Suara.com - Perusahaan otomotif asal Jerman, BMW, kembali ke ajang WSBK (Kejuaraan Dunia Superbike) dengan dukungan penuh sejak 2013 lalu.
Mereka pun datang dengan penuh ambisi dengan menggaet mantan pembalap Kawasaki, Tom Sykes. Namun, ambisi mereka tampaknya hanya sampai di ajang tersebut.
Dilansir dari Motorsport, CEO BMW Motorrad, Markus Scharmm, berujar bahwa pabrikan asal Jerman ini mempunyai program jangka panjang di WSBK, tetapi tidak dengan MotoGP.
"Saya bahkan tak perlu berpikir ulang untuk memasuki WSBK. Jelas bahwa balapan motor merupakan DNA dari BMW," ujar Markus Scharmm.
"Namun, poin pentingnya bahwa kami datang balap motor 'konsumen'. Pada musim yang telah lalu, sebanyak 120 pengguna BMW ambil bagian di 25 kejuaraan dan meraih 250 podim serta 90 kemenangan dan 9 gelar kejuaraan, ini penting bagi BMW," imbuhnya.
![BMW S1000 RR. [Shutterstock]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2019/10/21/83879-bmw-s1000-rr.jpg)
Ia juga juga menambahkan bahwa MotoGP dianggap tidak membawa dampak signifikan terhadap citra BMW. Oleh karena itu, BMW akan lebih fokus ke ajang WSBK.
"Di WSBK, ada sinergi teknis yang lebih kuat dibanding MotoGP. Efek citra brand terasa tak signifikan di MotoGP, jelas bahwa WSBK adalah fokus utama kami," tutup sang CEO.