Kualifikasi Asia: Timnas Sempat Lirik Pemain Naturalisasi Ini, Tapi...

Rizki Nurmansyah | Arief Apriadi
Kualifikasi Asia: Timnas Sempat Lirik Pemain Naturalisasi Ini, Tapi...
Pebasket naturalisasi Indonesia, Jamarr Andre Johnson, dalam perkenalan skuat Satria Muda Pertamina Jakarta di kawasan Kuningan, Jakarta, Rabu (14/11/2018). [Dok. Satria Muda]

Timnas Indonesia memutuskan menggunakan pemain lokal pada Kualifikasi FIBA Asia Cup 2021.

Suara.com - Timnas basket Indonesia sempat melirik pemain naturalisasi Jamarr Andre Johnson sebelum memutuskan menggunakan seluruh pebasket lokal di tahap pertama Kualifikasi FIBA Asia Cup 2021.

Indonesia akan menjalani dua laga kualifikasi tanpa pemain naturalisasi setelah proses naturalisasi Lester Prosper dan Brandon Jawato tak selesai tepat waktu.

Pebasket asing Brandon Jawato dan Lester Prosper (kanan) akan memperkuat Timnas Indonesia yang menggunakan nama Indonesia Patriots di IBL 2020. [Dok. IBL]
Pebasket asing Brandon Jawato dan Lester Prosper (kanan) akan memperkuat Timnas Indonesia yang menggunakan nama Indonesia Patriots di IBL 2020. [Dok. IBL]

Manajer Timnas Indonesia, Maulana Fareza Tamrella mengatakan, pihaknya sempat menjadikan Jamarr sebagai opsi cadangan untuk mengisi slot pemain naturalisasi.

Nama Jamarr bahkan sudah masuk ke dalam long list berisi 20 pemain yang diajukan Perbasi ke Federasi Bola Basket Dunia (FIBA), sebelum akhirnya batal masuk skuat.

"Saat memutuskan pemilihan 12 nama (skuat inti), Jamarr tak jadi dimasukan karena mempertimbangkan kondisi kesehatannya," kata Fareza di Jakarta, Rabu (19/2/2020).

Eks pemain Satria Muda Pertamina itu sempat menderita cedera achiles usai mengikuti gelaran IBL 2018-2019. Kondisi itu membuatnya tak bermain sama sekali di IBL 2020.

Selain Jamarr, Indonesia juga memiliki beberapa pemain naturalisasi lainnya.

Tapi lagi-lagi, kondisi para pemain itu tak terpantau dan justru menjadi perjudian apabila Timnas coba memanggil.

"Untuk pemain naturalisasi, sebenarnya kami memiliki tiga orang lagi yakni Biboy (Ebrahim Enguio Lopez), Anthony Ray Hargrove Jr, dan Jamarr," kata Mocha.

"Untuk Biboy kami sempat bertemu di Filipina, tapi kondisi dia bagaimana kan kami tidak tahu, begitupun dengan Hargrove," jelasnya.

Ketua Umum Perbasi Danny Kosasih (kanan) dan Manajer Timnas Basket Indonesia Maulana Fareza Tamrella (kiri) usai konferensi pers satu hari jelang laga perdana Grup A Kualifikasi FIBA Asia Cup 2021 di Britama Arena, Kelapa Gading, Jakarta Utara, Rabu (19/2/2020). [Suara.com/Arief Apriadi]
Ketua Umum Perbasi Danny Kosasih (kanan) dan Manajer Timnas Basket Indonesia Maulana Fareza Tamrella (kiri) usai konferensi pers satu hari jelang laga perdana Grup A Kualifikasi FIBA Asia Cup 2021 di Britama Arena, Kelapa Gading, Jakarta Utara, Rabu (19/2/2020). [Suara.com/Arief Apriadi]

Tahap pertama Kualifikasi FIBA Asia Cup 2021 akan berlangsung di Britama Arena, Kelapa Gading, Jakarta Utara, pada 20-23 Februari 2020.

Indonesia yang tergabung di Grup A akan menghadapi Korea Selatan dan Filipina. Sementara satu negara lainnya, Thailand, akan dihadapi Indonesia pada tahap kedua kualifikasi di bulan November 2020.

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS