The Daddies Berharap Para Junior Unjuk Gigi di All England 2020

Syaiful Rachman | Arief Apriadi
The Daddies Berharap Para Junior Unjuk Gigi di All England 2020
Pasangan ganda putra Indonesia berjuluk The Daddies, Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan, lolos ke semifinal Indonesia Masters 2020 usai mengalahkan Lee Yang/Wang Chi-Lin (China Taipei) di Istora Senayan, Jakarta, Jumat (17/1). [Humas PBSI]

All England 2020 akan digelar bulan Maret.

Suara.com - Di usia yang tak lagi muda, pasangan ganda putra Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan masih menjadi andalan bulutangkis Indonesia dalam meraih berbagai gelar juara bergengsi.

Tahun lalu, pasangan berjuluk The Daddies itu mampu memborong tiga gelar bergengsi yakni All England, Kejuaraan Dunia, dan BWF World Tour Finals.

Kendati masih mampu tampil di level teratas, Hendra Setiawan punya pendapat bahwa tugas meraih prestasi harus segera diwariskan kepada pasangan ganda putra yang lebih muda.

Jelang All England 2020, pebulutangkis 35 tahun itu pun berharap para juniornya di Pelatnas PBSI seperti Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon bisa kembali menunjukan tajinya.

Baca Juga: Hendra/Ahsan Akui Bakal Sulit Pertahankan Gelar All England

Pasangan ganda putra Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon sukses menyumbang poin kemenangan tim beregu putra Indonesia atas India di babak semifinal Badminton Asia Team Championships (BATC) 2020. [Dok. PBSI]
Pasangan ganda putra Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon sukses menyumbang poin kemenangan tim beregu putra Indonesia atas India di babak semifinal Badminton Asia Team Championships (BATC) 2020. [Dok. PBSI]

Sebagaimana diketahui, The Minions--julukan Kevin/Marcus--gagal tampil apik di All England 2019. Mereka langsung terhenti di babak pertama dari wakil China, Liu Cheng/Zhang Nan.

Sementara satu wakil yang berada di Top 10 dunia lainnya, Fajar Alfian/Mohammad Rian Ardianto, bermain cukup baik sebelum akhirnya terhenti di babak semifinal.

Hendra sendiri menegaskan masih sangat termotivasi untuk mempertahankan gelar All England tahun lalu. Kendati demikian, dia akan merasa senang apabila wakil-wakil lainnya juga memiliki semangat serupa.

Pasangan ganda putra Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto menjadi penentu kemenangan tim beregu putra Indonesia atas Korea Selatan dalam babak penyisihan Grup A Badminton Asia Team Championships (BATC) 2020 di Rizal Memorial Coliseum, Manila, Filipina, Rabu (12/2/2020). [Dok. PBSI]
Pasangan ganda putra Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto menjadi penentu kemenangan tim beregu putra Indonesia atas Korea Selatan dalam babak penyisihan Grup A Badminton Asia Team Championships (BATC) 2020 di Rizal Memorial Coliseum, Manila, Filipina, Rabu (12/2/2020). [Dok. PBSI]

"Ya seharusnya sih sekarang yang diberi target itu yang muda-muda ya," ujar Hendra Setiawan di Pelatnas PBSI, Jakarta Timur, Senin (24/2/2020).

"Jadi kalau dari saya pribadi sih enjoy saja, walaupun tetap ingin seperti tahun kemarin (juara)," tambahnya.

Baca Juga: Plus Minus Mundurnya Tontowi Ahmad dari Pelatnas PBSI

Di All England 2020, skuat ganda putra PBSI menurunkan empat pasangan terbaik. Selain Hendra/Ahsan, Kevin/Marcus dan Fajar/Rian, ada juga Wahyu Nayaka Arya Pangkaryanira/Ade Yusuf Santoso.

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS