Soal Pemangkasan Cabor PON 2020, Gatot: Ini Keadaan Darurat, Demi Papua

Kamis, 05 September 2019 | 19:10 WIB
Soal Pemangkasan Cabor PON 2020, Gatot: Ini Keadaan Darurat, Demi Papua
Sesmenpora Gatot S. Dewa Boroto ditemui di Gedung Kemenpora, Senayan, Jakarta, Kamis (29/8/2019). [Suara.com/Arief Apriadi]

Suara.com - Sesmenpora Gatot S. Dewa Broto meminta semua pihak memaklumi terkait keputusan pemerintah mengurangi jumlah cabang olahraga di Pekan Olahraga Nasional (PON) 2020 Papua.

Gatot memahami bahwa keputusan pengurangan jumlah cabor akan menyakiti beberapa pihak. Khususnya bagi federasi yang cabang olahraganya dicoret.

Karena itu, Gatot menyebut seluruh pihak harus memahami bahwa keputusan pengurangan jumlah cabor murni sebagai suatu yang mendesak dan tak ada kepentingan lain.

"Poinnya adalah mohon jangan mengartikan pengurangan cabor ini (menggambarkan) bahwa kami (Kemenpora) tak berbicara dengan pihak-pihak daerah," ujar Gatot di Gedung Kemenpora, Jakarta, Kamis (5/9/2019).

"Tidak seperti itu. Ini keadaaan darurat. Ini demi Papua. Ini demi kepentingan bersama, agar Papua tak merasa sendirian dalam mempersiapkan PON 2020," sambung Sesmenpora.

Sebagaimana diketahui, pemerintah bersama KONI dan pihak PB PON memutuskan untuk mengurangi jumlah cabor yang dipertandingkan dari 47 menjadi sekitar 37 cabor.

Hal itu menyusul tenggat persiapan PON 2020 yang begitu terbatas. Di samping proses pembangunan berbagai venue di Papua juga masih jauh dari kata selesai.

Sesmenpora Gatot S. Dewa Broto (kiri) bersama Plt Kadispora Papua Alexander Kapisa (kanan) dan Deputi IV Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga Kemenpora, Yuni Poerwanti usai menggelar rapat pembahasan penyediaan peralatan PON 2020 di Gedung Kemenpora, Jakarta, Kamis (22/8/2019). [Suara.com/Arief Apriadi]
Sesmenpora Gatot S. Dewa Broto (kiri) bersama Plt Kadispora Papua Alexander Kapisa (kanan) dan Deputi IV Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga Kemenpora, Yuni Poerwanti usai menggelar rapat pembahasan penyediaan peralatan PON 2020 di Gedung Kemenpora, Jakarta, Kamis (22/8/2019). [Suara.com/Arief Apriadi]

Hingga kini, draf atau rancangan jumlah cabor yang akan dipertandingkan di PON 2020 Papua sudah dikantongi pihak Kemenpora.

Baca Juga: Tinju Dunia: Wow! Roy Jones Tolak Bayaran Rp 566 M Lawan Mike Tyson

Pengumuman terkait itu, disebut Gatot, baru bisa dilakukan setelah Menpora Imam Nahrawi menyampaikan laporannya kepada Presiden Joko Widodo.

"Kalau gambaran, dummy (draf—red) sebetulnya sudah ada. Tapi nanti pada saatnya akan diumumkan oleh Pak Menteri (Imam Nahrawi)," tukas Sesmenpora Gatot S. Dewa Broto.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Cocok Kamu Jadi Orang Kaya? Tebak Logo Merek Branded Ini
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: iPhone Seri Berapa yang Layak Dibeli Sesuai Gajimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Andai Kamu Gabung Kabinet, Cocoknya Jadi Menteri Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Masuk ke Dunia Disney Tanpa Google, Bisakah Selamat?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Hidupmu Diangkat ke Layar Lebar, Genre Film Apa yang Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kira-Kira Cara Kerjamu Mirip dengan Presiden RI ke Berapa?
Ikuti Kuisnya ➔
Checklist Mobil Bekas: 30 Pertanyaan Pemandu pas Cek Unit Mandiri, Penentu Layak Beli atau Tidak
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Mental Health Check-in, Kamu Lagi di Fase Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Jenis Motor Favorit untuk Tahu Gaya Pertemanan Kamu di Jalanan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Gibran Rakabuming Raka?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 15 Soal Matematika Kelas 9 SMP dan Kunci Jawaban Aljabar-Geometri
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI