Resmi, PON 2020 Papua Hanya Pertandingkan 37 Cabor

Rizki Nurmansyah, Arief Apriadi

Minggu, 13 Oktober 2019 | 11:52 WIB
Resmi, PON 2020 Papua Hanya Pertandingkan 37 Cabor
Gubernur Papua Lukas Enembe menggelar konferensi pers di Jakarta, Senin (26/8/2019). [Antara/Desca Lidya Natalia]

Suara.com - Kepastian terkait berapa banyak cabang olahraga (cabor) yang akan dipertandingkan di Pekan Olahraga Nasional (PON) 2020 Papua akhirnya terjawab.

KONI Pusat telah menetapkan hanya 37 cabor yang akan dipertandingkan pada pesta olahraga terbesar di Indonesia tersebut.

Kabar tersebut diketahui setelah Ketua Umum KONI Pusat Marciano Norman, menekan Surat Keputusan (SK) jumlah cabor yang akan dipertandingkan pada PON 2020 Papua.

Penandatanganan SK Penyempurnaan Penetapan Cabang Olahraga, Nomor Pertandingan, dan Kuota Atlet Setiap Cabang Olahraga PON 2020 itu ditandatangani Marciano bersama Gubernur Papua Lukas Enembe di Gedung Negara, Papua, Jumat (11/10/2019) lalu.

Adapun dalam SK tersebut, menghasilkan beberapa poin yakni menetapkan sebanyak 37 cabor, 56 disiplin cabor, 679 nomor pertandingan/perlombaan, dan 6.442 orang kuota atlet.

"KONI Pusat mengharapkan dengan ditandatanganinya SK cabang olahraga tersebut, maka KONI provinsi dapat menjadikannya sebagai dasar yang baik untuk menyiapkan kontingen, induk cabang olahraga terkait dalam penyesuaian penyusunan kepanitiaan pertandingan, serta bagi Pengurus Besar PON 2020 dalam mempersiapkan penyelenggaraan," tulis KONI pusat dalam keterangan tertulis pada, Minggu (13/10/2019).

Perdebatan terkait berapa banyak cabor yang bakal dipertandingkan di PON 2020 Papua sudah berlangsung lama.

Bahkan, Presiden Joko Widodo (Jokowi) juga telah menggelar rapat terbatas Kabinet pada 26 Agustus lalu untuk menetapkan jumlah maksimal cabor yang dipertandingkan.

Presiden Joko Widodo (Jokowi/tengah) didampingi Wakil Presiden Jusuf Kalla (kanan) memimpin rapat terbatas terkait persiapan penyelenggaraan PON 2020 dan Peparnas di Kantor Presiden, Jakarta, Senin (26/8/2019). [Antara/Akbar Nugroho Gumay]
Presiden Joko Widodo (Jokowi/tengah) didampingi Wakil Presiden Jusuf Kalla (kanan) memimpin rapat terbatas terkait persiapan penyelenggaraan PON 2020 dan Peparnas di Kantor Presiden, Jakarta, Senin (26/8/2019). [Antara/Akbar Nugroho Gumay]

Beberapa pertimbangan yang membuat cabor PON 2020 Papua berkurang dari 47 menjadi maksimal 37 adalah kemampuan Papua sendiri sebagai tuan rumah.

baca juga

Salah satunya terkait kesiapan venue pertandingan di Provinsi Papua.

PON 2020 Papua akan berlangsung pada 20 Oktober hingga 2 November 2020 mendatang.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Draft Pemangkasan Cabor PON 2020 Sudah di Tangan, Kapan Diketok Palu?

Draft Pemangkasan Cabor PON 2020 Sudah di Tangan, Kapan Diketok Palu?

Sport | Selasa, 17 September 2019 | 23:05 WIB

PON 2020: Papua Usulkan Coret 10 Cabor, Apa Saja?

