Hindari Kecemburuan, IBL 2020 Hilangkan Sistem Divisi

Rizki Nurmansyah | Arief Apriadi | Suara.com

Selasa, 07 Januari 2020 | 18:23 WIB
Hindari Kecemburuan, IBL 2020 Hilangkan Sistem Divisi
Direktur Utama IBL Junas Miradiarsyah di Gedung TVRI, Senayan, Jakarta, Selasa (7/1/2020). [Suara.com/Arief Apriadi]

Suara.com - Kompetisi bola basket kasta tertinggi Indonesia, IBL tak akan menggunakan sistem divisi untuk musim 2020. Hal itu dilakukan untuk mengantisipasi kecemburuan antar klub peserta.

Pada musim lalu, IBL menggunakan sistem divisi Merah dan Putih pada seri reguler. Setiap divisi terdiri dari lima tim yang berusaha memperebutkan tiga posisi teratas demi mengamankan tiket lolos ke babak play-off.

Namun, pada gelaran IBL 2020, komposisi tim peserta banyak mengalami perubahan setelah mundurnya Stapac Jakarta dan dicabutnya lisensi Siliwangi Bogor.

Dua slot kosong itu digantikan oleh klub pendatang baru, Louvre Surabaya dan Timnas basket Indonesia yang akan menggunakan nama Indonesia Patriots.

Kehadiran Timnas lah yang membuat IBL memutuskan untuk menghilangkan sistem divisi, dan mengubah sistem seri reguler menjadi hanya satu klasemen saja.

10 klub akan saling berhadapan sebanyak dua kali untuk memperebutkan posisi enam besar demi bisa lolos play-off.

Menurut Direktur Utama IBL Junas Miradiarsyah, kehadiran Timnas yang diisi para pemain terbaik Tanah Air akan mengubah peta persaingan.

Peluncuran logo dan rooster Timnas basket Indonesia untuk gelaran Indonesian Basketball League (IBL) 2020 di Tokopedia Tower, Semanggi, Jakarta Selatan, Jumat (3/1/2020). (Suara.com / Arief Apriadi)
Peluncuran logo dan rooster Timnas basket Indonesia untuk gelaran Indonesian Basketball League (IBL) 2020 di Tokopedia Tower, Semanggi, Jakarta Selatan, Jumat (3/1/2020). (Suara.com / Arief Apriadi)

Apabila masih menggunakan sistem divisi, dikhawatirkan bakal ada kecemburuan lantaran salah satu divisi akan menjadi timpang dengan keberadaan skuat Garuda.

"Apabila misalnya Timnas Indonesia ditaruh di Divisi B, kan peluang tim-tim di divisi itu akan jadi lebih kecil ketimbang A. Itu akan jadi pertanyaan nanti," ujar Junas di Gedung TVRI, Senayan, Jakarta, Selasa (7/1/2020).

"Kami juga sebelumnya berdiskusi bahwa apabila klasemen itu digabung justru lebih menguntungkan. Setiap tim bisa langsung saling bertemu. Selebihnya sistemnya sama, round robin," sambungnya.

Calon pebasket naturalisasi Timnas Indonesia, Lester Prosper (ketiga dari kiri) saat menghadapi NSH Jakarta di GBK Arena, Senayan, Jakarta, Senin (6/1/2020) malam WIB [Suara.com/Arief Apriadi].
Calon pebasket naturalisasi Timnas Indonesia, Lester Prosper (ketiga dari kiri) saat menghadapi NSH Jakarta di GBK Arena, Senayan, Jakarta, Senin (6/1/2020) malam WIB. [Suara.com/Arief Apriadi].

Indonesia Patriots sendiri hanya akan bermain di musim reguler. Artinya, apabila skuat Garuda berhasil finis di dalam posisi enam besar diakhir seri reguler, maka tim-tim yang dibawahnya berhak mengambil tiket play-off.

"Jadi nanti setiap tim ketemu dua kali. Sama persis seperti tahun lalu ketemunya 18 kali di musim reguler. Jadi nanti peluangnya sama," pungkas Junas.

IBL 2020 akan berlangsung selama delapan seri dan berlanjut ke babak play-off. Seri pertama akan berlangsung mulai 10 Januari di GOR Sahabat Semarang, Jawa Tengah.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Hore! IBL 2020 Bakal Tayang di TV Nasional

Hore! IBL 2020 Bakal Tayang di TV Nasional

Sport | Selasa, 07 Januari 2020 | 17:43 WIB

Trek Rusak Akibat Banjir Jakarta, Timnas Pindah Lokasi Latihan

Trek Rusak Akibat Banjir Jakarta, Timnas Pindah Lokasi Latihan

Sport | Selasa, 07 Januari 2020 | 15:50 WIB

Jelang IBL 2020, Lester Prosper Masih Kesulitan Adaptasi dengan Timnas

Jelang IBL 2020, Lester Prosper Masih Kesulitan Adaptasi dengan Timnas

Sport | Selasa, 07 Januari 2020 | 14:45 WIB

Diperkuat 2 Calon Pemain Naturalisasi, Timnas Pede Kalahkan Filipina

Diperkuat 2 Calon Pemain Naturalisasi, Timnas Pede Kalahkan Filipina

Sport | Selasa, 07 Januari 2020 | 14:34 WIB

Bojan Hodak Ungkap Alasan Terima Pinangan PSM Makassar

Bojan Hodak Ungkap Alasan Terima Pinangan PSM Makassar

Bola | Selasa, 07 Januari 2020 | 14:30 WIB

Terkini

Pesilat Indonesia Kompak Dukung Misi Prabowo: Pencak Silat Wajib Tembus Olimpiade!

Pesilat Indonesia Kompak Dukung Misi Prabowo: Pencak Silat Wajib Tembus Olimpiade!

Sport | Sabtu, 11 April 2026 | 20:16 WIB

Dari Bela Diri ke Jati Diri, Prabowo Subianto Soroti Makna Pencak Silat bagi Bangsa

Dari Bela Diri ke Jati Diri, Prabowo Subianto Soroti Makna Pencak Silat bagi Bangsa

Sport | Sabtu, 11 April 2026 | 20:13 WIB

Prabowo Subianto Tegaskan Bangsa Besar Harus Bangga Budayanya Jangan Minder

Prabowo Subianto Tegaskan Bangsa Besar Harus Bangga Budayanya Jangan Minder

Sport | Sabtu, 11 April 2026 | 20:05 WIB

Presiden Prabowo Titip Pesan Serius ke Ketua IPSI Baru: Bawa Pencak Silat ke Olimpiade

Presiden Prabowo Titip Pesan Serius ke Ketua IPSI Baru: Bawa Pencak Silat ke Olimpiade

Sport | Sabtu, 11 April 2026 | 20:01 WIB

Prabowo: Indonesia Guru Pencak Silat, Thailand-Vietnam Kini Jadi Penantang Serius

Prabowo: Indonesia Guru Pencak Silat, Thailand-Vietnam Kini Jadi Penantang Serius

Sport | Sabtu, 11 April 2026 | 19:58 WIB

Fajar/Fikri Diadang Kuda Hitam Korea, 2 Wakil Indonesia Jadi Tumpuan Terakhir di BAC 2026

Fajar/Fikri Diadang Kuda Hitam Korea, 2 Wakil Indonesia Jadi Tumpuan Terakhir di BAC 2026

Sport | Sabtu, 11 April 2026 | 08:39 WIB

Final Four Proliga 2026: Popsivo Polwan Menang Pertama, Usai Tumbangkan Electric PLN Mobile

Final Four Proliga 2026: Popsivo Polwan Menang Pertama, Usai Tumbangkan Electric PLN Mobile

Sport | Jum'at, 10 April 2026 | 21:32 WIB

Comeback di Gim Kedua, Fajar/Fikri Satu-satunya Wakil yang Tembus Semifinal BAC 2026

Comeback di Gim Kedua, Fajar/Fikri Satu-satunya Wakil yang Tembus Semifinal BAC 2026

Sport | Jum'at, 10 April 2026 | 20:15 WIB

Sudah Unggul 20 Poin, Jonatan Christie Akui Momen Krusial Jadi Penentu Kekalahan

Sudah Unggul 20 Poin, Jonatan Christie Akui Momen Krusial Jadi Penentu Kekalahan

Sport | Jum'at, 10 April 2026 | 19:35 WIB

Dari Kawan Jadi Lawan, Saat Yudha dan Pandu Saling Lempar Psywar Jelang IBL All-Star 2026

Dari Kawan Jadi Lawan, Saat Yudha dan Pandu Saling Lempar Psywar Jelang IBL All-Star 2026

Sport | Jum'at, 10 April 2026 | 11:09 WIB