alexametrics

Ditawari Bergabung dengan Yamaha, Pembalap Ini Justru Tolak Mentah-Mentah

Cesar Uji Tawakal | Gagah Radhitya Widiaseno
Ditawari Bergabung dengan Yamaha, Pembalap Ini Justru Tolak Mentah-Mentah
Peluncuran tim Monster Yamaha MotoGP 2021. (Youtube)

Pembalap ini justru menolak tawaran Yamaha untuk jadi pembalap di tim tersebut.

Suara.com - Yamaha bisa jadi sedang dibikin pusing karena harus kehilangan salah satu pembalap andalannya, Maverick Vinales.

Vinales memilih untuk memutuskan kontrak yang seharusnya berakhir hingga 2022, tetapi justru sampai 2021 saja.

Hal ini pun membuat tim Yamaha MotoGP harus mencari pembalap penggantinya sebelum musim MotoGP 2022 dimulai.

Tim Yamaha MotoGP sudah memiliki banyak nama sebagai kandidat pengganti Maverick Vinales.

Baca Juga: Johann Zarco Semprot Maverick Vinales Usai Hengkang dari Yamaha, Apa Katanya?

Namun ada satu nama yang justru memilih menolak untuk bergabung dengan tim Yamaha MotoGP. Dialah pembalap Red Bull KTM Factory Racing, Miguel Oliveira.

Performa Oliveira bersama KTM dalam 2 tahun terakhir memang membuat orang terkagum-kagum.

Tahun lalu bersama tim Tech3 Racing, Oliveira berhasil meraih 2 kemenangan. Sedangkan tahun ini, Oliveira sudah berhasil meraih 1 kemenangan dan 2 kali runner-up.

Pembalap KTM Miguel Oliveira. (Instagram)
Pembalap KTM Miguel Oliveira. (Instagram)

Hal ini membuat tim Yamaha MotoGP kepincut untuk menggunakan jasanya. Namun Oliveira justru menolaknya.

Olievira tidak mau mengikuti langkah Vinales untuk menghalalkan pemutusan kontrak dan lebih memilih untuk bertahan lalu jadi juara di KTM.

Baca Juga: Top 5 Sport: Ayah Vinales Bongkar Alasan Anaknya Hengkang dari Tim Yamaha

"Bursa pembalap dan kontrak terutama akhir-akhir ini, semakin menunjukkan bahwa kita sudah punya 1 atau 2 kasus di mana jika ada pembalap yang tak mau lanjut atau sebaliknya maka kontrak itu dengan mudah dirusak," ungkap pembalap berusia 26 tahun tersebut seperti dilansir dari Visordown.

Komentar