Liliyana Natsir: Tontowi Ahmad Penyabar, Saya yang Temperamental

Syaiful Rachman | Arief Apriadi
Liliyana Natsir: Tontowi Ahmad Penyabar, Saya yang Temperamental
Pebulutangkis Indonesia Tontowi Ahmad (kiri) bersama partnernya di ganda campuran, Liliyana Natsir, merayakan keberhasilan meraih medali emas Olimpiade 2016 Rio de Janeiro, Brasil, Rabu (17/8/2016). [AFP/Goh Chai Hin]

Bersama Tontowi, Liliyana pernah meraih medali emas Olimpiade 2016.

Suara.com - Eks pebulutangkis nasional, Liliyana Natsir mengatakan bahwa kesabaran Tontowi Ahmad menjadi kunci sukses keduanya selama bertandem hampir sembilan tahun.

Sebagai pasangan ganda campuran, Liliyana tak menampik bahwa persoalan dan suka duka silih berganti datang dalam kerjasamanya bersama Tontowi.

Namun, sikap Owi--sapaan akrab Tontowi Ahmad--baik di luar maupun di dalam lapangan, dinilai Liliyana jadi faktor kunci kenapa kerjasama keduanya awet dan terbukti sukses.

"Owi itu sabar. Mungkin selama pasangan sama dia, saya temperamental tapi dalam arti positif, saya nggak mau kalah," kata Liliyana dalam rilis yang diterima Suara.com, Kamis (21/5/2020).

"Saya terbawa suasana kalau (pukulan) dia nyangkut atau apa, saya menunjukkan ekspresi kecewa."

Pebulu tangkis ganda campuran Indonesia Liliyana Natsir dan Tontowi Ahmad saat pertandingan final Daihatsu Indonesia Masters 2019 di Istora Senayan, Jakarta, Minggu (27/1). [Suara.com/Muhaimin A Untung]
Pebulu tangkis ganda campuran Indonesia Liliyana Natsir dan Tontowi Ahmad saat pertandingan final Daihatsu Indonesia Masters 2019 di Istora Senayan, Jakarta, Minggu (27/1). [Suara.com/Muhaimin A Untung]

Menurut Liliyana, dia cukup beruntung bisa mendapat partner seperti Tontowi Ahmad.

Pasalnya, dia menilai tak semua atlet punya toleransi yang tinggi, terhadap partner sepertinya yang kerap meledak-ledak di lapangan.

"Nah Owi selama ini bisa sabar, dia sudah paham, cik Butet nggak maksud kayak gitu, spontan aja karena sama-sama ingin menang," beber Liliyana.

"Mungkin nggak semua atlet dan partner bisa seperti Owi yang bisa nyesuain dengan keadaan," tambahnya.

Pebulu tangkis ganda campuran Indonesia Liliyana Natsir dan Tontowi Ahmad saat melawan ganda campuran Cina Zheng Siwei dan Huang Yaqiong pada pertandingan final Daihatsu Indonesia Masters 2019 di Istora Senayan, Jakarta, Minggu (27/1). [Suara.com/Muhaimin A Untung]
Pebulu tangkis ganda campuran Indonesia Liliyana Natsir dan Tontowi Ahmad saat melawan ganda campuran Cina Zheng Siwei dan Huang Yaqiong pada pertandingan final Daihatsu Indonesia Masters 2019 di Istora Senayan, Jakarta, Minggu (27/1). [Suara.com/Muhaimin A Untung]

Setelah berpisah dengan Nova Widianto, Liliyana mulai dipasangkan dengan Tontowi Ahmad pada pertengahan 2010.

Kombinasi baru racikan pelatih Richard Mainaky itu pada akhirnya menuai sukses. Berbagai gelar juara bergengsi seperti All England dan Kejuaraan Dunia berhasil diraih.

Puncaknya, Tontowi/Liliyana berhasil mengukir tinta emas dalam sejarah bulutangkis Indonesia dengan raihan medali emas Olimpiade 2016.

Tontowi/Liliyana menjadi pasangan ganda campuran Indonesia pertama yang berhasil mengumandangkan lagu Indonesia Raya di ajang sebesar Olimpiade.

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS