Suara.com - Setelah mengalami dua kali penundaan jadwal, multievent atlet difabel Asia Tenggara, ASEAN Para Games 2020 akhirnya batal digelar.
Kabar tersebut disampaikan Presiden Komisi Olahraga Filipina (PSC), William Ramirez. Dana penyelenggaraan kini bakal disalurkan untuk membantu atlet selama pandemi Covif-19.
"Menggelar APG 2020 saat ini tak layak dilakukan tanpa adanya dukungan dari pemerintah," kata Ramirez dilansir VN Express, Selasa (5/5/2020).
"Hati dan doa kami ditujukan kepada para atlet lokal dan ASEAN serta seluruh komunitas Paralimpik, dan mereka yang telah bekerja keras dan bekerja keras selama dua tahun terakhir," tambahnya.
Sebelum benar-benar batal, APG 2020 memang mengalami banyak kendala dalam proses persiapannya.
Filipina selaku tuan rumah pada awalnya bakal menggelar ajang tersebut pada Januari 2020. Namun diundur ke Maret lantaran masalah finansial.
Tak lama berselang, negara yang dipimpin Presiden Rodrigo Duterte itu kembali menunda multievent itu hingga bulan Mei, sebelum pandemi Covid-19 merusak seluruh rencana.
Dengan ketiadaan ajang ASEAN Para Games 2020, atlet difabel dari seluruh Asia Tenggara kini dihimbau untuk fokus mempersiapkan diri menuju Paralimpiade 2020 Tokyo dan ASEAN Para Games Vietnam yang akan berlangsung 2021 mendatang.