Pindah Tim Pabrikan, Tiga Pembalap MotoGP ini Malah Performanya Menurun

Angga Roni Priambodo

Jum'at, 01 November 2019 | 16:25 WIB
Pindah Tim Pabrikan, Tiga Pembalap MotoGP ini Malah Performanya Menurun
Pebalap Repsol Honda, Jorge Lorenzo, berada di paddock pada sesi latihan bebas keempat MotoGP Spanyol di Sirkuit Jerez, Sabtu (4/5/2019). [AFP/Jorge Guerrero]

Suara.com - Bagi pembalap yang berkiprah di MotoGP, berada di tim pabrikan atau tim utama tentu menjadi impian. Banyak pembalap yang berprestasi di MotoGP bisa dipastikan juga berasal dari tim pabrikan.

Sebut saja nama-nama tenar seperti Marc Marquez, Valentino Rossi, Andrea Dovizioso dan masih banyak lagi. Namun walaupun demikian, berada di tim pabrikan bukan jaminan untuk bisa tampil kompetitif.

Setidaknya itulah yang dialami oleh tiga pembalap MotoGP berikut ini.

1. Johann Zarco

Johann Zarco. (Twitter/@MotoGP)
Johann Zarco. (Twitter/@MotoGP)

Pindah dari tim satelit Yamaha Tech 3 menuju KTM ternyata malah membuat pembalap Perancis ini keteteran. Motor yang belum stabil serta tim yang belum matang membuat pembalap yang dulunya 'rajin' masuk 10 besar ini selalu terlempar di posisi belakang pada musim 2019.

2. Andrea Iannone 

Aleix Espargaro dan Andrea Iannone. (Twitter/@motogp)
Aleix Espargaro dan Andrea Iannone. (Twitter/@motogp)

Sedikit berbeda dengan Zarco, nasib Andrea Iannone sedikit lebih mendingan. Setidaknya pembalap asal Italia ini sempat mencicipi tim-tim yang cukup kuat, seperti Ducati dan Suzuki.

Walaupun selalu tampil angin-anginan terkadang pembalap tersebut bisa 'rusuh' di barisan depan. Namun itu dulu. Setelah dirinya bergabung dengan tim Aprilia, dirinya konsisten keluar dari 10 besar membuat namanya kian tenggelam.

3. Jorge Lorenzo 

baca juga
Jorge Lorenzo (Instagram/hrc_motogp)
Jorge Lorenzo (Instagram/hrc_motogp)

Agak mirip dengan Iannone, nasib Jorge Lorenzo yang berpindah-pindah pabrikan juga membuatnya keteteran. Setelah membela Yamaha, Lorenzo keteteran di musim pertamanya di Ducati.

Walaupun penampilannya membaik pada musim kedua, dirinya terpaksa hengkang ke tim Repsol Honda. Walaupun tim tersebut sangat potensial, entah kenapa Lorenzo selalu apes pada balapan musim ini. Akankah Lorenzo kembali tampil kompetitif?

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Hasil FP2 MotoGP Malaysia: Fabio Quartararo Pertajam Rekor

Hasil FP2 MotoGP Malaysia: Fabio Quartararo Pertajam Rekor

Sport | Jum'at, 01 November 2019 | 15:53 WIB

Tak Lagi Dianaktirikan, Quartararo Dapat Motor Yamaha Spek A di MotoGP 2020

Tak Lagi Dianaktirikan, Quartararo Dapat Motor Yamaha Spek A di MotoGP 2020

Sport | Jum'at, 01 November 2019 | 15:15 WIB

Berkaca dari Balapan Australia, Carlo Pernat: Ducati Dalam Krisis

Berkaca dari Balapan Australia, Carlo Pernat: Ducati Dalam Krisis

Sport | Jum'at, 01 November 2019 | 14:04 WIB

Terkini

DCF 2026 Jadi Mesin Ekonomi Dieng, Penginapan Nyaris Penuh

DCF 2026 Jadi Mesin Ekonomi Dieng, Penginapan Nyaris Penuh

Jawa Tengah | Rabu, 26 Agustus 2026 | 07:42 WIB

Pembiayaan Pindar ke UMKM Terus Meningkat, Nilainya Tembus Rp35,12 Triliun

Pembiayaan Pindar ke UMKM Terus Meningkat, Nilainya Tembus Rp35,12 Triliun

Bisnis | Rabu, 26 Agustus 2026 | 07:38 WIB

Geopolitik Memanas, Indonesia Diam-Diam Jadi Rute Kabel Laut Yang Disayang Raksasa Teknologi Dunia

Geopolitik Memanas, Indonesia Diam-Diam Jadi Rute Kabel Laut Yang Disayang Raksasa Teknologi Dunia

Bali | Rabu, 26 Agustus 2026 | 07:36 WIB

Proses Pembentukan Hujan dan Jenis-jenis Hujan

Proses Pembentukan Hujan dan Jenis-jenis Hujan

Tekno | Rabu, 26 Agustus 2026 | 07:35 WIB

Cosmos Mini Digital Rice Cooker 0,3 L Cukup untuk Makan Berapa Orang?

Cosmos Mini Digital Rice Cooker 0,3 L Cukup untuk Makan Berapa Orang?

Lifestyle | Rabu, 26 Agustus 2026 | 07:35 WIB

Segini Tarif Menginap di The Stafford London, Hotel Mewah yang Lagi Viral

Segini Tarif Menginap di The Stafford London, Hotel Mewah yang Lagi Viral

Bisnis | Rabu, 26 Agustus 2026 | 07:34 WIB

Gunung Ungaran Disiapkan Jadi PLTP, Potensi Panas Bumi Capai 55 MW

Gunung Ungaran Disiapkan Jadi PLTP, Potensi Panas Bumi Capai 55 MW

Foto | Rabu, 26 Agustus 2026 | 07:30 WIB

Ulasan The Book You Wish Your Parents Had Read: Belajar Menjadi Orang Tua dari Kesalahan Masa Lalu

Ulasan The Book You Wish Your Parents Had Read: Belajar Menjadi Orang Tua dari Kesalahan Masa Lalu

Your Say | Rabu, 26 Agustus 2026 | 07:30 WIB

Manggarai Waspada Mecet! Ada Peresmian LRT Jakarta, Warga Bisa Gunakan Jalur Alternatif Ini

Manggarai Waspada Mecet! Ada Peresmian LRT Jakarta, Warga Bisa Gunakan Jalur Alternatif Ini

News | Rabu, 26 Agustus 2026 | 07:22 WIB

Bolehkah Pelajar Tidak Ikut TKA? Ini Penjelasan Resmi BKPDM Kemendikdasmen

Bolehkah Pelajar Tidak Ikut TKA? Ini Penjelasan Resmi BKPDM Kemendikdasmen

News | Rabu, 26 Agustus 2026 | 07:20 WIB

×