Manajer Pramac Ducati Sebut Absennya Marc Marquez Bikin Balapan Makin Liar

Jum'at, 08 Januari 2021 | 16:15 WIB
Manajer Pramac Ducati Sebut Absennya Marc Marquez Bikin Balapan Makin Liar
Persaingan Valentino Rossi dan Marc Marquezdi MotoGP Argentina 2018 (Twitter/MotoGP)

Suara.com - MotoGP 2020 telah usai dan menyisakan sederet kejutan yang jarang terlihat selama beberapa musim sebelumnya.

Selain pembekuan mesin dan jumlah seri balapan yang lebih sedikit, balapan di tahun lalu juga dimenangi oleh juara baru, Joan Mir dari Suzuki.

Andrea Dovizioso dan sederet pembalap Ducati lainnya yang diprediksi bakal menyajikan penampilan dominan saat Marc Marquez cedera panjang, justru malah tampil angin-anginan.

Manajer Pramac Ducati, Francesco Guidotti mengatakan bahwa absennya Marc lebih berpengaruh dalam capaian Ducati dibandingkan dengan faktor pemilihan ban baru oleh Michelin.

"Jika kita melihat 2019, Marquez memenangi kejuaraan dengan poin dua kali lipat dari Maverick Vinales yang berada di urutan tiga klasemen. Jika Marc tak ada, mungkin anda akan mengunggulkan mereka yang masuk tiga besar," ucapnya seperti dikutip dari GP One (8/1/2021).

"Namun ini yang dikatakan tabel klasemen, bukan saya. Kita membicarakan mengenai pembalap yang memenangi 6 gelar dalam 7 tahun. Jika anda menyingkirkan Marquez dari perhitungan, justru ada kemungkinan kemunculan pembalap on unggulan yang bakal menang karena dia yang menang bakal lebih disorot dari juara dua atau tiga," imbuhnya.

Rider Johann Zarco MotoGP melaju di sirkuit Red Bull Ring, Spielberg, Austria. JOE KLAMAR / AFP
Rider Johann Zarco MotoGP melaju di sirkuit Red Bull Ring, Spielberg, Austria. JOE KLAMAR / AFP

Ia juga mengatakan bahwa absennya Marc memberi peluang juara bagi setidaknya 9 pembalap lain.

"Tak ada keraguan tentang itu. Bagi saya Dovizioso tak terkendala masalah ban. Absennya Marc inilah yang memberi peluang 9 pembalap lain untuk juara. Ditambah lagi, KTM membuat kemajuan signifikan," ungkapnya lagi.

Jelang kompetisi MotoGP 2021 yang dimulai akhir Maret nanti, Pramac Ducati akan datang dengan dua wajah baru, Johann Zarco dan Jorge Martin.

Baca Juga: Top 5 Sport: Kontrak Habis, Bagaimana Nasib Richard Mainaky dkk di PBSI?

Guidotti mengatakan bahwa ia memaklumi Martin jika nantinya saat balapan, eks pembalap KTM Ajo Moto2 ini banyak membuat kesalahan.

"Jika anda punya pembalap debutan, ia harus mendapat banyak arahan tanpa ditambah dengan tekanan. Kami akan membiarkan Martin mempelajarinya."

"Menurut saya, Zarco dalam momen ideal. Dia berusia 30 dan kini mencari momen yang tepat untuk menebus kesalahannya di masa lalu," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Jajal Seberapa Jawamu Lewat Tebak Kosakata Jatuh
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tebak Jokes Bapak-bapak, Cek Seberapa Lucu Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 9 SMP Materi Statistika dan Peluang
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Bahasa Indonesia Kelas 9 SMP dengan Kunci Jawaban dan Penjelasan
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI