Depresi Anak Terlahir Idap Spina Bifida, Wilder Akui Pernah Mau Bunuh Diri

Rizki Nurmansyah
Depresi Anak Terlahir Idap Spina Bifida, Wilder Akui Pernah Mau Bunuh Diri
Juara dunia kelas berat WBC, Deontay Wilder, berbicara dalam konferensi pers terkait duel melawan Tyson Fury di Los Angeles, California, Sabtu (25/1/2020). [AFP/Ringo Chiu]

"Saya memegang sebuah pistol saat saya duduk, berpikir untuk bunuh diri," ujar Deontay Wilder.

Suara.com - Setiap orang tua pastinya berharap memiliki anak yang lahir dengan kondisi kesehatan yang normal. Begitu pula dengan juara dunia tinju kelas berat WBC, Deontay Wilder.

Namun cobaan hidup menerpa Wilder tatkala anak pertamanya berjenis kelamin perempuan, hasil hubungan dengan sang mantan pacar Helen Duncan, lahir pada 2005.

Anak pertama dari delapan anaknya itu terlahir dengan mengidap spina bifida—cacat lahir yang ditandai dengan terbentuknya celah atau defek pada tulang belakang dan saraf tulang belakang bayi.

Juara dunia kelas berat WBC, Deontay Wilder, berbicara dalam konferensi pers terkait duel melawan Tyson Fury di Los Angeles, California, Sabtu (25/1/2020). [AFP/Ringo Chiu]
Juara dunia kelas berat WBC, Deontay Wilder, berbicara dalam konferensi pers terkait duel melawan Tyson Fury di Los Angeles, California, Sabtu (25/1/2020). [AFP/Ringo Chiu]

Kondisi itu dikatakan Deontay Wilder membuat ia depresi. Bahkan sempat berpikir mengakhiri hidup dengan pistol.

"Pada usia 19 atau 20 tahun, saya mengalami banyak kesulitan dalam hidup. Saya selalu punya impian besar, menjadi seorang raja. Tapi terkadang hidup bisa menjatuhkanmu," kata Wilder dikutip dari Yahoo, Rabu (29/1/2020).

"Saya memegang sebuah pistol saat saya duduk, berpikir untuk bunuh diri. Dalam keadaan seperti itu, Anda menjadi orang yang egois."

"Anda hanya memikirkan rasa sakit di dalam dan luar yang kamu rasakan saat itu."

"Anda tidak memikirkan apa dampaknya bagi keluarga, putri Anda, anak-anak Anda dan sebagainya," Wilder menambahkan.

Juara dunia kelas berat WBC, Deontay Wilder (kiri), berfoto bersama dengan penantangnya, Tyson Fury, dalam konferensi pers jelang pertarungan di Los Angeles, California, Sabtu (25/1/2020). [AFP/Ringo Chiu]
Juara dunia kelas berat WBC, Deontay Wilder (kiri), berfoto bersama dengan penantangnya, Tyson Fury, dalam konferensi pers jelang pertarungan di Los Angeles, California, Sabtu (25/1/2020). [AFP/Ringo Chiu]

Niatan bunuh diri itu urung dilakukan Deontay Wilder dan kondisi tersebut memicu semangatnya untuk fokus berkarier di arena tinju dunia.

Terdekat, Deontay Wilder akan menjalani duel ulang melawan Tyson Fury di MGM Grand Garden Arena, Las Vegas, 22 Februari mendatang.

Duel pertama Deontay Wilder vs Tyson Fury pada 1 Desember 2018 di Staples Center, Los Angeles, berakhir imbang.

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS