Kena Larangan Balapan 4 Tahun, Andrea Iannone: Keputusannya Tak Logis!

Irwan Febri Rialdi, Cesar Uji Tawakal

Rabu, 11 November 2020 | 15:05 WIB
Kena Larangan Balapan 4 Tahun, Andrea Iannone: Keputusannya Tak Logis!
Pebalap Aprilia Racing asal Italia, Andrea Iannone, tengah bersiap menjalani balapan MotoGP Australia di Sirkuit Phillip Island, Minggu (27/10/2019). [AFP/Peter Parks]

Suara.com - Pembalap Aprilia, Andrea Iannone, saat ini resmi mendapatkan perpanjangan hukuman, dari yang mulanya 18 bulan sejak November tahun lalu, menjadi empat tahun.

Pengadilan Arbitrasi Olahraga CAS menjatuhi hukuman tersebut lantaran pembalap Italia ini positif menggunakan steroid.

Terkait hal ini, Andrea Iannone mengatakan bahwa vonis tersebut dianggap tak masuk akal.

Melalui akun Instagram pribadinya, Iannone mencurhatkan perasaanya yang kacau akibat putusan tersebut.

"Hari ini saya mendapatkan ketidakadilan terburuk yang pernah saya bayangkan," tulisnya.

"Hal ini merobek hati saya dari hal yang paling saya cintai. Tak ada yang masuk akal dari keputusan yang tak disertai fakta yang benar ini," lanjutnya.

"Saat ini saya sedang sangat menderita, siapapun orang ini, dia telah mencoba menghancurkan hidup saya. Dia akan mengerti seberapa tangguh hati saya. Vonis bisa mengubah kejadian, tapi tidak dengan orangnya," pungkasnya.

Pebalap Aprilia Andrea Iannone menjalani latihan bebas ketiga MotoGP Italia di Sirkuit Mugello, Sabtu (1/6/2019). [AFP/Tiziana Fabi]
Pebalap Aprilia Andrea Iannone menjalani latihan bebas ketiga MotoGP Italia di Sirkuit Mugello, Sabtu (1/6/2019). [AFP/Tiziana Fabi]

Selama mendapat hukuman, Iannone selalu mendapat kepercayaan dari timnya, Aprilia.

Walaupun dilarang masuk lintasan, Aprilia tetap menyediakan tempat untuk Iannone, setidaknya hingga vonis tellah dijatuhkan.

baca juga

Kini pabrikan Italia tersebut tengah beranjak untuk merekrut nama-nama potennsial, termasuk Cal Crutchlow.

"Kami tak menyesal telah berdiri bersama Andrea, bahkan hingga saat ini," ucap Massimo Rivola seperti dilansir dari Crash (11/11/2020).

"Namun kini kami harus menatap masa depan, dan adalah kewajiban bagi kami untuk menemukan solusi tingkat tinggi secara cepat," imbuhnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Resmi, Andrea Dovizioso Takkan Mengaspal di MotoGP 2021

Resmi, Andrea Dovizioso Takkan Mengaspal di MotoGP 2021

Sport | Rabu, 11 November 2020 | 10:50 WIB

Top 5 Sport: Pegang Sabuk WBA, Pacquiao Diburu 2 Petinju Tak Terkalahkan

Top 5 Sport: Pegang Sabuk WBA, Pacquiao Diburu 2 Petinju Tak Terkalahkan

Sport | Rabu, 11 November 2020 | 10:35 WIB

Digadang-gadang Jadi Juara Dunia MotoGP, Joan Mir Cuma Bilang Begini

Digadang-gadang Jadi Juara Dunia MotoGP, Joan Mir Cuma Bilang Begini

Sport | Rabu, 11 November 2020 | 07:32 WIB

Terkini

5 Body Wash Centella Asiatica untuk Jerawat Punggung dan Kulit Sensitif

5 Body Wash Centella Asiatica untuk Jerawat Punggung dan Kulit Sensitif

Your Say | Selasa, 22 September 2026 | 19:00 WIB

Status Gunung Anak Krakatau Turun ke Level Waspada, Zona 2 Km Tetap Terlarang

Status Gunung Anak Krakatau Turun ke Level Waspada, Zona 2 Km Tetap Terlarang

Lampung | Selasa, 22 September 2026 | 18:59 WIB

Dosen Terduga Pelaku Kekerasan Seksual di ISI Yogyakarta Dinonaktifkan

Dosen Terduga Pelaku Kekerasan Seksual di ISI Yogyakarta Dinonaktifkan

News | Selasa, 22 September 2026 | 18:56 WIB

Dicecar Kasus Dugaan Penipuan Rp214 Juta, Wawali Blitar: Jangan Tanya di Luar Urusan KONI

Dicecar Kasus Dugaan Penipuan Rp214 Juta, Wawali Blitar: Jangan Tanya di Luar Urusan KONI

Jatim | Selasa, 22 September 2026 | 18:51 WIB

Berapa Watt Oven Listrik Mini Mito? Cek Daya dan Spesifikasinya

Berapa Watt Oven Listrik Mini Mito? Cek Daya dan Spesifikasinya

Lifestyle | Selasa, 22 September 2026 | 18:50 WIB

Bela Pernyataan Prabowo, Pigai Tegaskan Pakar Tak Boleh Abaikan Kebaikan Pemerintah

Bela Pernyataan Prabowo, Pigai Tegaskan Pakar Tak Boleh Abaikan Kebaikan Pemerintah

News | Selasa, 22 September 2026 | 18:47 WIB

Draf RUU Ketenagakerjaan Buntu, 50 Ribu Buruh Bakal Turun Aksi di Bundaran HI 24 September

Draf RUU Ketenagakerjaan Buntu, 50 Ribu Buruh Bakal Turun Aksi di Bundaran HI 24 September

News | Selasa, 22 September 2026 | 18:45 WIB

Data Center Menjamur, Kebutuhan Listrik RI Makin Tertekan

Data Center Menjamur, Kebutuhan Listrik RI Makin Tertekan

Bisnis | Selasa, 22 September 2026 | 18:40 WIB

Gubernur Lampung Instruksikan Pangkas Izin Perumahan: Atasi Backlog Tak Cukup Andalkan Bedah Rumah

Gubernur Lampung Instruksikan Pangkas Izin Perumahan: Atasi Backlog Tak Cukup Andalkan Bedah Rumah

Lampung | Selasa, 22 September 2026 | 18:39 WIB

Kabut Asap Kepung Tembilahan: Ratusan Warga Terserang ISPA, Siswa Pakai Masker

Kabut Asap Kepung Tembilahan: Ratusan Warga Terserang ISPA, Siswa Pakai Masker

Riau | Selasa, 22 September 2026 | 18:37 WIB

×