Suara.com - Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi (Kabid Binpres) PBSI, Rionny Mainaky meminta para pelatih untuk turut bertanggung jawab dalam hasil jeblok yang diraih wakil-wakil Indonesia di BWF World Tour leg Asia.
Sementara mantan pebalap sepeda profesional wanita Belgia, Tara Gins, kehilangan pekerjaannya sebagai pelatih tim balap sepeda pria. Foto panas dirinya menjadi alasannya.
Berita di atas adalah dua dari lima berita olahraga yang menarik di kanal sport Suara.com, sepanjang Senin (1/2021) yang kami rangkum di bawah ini:
1. Indonesia Jeblok di Tur Asia, Rionny Mainaky Minta Pelatih Tanggung Jawab

Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi (Kabid Binpres) PBSI, Rionny Mainaky meminta para pelatih untuk turut bertanggung jawab dalam hasil jeblok yang diraih wakil-wakil Indonesia di BWF World Tour leg Asia.
Pada tiga turnamen yang berlangsung pada 12-31 Januari di Bangkok, Thailand, Indonesia cuma mampu meraih satu gelar juara lewat pasangan ganda putri Greysia Polii/Apriyani Rahayu.
2. Gara-gara Foto Panas, Eks Pebalap Sepeda Cantik Ini Batal Latih Tim Pria

Mantan pebalap sepeda profesional wanita Belgia, Tara Gins, kehilangan pekerjaannya sebagai pelatih tim balap sepeda pria. Foto panas dirinya menjadi alasannya.
Tara Gins merupakan mantan pebalap profesional Belgia. Ia berkarier sepanjang 2016 hingga 2020 dengan memperkuat tim Lares–Waowdeals dan Health Mate–Cyclelive.
3. Ketertarikan Ferrari Rekrut Valentino Rossi Bukan Sekedar Gimik
![Pembalap MotoGP Valentino Rossi (tengah) berpose dengan para teknisi Ferrari setelah dia menjalani sesi uji coba menggunakan mobil Ferrari F2008 di Sirkuit Catalunya, Montmelo pada 21 Januari 2010. [AFP PHOTO/LLUIS GENE].](https://media.suara.com/pictures/653x366/2021/02/01/62210-pembalap-motogp-valentino-rossi.jpg)
Tim Ferrari Formula 1 (F1) sempat memiliki ketertarikan untuk merekrut Valentino Rossi sebagai pembalapnya pada medio 2004. The Doctor sudah ditawari kontrak tetapi menolak.
Hal itu disampaikan mantan bos Ferrari, Luca Cordero di Montezemolo. Dia menyebut ketertarikan tim Kuda Jingkrak untuk memboyong Rossi bukanlah trik atau sandiwara belaka.