PON 2020: Papua Usulkan Coret 10 Cabor, Apa Saja?

Sport | Selasa, 10 September 2019 | 17:08 WIB

Balap Sepeda Dicoret dari PON 2020 Papua? Okto: Sampai Hari Ini...

Balap Sepeda Dicoret dari PON 2020 Papua? Okto: Sampai Hari Ini...

Sport | Selasa, 10 September 2019 | 01:05 WIB

Kemenpora Jamin Pencak Silat Dimainkan di PON 2020 Papua, Begini Alasannya

Kemenpora Jamin Pencak Silat Dimainkan di PON 2020 Papua, Begini Alasannya

Sport | Kamis, 05 September 2019 | 18:05 WIB

Soal Pemangkasan Cabor PON 2020, Gatot: Ini Keadaan Darurat, Demi Papua

Soal Pemangkasan Cabor PON 2020, Gatot: Ini Keadaan Darurat, Demi Papua

Sport | Kamis, 05 September 2019 | 19:10 WIB

Terkini

FIFA Larang Suporter Vietnam Bawa Benda Ini ke Dalam Stadion Si Jalak Harupat

FIFA Larang Suporter Vietnam Bawa Benda Ini ke Dalam Stadion Si Jalak Harupat

Bola | Selasa, 29 September 2026 | 20:02 WIB

Semangat Muda: Ketika Tan Malaka Membaca Indonesia dari Pertarungan Kelas

Semangat Muda: Ketika Tan Malaka Membaca Indonesia dari Pertarungan Kelas

Your Say | Selasa, 29 September 2026 | 20:00 WIB

Kevin Diks 'Baper' Nama Shin Tae-yong Menggema di GBK

Kevin Diks 'Baper' Nama Shin Tae-yong Menggema di GBK

Video | Selasa, 29 September 2026 | 20:00 WIB

Jadi Tentara Bayaran Rusia, Warga Natuna Dikabarkan Tewas Kena Serangan Drone

Jadi Tentara Bayaran Rusia, Warga Natuna Dikabarkan Tewas Kena Serangan Drone

Batam | Selasa, 29 September 2026 | 19:56 WIB

Honor PestaPora Rp45 Juta, Saykoji Ungkap Cuma Terima Rp4,5 Juta

Honor PestaPora Rp45 Juta, Saykoji Ungkap Cuma Terima Rp4,5 Juta

Entertainment | Selasa, 29 September 2026 | 19:56 WIB

Ucapan Romantis Leo Rolly ke Istri Usai Persembahkan Medali Emas Asian Games 2026

Ucapan Romantis Leo Rolly ke Istri Usai Persembahkan Medali Emas Asian Games 2026

Sport | Selasa, 29 September 2026 | 19:55 WIB

Foto Jimmy Masrin Terpajang di Hunian Mewah Lapas Cibinong, Ini Kata Ombudsman

Foto Jimmy Masrin Terpajang di Hunian Mewah Lapas Cibinong, Ini Kata Ombudsman

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 19:55 WIB

Curah Hujan Tinggi tapi Kekeringan, Ahli UGM Ungkap Masalah Air Jawa Barat

Curah Hujan Tinggi tapi Kekeringan, Ahli UGM Ungkap Masalah Air Jawa Barat

Your Say | Selasa, 29 September 2026 | 19:55 WIB

Eks Wali Kota Sibolga Jadi Tersangka Dugaan Korupsi Pasar Ikan Modern

Eks Wali Kota Sibolga Jadi Tersangka Dugaan Korupsi Pasar Ikan Modern

Sumut | Selasa, 29 September 2026 | 19:54 WIB

Cukai Rokok Hanya Cover 18% Beban Kesehatan, Biaya Berobat Terus Membengkak

Cukai Rokok Hanya Cover 18% Beban Kesehatan, Biaya Berobat Terus Membengkak

News | Selasa, 29 September 2026 | 19:52 WIB

×