Meski Berat, Raja Sapta Oktohari Siap Lepas Jabatan Ketua Umum ISSI

Rizki Nurmansyah

Selasa, 03 Maret 2020 | 03:05 WIB
Meski Berat, Raja Sapta Oktohari Siap Lepas Jabatan Ketua Umum ISSI
Ketua Umum PB ISSI yang juga Presiden National Olympic Committee (NOC) Indonesia, Raja Sapta Oktohari di Gedung Kemenpora, Senayan, Jakarta, Kamis (20/2/2020). [Suara.com/Arief Apriadi]

Suara.com - Raja Sapta Oktohari mengaku siap melepas jabatan Ketua Umum (Ketum) Pengurus Besar Ikatan Sport Sepeda Indonesia (PB ISSI), meski cukup berat mengingat ia sudah cukup lama berkecimpung di induk organisasi balap sepeda Indonesia itu.

Pernyataan tersebut disampaikan pada Rakernas NOC Indonesia di Jakarta, Senin (2/3/2020).

Okto diketahui mengemban tugas ganda. Selain Ketum PB ISSI, ia juga menjadi Ketua Umum NOC Indonesia yang tugasnya jauh lebih berat.

"Terus terang saya berat untuk melepas (Ketum PB ISSI), tapi ada tugas yang lebih besar (Ketum NOC Indonesia)," kata Okto saat menjawab pertanyaan dari perwakilan PB ISSI.

Ketua Umum NOC Indonesia Raja Sapta Oktohari di sela Rakernas NOC Indonesia di Jakarta, Senin (2/3/2020). [ANTARA/Bayu Kuncahyo]
Ketua Umum NOC Indonesia Raja Sapta Oktohari di sela Rakernas NOC Indonesia di Jakarta, Senin (2/3/2020). [ANTARA/Bayu Kuncahyo]

Okto merupakan Ketua Umum PB ISSI periode 2015-2019 dan jabatannya diperpanjang melalui Musyawarah Nasional (Munas) PB ISSI XVIII di Manson Pine Bumi Parahyangan Bandung, Jawa Barat 26-28 Juli 2019 karena hanya menjadi calon tunggal.

Namun, pada 9 Oktober 2019, ia mendapatkan tantangan yang lebih besar menjadi Ketua Umum Komite Olimpiade Indonesia (NOC Indonesia) yang sebelumnya dipegang oleh Erick Thohir.

Sejak saat itu putra dari Ketua Umum Partai Hanura Oesman Sapta Odang ini merangkap jabatan.

Posisi rangkap jabatan ini memang sempat diusik oleh beberapa pihak karena tidak diperbolehkan oleh aturan yang ada.

Dan pada Rakernas NOC Indonesia 2020 jawaban soal rangkap jabatan terjawab.

baca juga

Sebelumnya perwakilan PB ISSI Beni Subagya dalam Rakernas NOC Indonesia meminta kepada Raja Sapta Oktohari tetap menjadi Ketum PB ISSI hingga pelaksanaan Munaslub berlangsung, atau satu tahun kepemimpinannya pada periode kedua.

"Harapan kami Pak Okto tetap bersama kami hingga satu tahun ke depan atau hingga pemilihan ketua umum baru dilakukan," kata Beni Subagya yang menjabat Wakil Ketua Umum PB ISSI.

Petinju Indonesia, Daud Yordan (ketiga dari kiri), bersama pemilik Mahkota Promotion, Raja Sapta Oktohari, melakukan selebrasi usai mengalahkan Michael Mokoena (Afrika Selatan) dalam perebutan sabuk juara dunia tinju kelas ringan super IBA dan WBO Oriental di Batu, Jawa Timur, Minggu (17/11/2019). [Antara/Ari Bowo Sucipto]
Petinju Indonesia, Daud Yordan (ketiga dari kiri), bersama pemilik Mahkota Promotion, Raja Sapta Oktohari, melakukan selebrasi usai mengalahkan Michael Mokoena (Afrika Selatan) dalam perebutan sabuk juara dunia tinju kelas ringan super IBA dan WBO Oriental di Batu, Jawa Timur, Minggu (17/11/2019). [Antara/Ari Bowo Sucipto]

Pernyataan Beni ternyata langsung ditanggapi oleh PB Persatuan Modern Pentathlon Indonesia (PMPI) Anthony Charles Sunarjo.

Menurut dia, apa yang diharapkan oleh PB ISSI harus tetap sesuai dengan aturan yang berlaku.

"Untuk memberi persetujuan seharusnya 30 hari sebelumnya sudah ada pengajuan dari NOC kepada anggota. Bukan langsung di Rakernas. Bisa saja saat ini tetap berjalan dan baru diputuskan pada Rakernas tahun depan," katanya dikutip dari Antara.

Pernyataan Anthony dipertegas oleh mantan Sekjen KOI Timbul Thomas Lubis.

Menurut dia, keputusan tersebut bisa saja dipercepat. Hanya saja tetap berpangku pada mekanisme yang salah satunya melalui Rakernas Luar Biasa dalam waktu 30 hari kedepan.

Masukan dari dua perwakilan tersebut ternyata langsung disetujui oleh Raja Sapta Oktohari.

Okto yang juga promotor tinju profesional, akan kembali membahas hal tersebut pada Rakernas Luar Biasa NOC Indonesia sesuai dengan mekanisme yang ada.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

MotoGP Kena Imbas Virus Corona, Khabib Tantang Legenda Tinju Dunia

MotoGP Kena Imbas Virus Corona, Khabib Tantang Legenda Tinju Dunia

Sport | Senin, 02 Maret 2020 | 22:50 WIB

Usai Lawan Joshua, Fury Diminta Pensiun, Istri: Tinju Olahraga Berbahaya

Usai Lawan Joshua, Fury Diminta Pensiun, Istri: Tinju Olahraga Berbahaya

Sport | Senin, 02 Maret 2020 | 21:02 WIB

Kesal Pelatih Lempar Handuk, Wilder: Mati Lebih Baik daripada Kalah

Kesal Pelatih Lempar Handuk, Wilder: Mati Lebih Baik daripada Kalah

Sport | Sabtu, 29 Februari 2020 | 12:36 WIB

Wilder Salahkan Kostum Usai Kalah TKO dari Fury, Promotor: Statement Bodoh

Wilder Salahkan Kostum Usai Kalah TKO dari Fury, Promotor: Statement Bodoh

Sport | Sabtu, 29 Februari 2020 | 07:42 WIB

Tega! Begini Perlakuan yang Dialami Beltrand Usai Wilder Kalah TKO

Tega! Begini Perlakuan yang Dialami Beltrand Usai Wilder Kalah TKO

Sport | Sabtu, 29 Februari 2020 | 06:50 WIB

Tinju Dunia: Kalah TKO, Legenda Tinju Tawarkan Diri Latih Deontay Wilder

Tinju Dunia: Kalah TKO, Legenda Tinju Tawarkan Diri Latih Deontay Wilder

Sport | Jum'at, 28 Februari 2020 | 18:45 WIB

Terkini

Jokowi Bakal Hadir di Sidang Ijazah Palsu, Budi Arie Beberkan Persiapan Ayah Gibran

Jokowi Bakal Hadir di Sidang Ijazah Palsu, Budi Arie Beberkan Persiapan Ayah Gibran

News | Minggu, 01 November 2026 | 18:00 WIB

Ini Cara Minum Dirty Latte Si Kopi yang Lagi Viral, Jangan Asal Aduk!

Ini Cara Minum Dirty Latte Si Kopi yang Lagi Viral, Jangan Asal Aduk!

Lifestyle | Minggu, 01 November 2026 | 17:59 WIB

Binance Pulihkan Dana Peretasan Kripto Senilai USD 6,3 Miliar, FBI Tuduh Hacker Korut

Binance Pulihkan Dana Peretasan Kripto Senilai USD 6,3 Miliar, FBI Tuduh Hacker Korut

Bisnis | Minggu, 01 November 2026 | 17:54 WIB

Delapan Belas Cerita, Delapan Belas Cara Mempermainkan Pikiran Pembaca

Delapan Belas Cerita, Delapan Belas Cara Mempermainkan Pikiran Pembaca

Your Say | Minggu, 01 November 2026 | 17:50 WIB

Perluas Pasar UMKM, Pertamina Hadirkan SMEXPO 2026 di Bekasi

Perluas Pasar UMKM, Pertamina Hadirkan SMEXPO 2026 di Bekasi

Bisnis | Minggu, 01 November 2026 | 17:35 WIB

Kambang Iwak Diterjang Pohon Tumbang, Palembang Hadapi Ancaman Pohon Tua saat Musim Hujan

Kambang Iwak Diterjang Pohon Tumbang, Palembang Hadapi Ancaman Pohon Tua saat Musim Hujan

Sumsel | Minggu, 01 November 2026 | 17:30 WIB

Wapres Apresiasi Ibu-Ibu Pengelola Bank Sampah Binaan Pertamina di Cilacap

Wapres Apresiasi Ibu-Ibu Pengelola Bank Sampah Binaan Pertamina di Cilacap

Bisnis | Minggu, 01 November 2026 | 17:30 WIB

Siapa Berani Pasang Banner Oligarki Bajingan di BSD? Begini Kesaksian Jukir

Siapa Berani Pasang Banner Oligarki Bajingan di BSD? Begini Kesaksian Jukir

News | Minggu, 01 November 2026 | 17:30 WIB

Hadir di Acara Sumpah Pemuda Berujung Kontroversi, Raffi Ahmad: Ini Jadi Pelajaran!

Hadir di Acara Sumpah Pemuda Berujung Kontroversi, Raffi Ahmad: Ini Jadi Pelajaran!

Video | Minggu, 01 November 2026 | 17:28 WIB

PLN Raih Dua Penghargaan UN Women Indonesia, Perkuat Komitmen Pemberdayaan Perempuan

PLN Raih Dua Penghargaan UN Women Indonesia, Perkuat Komitmen Pemberdayaan Perempuan

Bisnis | Minggu, 01 November 2026 | 17:22 WIB

×