekjen) PP PBSI, Achmad Budiharto menjamin roda organisasi tak akan terganggu, menyusul penusukan yang dialami Ketua Umum PP PBSI Wiranto.

Menurut Budiharto, penyerangan oleh orang tak dikenal yang membuat pria yang juga menjabat Menkopolhukam itu terluka, akan lebih banyak berdampak dalam ranah isu keamanan nasional.

"Insya Allah organisasi PBSI tak terganggu dengan kejadian ini. Tapi kami lebih melihat beliau sebagai Menkopolhukam yang tugasnya dibutuhkan oleh negara dan bangsa," ujar Budiharto saat dihubungi Suara.com, Kamis (10/10/2019).

Lebih jauh, Budiharto menyebut pihak PBSI saat ini masih menunggu info lebih lanjut terkait kondisi terkini Wiranto.

PBSI, lanjut Budiharto, akan menunggu suasana lebih kondusif sebelum mengambil keputusan, salah satunya menjenguk orang nomor satu di PP PBSI tersebut.

"Sekarang kami belum tahu kondisi beliau bagaimana. Untuk sekarang belum ada rencana untuk menjenguk," tutur Budiharto.

"Kita akan tunggu saat suasana sudah lebih tenang. Saya akan coba berkomunikasi lebih lanjut soal ini," pungkasnya.

Sekjen PBSI Achmad Budiharto di kawasan Sudirman, Jakarta Pusat, Rabu (9/10/2019). [Suara.com/Arief Apriadi]
Sekjen PBSI Achmad Budiharto di kawasan Sudirman, Jakarta Pusat, Rabu (9/10/2019). [Suara.com/Arief Apriadi]

Sebelumnya, Kabid Humas Polda Banten Kombes Edi Sumardi mengatakan, peristiwa itu bermula saat Wiranto hendak menuju helipad untuk bertolak ke Jakarta seusai menghadiri acara peresmian Gedung Kuliah Bersama di Universitas Mathla’ul Anwar.

Edi menjelaskan, peristiwa penusukan itu terjadi saat Wiranto sedang bersalaman dengan ulama dan tokoh masyarakat setempat.

Saat itu, mantan Panglima TNI berusia 72 tahun akan menyalami beberapa orang yang sudah menunggu di luar pintu mobil.

Namun, tak disangka-sangka, pria tak dikenal secara spontan mengeluarkan pisau, mengejar dan berusaha mengarahkannya ke Wiranto dari arah belakang.

Wiranto ditusuk.
Menkopolhukam Wiranto mendapatkan penanganan medis usai ditusuk oleh orang tak dikenal pada, Kamis (10/10/2019).

Beruntungnya, Wiranto masih sigap terhadap penyerangan tersebut. Kondisi Ketua Umum PBSI itu kini dikabarkan sudah stabil.

Setelah mendapat penanganan darurat di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Berkah pandeglang, Wiranto langsung diterbangkan menggunakan helikopter milik TNI AU dari Alun-alun Pandeglang sekitar pukul 14.04 WIB.

Dari informasi yang dihimpun Suara.com, Wiranto akan mendarat di Bandara Halim Perdanakusuma dan kemudian langsung dibawa ke RSPAD Gatot Subroto.

"Jadi peristiwa terjadi ketika Pak Wiranto akan menuju helipad, beliau turun dari mobil bersalaman dengan ulama dan tokoh masyarakat dan Kapolsek Menes, tiba-tiba ada sepasang suami istri yang menghampiri dari arah belakang mobil,” kata Kabid Humas Edy kepada BantenNews.co.id—jaringan Suara.com.

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS