Berawal dari Gereja, Michelle Li Antar Kanada ke Pentas Bulu Tangkis Dunia

RR Ukirsari Manggalani, Arief Apriadi

Jum'at, 17 Januari 2020 | 13:50 WIB
Berawal dari Gereja, Michelle Li Antar Kanada ke Pentas Bulu Tangkis Dunia
Michelle Li, pemain bulu tangkis tunggal putri wakil Kanada [Suara.com/Arief Apriadi].

Suara.com - Siapa yang menyangka jika Michelle Li, tunggal putri Kanada yang kini menduduki peringkat delapan dunia, mengawali karier dari tempat yang sama sekali jauh dari olah raga tepok bulu.

Michelle Li yang imigran dari Hong Kong, mengaku tak pernah terpikir untuk menjadi pebulutangkis profesional seperti sekarang.

Kanada (Pixabay/StockSnap)
Kanada. Sebagai ilustrasi [Pixabay].

Saat kali pertama menginjakkan kaki di Kanada di usia enam tahun, Michelle layaknya anak kecil kebanyakan, mengenyam pendidikan dan bermain dengan rekan sebayanya. Namun, peruntungan atlet kelahiran Hong Kong, 1991 silam itu berubah saat sang ibu, Agnes Kwong, mengajaknya bermain bulu tangkis. Bukan di GOR khusus, dia bermain di lapangan bulu tangkis yang berada tak jauh dari gereja.

Di kawasan gereja itu--berlokasi tak jauh dari rumah Michelle-- terdapat komunitas, yaitu kumpulan tetangganya yang kerap bermain bulu tangkis. Dari situ mimpi Michelle Li mulai terbangun.

"Saya mulai bermain bulu tangkis ketika berusia 11 tahun. Pada awalnya saya tidak tahu cara bermain," kenang Michelle Li di Istora Senayan, Jakarta, Kamis (16/1/2020) malam.

"Saat itu, ibu saya merasa bosan dan temannya mengajak kami untuk main ke komunitas di dekat rumah," sambungnya.

"Di sana kami mulai bermain dan ibu saya melihat saya bisa memukul bola cukup kencang. Setelah itu temannya membawa saya ke klub untuk belajar," tambah Michelle Le.

Dari seorang anak imigran Hong Kong, Michelle kini menjadi pebulutangkis Kanada dengan ranking tertinggi. Dia bahkan memiliki peluang yang sangat besar untuk bisa lolos ke Olimpiade 2020.

Merujuk perolehan gelar juara, Michelle Li memang belum banyak mempersembahkan gelar-gelar bergengsi bagi Kanada. Tercatat, dia merupakan juara bertahan Macau Open dalam dua tahun beruntun sejak 2018.

baca juga

Namun, melihat fakta bahwa Kanada bukanlah negara yang menjadikan bulu tangkis sebagai olah raga populer, apa yang dilakukan Michelle Li untuk negaranya patut diapresiasi.

Kiprah Michelle Li yang mampu bersaing dengan jajaran pebulutangkis tunggal putri elite dunia, setidaknya membuat bulutangkis Kanada jadi cukup terdengar di kancah dunia.

"Sejak saat itu (bermain di dekat gereja), saya terus mengikuti turnamen. Dan sekarang saya ada di sini (Indonesia Masters 2020)," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Cerita Rachel Honderich, "Membawa" Coldplay ke Istora Senayan

Cerita Rachel Honderich, "Membawa" Coldplay ke Istora Senayan

Sport | Jum'at, 17 Januari 2020 | 11:15 WIB

Hajar Pebulutangkis Cina,  Fajar/Rian Melaju ke Perempat Final

Hajar Pebulutangkis Cina, Fajar/Rian Melaju ke Perempat Final

Foto | Kamis, 16 Januari 2020 | 18:48 WIB

Pebulutangkis Tercantik di Dunia Ogah Ikuti Jejak Maria Sharapova

Pebulutangkis Tercantik di Dunia Ogah Ikuti Jejak Maria Sharapova

Sport | Kamis, 16 Januari 2020 | 13:44 WIB

Terkini

Demo 27 Agustus, Romli Atmasasmita Soroti Kesiapan Struktural dan Sistem Presisi Polri

Demo 27 Agustus, Romli Atmasasmita Soroti Kesiapan Struktural dan Sistem Presisi Polri

News | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 20:17 WIB

Bukan Cuma RUU Perampasan Aset, Membaca Keresahan di Balik Demo 27 Agustus

Bukan Cuma RUU Perampasan Aset, Membaca Keresahan di Balik Demo 27 Agustus

Your Say | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 20:15 WIB

Tinggal di Rumah Bambu Tanpa TV, Janda di Jogja Ini Syok Dicap Masuk Kategori Orang Kaya Desil 10

Tinggal di Rumah Bambu Tanpa TV, Janda di Jogja Ini Syok Dicap Masuk Kategori Orang Kaya Desil 10

Jogja | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 20:13 WIB

Pascakebakaran, Desa Adat Sade Dikebut Pulih Jelang Peak Season MotoGP

Pascakebakaran, Desa Adat Sade Dikebut Pulih Jelang Peak Season MotoGP

News | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 20:12 WIB

Purbaya Mau Anggaran MBG Dipangkas Lagi Tahun Ini Setelah Efisiensi Jadi Rp 229 T

Purbaya Mau Anggaran MBG Dipangkas Lagi Tahun Ini Setelah Efisiensi Jadi Rp 229 T

Bisnis | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 20:11 WIB

Sebelum Tewas Dikeroyok, Penjual Cermin di Pejompongan Sempat Pingsan dan Dibawa ke RS Mintohardjo

Sebelum Tewas Dikeroyok, Penjual Cermin di Pejompongan Sempat Pingsan dan Dibawa ke RS Mintohardjo

News | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 20:05 WIB

Sering Berujung Represif, YLBHI Sebut Polisi Belum Paham Demo Adalah Hak Konstitusional

Sering Berujung Represif, YLBHI Sebut Polisi Belum Paham Demo Adalah Hak Konstitusional

News | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 19:58 WIB

Bongkar Dalang Pembunuhan, Film "Lobang Buaya" Rilis Trailer dan Poster Menuju Tayang 1 Oktober

Bongkar Dalang Pembunuhan, Film "Lobang Buaya" Rilis Trailer dan Poster Menuju Tayang 1 Oktober

Entertainment | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 19:55 WIB

Gus Yusuf di Muktamar NU: Jangan Jegal Kader, Kembalikan Pemilihan ke AD/ART

Gus Yusuf di Muktamar NU: Jangan Jegal Kader, Kembalikan Pemilihan ke AD/ART

Jatim | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 19:53 WIB

Massa di Jogja Semprot Pemerintah, Janji 19 Juta Lapangan Kerja Ternyata Scam di Negeri Orang

Massa di Jogja Semprot Pemerintah, Janji 19 Juta Lapangan Kerja Ternyata Scam di Negeri Orang

News | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 19:50 WIB

×