Taklukkan The Daddies, Fajar / Rian Akui Masih Banyak Kekurangan

Syaiful Rachman Suara.Com
Kamis, 03 September 2020 | 20:34 WIB
Taklukkan The Daddies, Fajar / Rian Akui Masih Banyak Kekurangan
Pasangan ganda putra Indonesia, Fajar Alfian / Muhammad Rian Ardianto. [Dok. PBSI]

Suara.com - Ganda putra Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto mengakui penampilannya masih memiliki banyak kekurangan kendati mengalahkan pasangan peringkat dua dunia Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan dalam Simulasi Piala Thomas 2020.

Pada laga Kamis (3/9/2020) sore di Pelatnas PBSI Cipayung, Jakarta Timur, Fajar/Rian yang merupakan wakil tim Rajawali menumbangkan Ahsan/Hendra dari tim Banteng dengan 22-24, 21-15, 27-25.

"Pada gim pertama, sebetulnya kami sempat unggul, tapi ternyata masih bisa tersusul oleh lawan. Kami akui, permainan kami masih banyak kurangnya. Kami main terburu-buru, kurang tenang," kata Rian setelah pertandingan.

Pada gim kedua, Fajar/Rian bangkit dan perlahan-lahan mengumpulkan poin hingga bisa membalikkan keadaan untuk merebut gim ini dengan 21-15.

Pasangan ganda putra Indonesia, Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan, terhenti kiprahnya di babak perempat final All England 2020 setelah kalah di tangan wakil Jepang, Hiroyuki Endo/Yuta Watanabe, Jumat (13/3) waktu setempat. [Humas PBSI]
Pasangan ganda putra Indonesia, Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan, terhenti kiprahnya di babak perempat final All England 2020 setelah kalah di tangan wakil Jepang, Hiroyuki Endo/Yuta Watanabe, Jumat (13/3) waktu setempat. [Humas PBSI]

"Kondisi kami di pertandingan sore ini memang sudah menurun. Tapi sebetulnya lawan juga sudah lelah. Kami hanya mencoba bermain maksimal saja. Lagi pula, kami sudah sering ketemu mereka, jadi sudah tahu kelebihan dan kekurangannya," kata Fajar.

Pada gim penentu, pertandingan berjalan semakin ketat. Fajar/Rian dan Ahsan/Hendra pun sama-sama kuat. Kedua pasangan terus mengeluarkan seluruh kemampuan meskipun sudah kelelahan.

Menginjak menit ke-48, ketangkasan Fajar/Rian mengakhiri perebutan poin yang panjang dengan kedudukan akhir 27-25.

"Sebetulnya kami ingin lebih maksimal lagi, tapi sepertinya penampilan kami belum bisa dibilang balik seratus persen, mungkin baru sekitar 70-80 persen. Simulasi ini kami jadikan sebagai ajang pemanasan saja. Semoga permainan kami bisa kembali membaik saat Piala Thomas nanti," kata Fajar seperti dimuat Antara.

Baca Juga: Jonatan Beberkan Kunci Tim Rajawali Juara Simulasi Piala Thomas 2020

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI