Serba Pelik, Begini Ruwetnya Permasalahan di Balik Penundaan Balap MotoGP

Angga Roni Priambodo, Cesar Uji Tawakal

Rabu, 15 April 2020 | 14:06 WIB
Serba Pelik, Begini Ruwetnya Permasalahan di Balik Penundaan Balap MotoGP
Para pebalap memacu motor selepas start dalam balapan MotoGP Grand Prix Spanyol di Sirkuit Jerez, Minggu (5/5/2019). [AFP/Gabriel Bouys]

Suara.com - Ditundanya balapan MotoGP akibat pandemi virus corona membuahkan sederet masalah pelik bagi semua pihak yang terkait dengan balapan tersebut.

Akibatnya, pihak MotoGP sempat membekukan pengembangan mesin dan perangkat aerodinamika hingga akhir tahun depan.

Hal ini dilakukan untuk memangkas dana operasional balapan serta menjaga agar tim-tim dengan kondisi finansial yang rentan tak segera gulung tikar.

Dilansir dari Crash, bos tim KTM Tech3, Herve Poncharal ikut angkat bicara. Ia membeberkan sederet masalah pelik yang dialami oleh mereka yang berperan di balik layar pada ajang MotoGP.

"Pembekuan ini merupakan hal yang bagus. Ekonomi dunia tengah terhenti. Saat anda melihat Spanyol dan Prancis, mereka tak bisa melakukan bisnis apapun." ujarnya.

Pembalap tim KTM Tech3 Miguel Oliveira. (Instagram)
Pembalap tim KTM Tech3 Miguel Oliveira. (Instagram)

"Kami (tim independen MotoGP,-red) mendapat bantuan untuk tiga bulan, April, Mei dan Juni untuk membayar hal esensial tanpa membuat perusahaan kami gulung tikar. Sebab saat kami tak balapan, tak ada uang yang datang untuk tim independen kecuali dukungan dari Dorna." imbuhnya.

Tak seperti tim indepenen alias tim satelit, tim pabrikan seperti Honda, Ducati, Yamaha serta yang lainnya tetap aman dalam jangka waktu pendek. Namun berkaca dari kasus Kawasaki dan Suzuki saat hengkang dari MotoGP 2008 akibat krisis, para tim pabrikan ini menerapkan pemangkasan dana.

"Sulit untuk menerka tim mana yang paling kesulitan. Banyak yang mengira bahwa tim besar mengalami sedikit dampak namun sedikit yang tahu bahwa tim besar punya pengeluaran ongos yang besar pula. Saya tak yakin bahwa cuma tim kecil yang terkena bahaya." tutur eks manajer dari Johann Zarco tersebut.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Curhat Dokter MotoGP Bantu Tangani Covid-19 di Italia: Ada Secercah Harapan

Curhat Dokter MotoGP Bantu Tangani Covid-19 di Italia: Ada Secercah Harapan

Sport | Rabu, 15 April 2020 | 11:11 WIB

MotoGP Indonesia Dapat Kontrak 10 Tahun, Ibu Karl-Anthony Meninggal

MotoGP Indonesia Dapat Kontrak 10 Tahun, Ibu Karl-Anthony Meninggal

Sport | Selasa, 14 April 2020 | 21:10 WIB

Soroti Pengembangan Motor Balap MotoGP, Cal Crutchlow Sindir Halus RC213V

Soroti Pengembangan Motor Balap MotoGP, Cal Crutchlow Sindir Halus RC213V

Sport | Selasa, 14 April 2020 | 18:30 WIB

Terkini

Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali

Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali

Sumsel | Selasa, 28 Juli 2026 | 23:49 WIB

Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel

Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel

Sumsel | Selasa, 28 Juli 2026 | 23:39 WIB

Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu

Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu

Sumsel | Selasa, 28 Juli 2026 | 23:22 WIB

5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu

5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu

Sumsel | Selasa, 28 Juli 2026 | 23:11 WIB

Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung

Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung

Jabar | Selasa, 28 Juli 2026 | 22:50 WIB

Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua

Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua

Health | Selasa, 28 Juli 2026 | 22:40 WIB

Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen

Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen

Lifestyle | Selasa, 28 Juli 2026 | 22:12 WIB

Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA

Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 22:06 WIB

Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup

Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup

Bogor | Selasa, 28 Juli 2026 | 21:59 WIB

Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim

Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 21:48 WIB

×