Suzuki Dituding Diuntungkan Akibat Pandemi, 2021 Makin Bahaya?

Rauhanda Riyantama, Cesar Uji Tawakal

Rabu, 03 Februari 2021 | 18:14 WIB
Suzuki Dituding Diuntungkan Akibat Pandemi, 2021 Makin Bahaya?
Pebalap Suzuki Ecstar, Joan Mir, merayakan kemenangan setelah memenangkan kejuaraan dunia MotoGP setelah Grand Prix Valencia di sirkuit Ricardo Tormo, Valencia, Spanyol, Minggu (15/1). [LLUIS GENE / AFP]

Suara.com - Adanya penyebaran virus corona yang terjadi di seleuruh penjuru dunia memaksa pihak penyelenggara MotoGP untuk memberlakukan aturan pembekuan pengembangan mesin motor sejak kompetisi tahun 2020 hingga 2021.

Rupannya aturan ini dianggap menguntungkan Suzuki, setidaknya betigulah menurut sang test rider, Sylvain Guintoli.

Dilansir dari GP One, Rabu (3/2/2021), pria Prancis ini mengatakan bahwa GSX-RR yang performanya stabil di musim lalu tentu bakal makin sulit dikalahkan.

“Kesan pertama saya tentang GSX-RR adalah keseimbangannya sangat baik, dan itu sebenarnya hal terpenting dalam balapan GP karena pada akhirnya motor ini terlalu bertenaga untuk trek dan terlalu bertenaga untuk daya cengkeram, jadi kuncinya adalah mengelola apa yang Anda miliki dan memaksimalkannya,” tuturnya.

“Kami bekerja keras dan salah satu peningkatan terbesar terjadi antara 2017 dan 2018, mesinnya jauh lebih baik dan semua alat yang disiapkan untuk mencoba dan mengatasi kendala mesin," imbuhnya.

Pebalap Suzuki Ecstar, Joan Mir, merayakan kemenangan setelah memenangkan kejuaraan dunia MotoGP setelah Grand Prix Valencia di sirkuit Ricardo Tormo, Valencia, Spanyol, Minggu (15/1).  [LLUIS GENE / AFP]
Pebalap Suzuki Ecstar, Joan Mir, merayakan kemenangan setelah memenangkan kejuaraan dunia MotoGP setelah Grand Prix Valencia di sirkuit Ricardo Tormo, Valencia, Spanyol, Minggu (15/1). [LLUIS GENE / AFP]

"Kami telah menyelami sepeda lebih dalam dan itu memungkinkan kami untuk lebih memahami tentang GSX-RR. Kemudian setelah itu semuanya tentang langkah-langkah kecil, seperti aerodinamis, pengereman mesin dan stabilitas. Tahun berikutnya, pada 2019, motornya semakin bagus dan begitu pula hasilnya,” lanjutnya.

Menurutnya, bagian motor yang memegang peran krusial dalam moncernya performa Suzuki adalah sektor sasis.

"Lalu tahun lalu, pada 2020, perbedaan besar adalah sasis baru, yang saya coba pertama kali di tes Sepang pramusim. Ttu adalah peningkatan besar! Ini memungkinkan pengendara untuk mengerem lebih keras, yang merupakan nilai tambah yang besar. Joan terlambat mengerem dan dia mengerem dengan keras, jadi itu sangat membantunya," pungkasnya.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ada Kudeta Militer, Dua Pabrik Mobil Suzuki di Myanmar Berhenti Produksi

Ada Kudeta Militer, Dua Pabrik Mobil Suzuki di Myanmar Berhenti Produksi

Otomotif | Rabu, 03 Februari 2021 | 13:04 WIB

Tunda Kontrak, MotoGP Thailand Batal Digelar Tahun Ini

Tunda Kontrak, MotoGP Thailand Batal Digelar Tahun Ini

Sport | Rabu, 03 Februari 2021 | 10:52 WIB

Joan Mir: Gelar Saya Kurang Gereget Tanpa Adanya Marc Marquez

Joan Mir: Gelar Saya Kurang Gereget Tanpa Adanya Marc Marquez

Sport | Rabu, 03 Februari 2021 | 08:15 WIB

Terkini

Kabut Asap di Sungai Musi, Saat Warga Tak Punya Pilihan Selain Tetap Bekerja

Kabut Asap di Sungai Musi, Saat Warga Tak Punya Pilihan Selain Tetap Bekerja

Sumsel | Senin, 28 September 2026 | 21:21 WIB

Kemensos Salurkan Bantuan Rp223 Juta untuk Korban Kebakaran Kampung Muka

Kemensos Salurkan Bantuan Rp223 Juta untuk Korban Kebakaran Kampung Muka

News | Senin, 28 September 2026 | 21:20 WIB

Jejak Kotor Wasit Timnas Indonesia vs Malaysia: Biarkan Muka Pemain Ditendang

Jejak Kotor Wasit Timnas Indonesia vs Malaysia: Biarkan Muka Pemain Ditendang

Bola | Senin, 28 September 2026 | 21:20 WIB

Golf dan Staycation Mewah Gratis dari BRI, Nasabah Bisa Langsung Klaim

Golf dan Staycation Mewah Gratis dari BRI, Nasabah Bisa Langsung Klaim

Bri | Senin, 28 September 2026 | 21:18 WIB

Aktivis HAM Ungkap Ada Belasan Pelanggaran Kemananusiaan Saat Rezim Soeharto

Aktivis HAM Ungkap Ada Belasan Pelanggaran Kemananusiaan Saat Rezim Soeharto

News | Senin, 28 September 2026 | 21:17 WIB

Polemik Lahan Teuku Umar 2, Temasra Jaya Bantah Klaim Aset BMN Mabes TNI

Polemik Lahan Teuku Umar 2, Temasra Jaya Bantah Klaim Aset BMN Mabes TNI

News | Senin, 28 September 2026 | 21:12 WIB

Dear Bakom RI! Ini Santapan Lamine Yamal Biar Gesit, Apa Ada di Menu MBG?

Dear Bakom RI! Ini Santapan Lamine Yamal Biar Gesit, Apa Ada di Menu MBG?

Bola | Senin, 28 September 2026 | 21:06 WIB

Motul Pamerkan Teknologi Pelumas McLaren di Grand Prix Italia

Motul Pamerkan Teknologi Pelumas McLaren di Grand Prix Italia

Otomotif | Senin, 28 September 2026 | 21:05 WIB

Prabowo Takziah ke Kediaman Megawati, Sampaikan Belasungkawa Atas Berpulangnya Guruh

Prabowo Takziah ke Kediaman Megawati, Sampaikan Belasungkawa Atas Berpulangnya Guruh

News | Senin, 28 September 2026 | 21:00 WIB

Menko Polkam Tegaskan Tak Ada Toleransi bagi Pelaku Karhutla

Menko Polkam Tegaskan Tak Ada Toleransi bagi Pelaku Karhutla

Video | Senin, 28 September 2026 | 21:00 WIB

×