alexametrics

Raih Perunggu di Tokyo, Lifter Windy Cantika Dapat Bonus Rp 300 Juta dari Ridwan Kamil

Rully Fauzi
Raih Perunggu di Tokyo, Lifter Windy Cantika Dapat Bonus Rp 300 Juta dari Ridwan Kamil
Atlet angkat besi Indoneisa, Windy Cantika. (dok. Kemenpora)

Windy meraih perunggu dari cabang olahraga angkat besi.

Suara.com - Gubernur Jawa Barat (Jabar), Ridwan Kamil akan memberikan kadeudeuh alias atau bonus berupa uang sebesar Rp 300 juta kepada lifter putri asal Jabar, Windy Cantika yang sukses meraih medali perunggu di Olimpiade Tokyo.

"Kadeudeuh" sesuai kesanggupan kita, ditabung ya. Diawet-awet, supaya nanti pas masa tua, saat fisik tidak memungkinkan uangnya bisa membantu diinvestasikan kira-kira gitu," kata pria yang akrab dipanggil Kang Emil saat berbincang dengan Windy melalui live Instagram, Minggu.

Menurutnya, apa yang dilakukan Windy menjadi suntikan semangat bagi bangsa Indonesia khususnya warga Jawa Barat yang saat ini masih berjuang mengalahkan pandemi COVID-19 dan pihaknya berpesan agar "kadeudeuh" jika sudah diterima nanti agar dipakai untuk hal bermanfaat.

“Kadeudeuhnya ditabung, diawet-awet,” kata Ridwan Kamil yang melakukan siaran langsung dari Gedung Pakuan, Kota Bandung.

Baca Juga: Olimpiade Tokyo: Diwarnai Dua Kartu Merah, Timnas Brasil Diimbangi Pantai Gading

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil saat melakukan kunjungan kerja di RSUD Cianjur. [Suarabogor.id/Fauzi Noviandi]
Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil. [Suarabogor.id/Fauzi Noviandi]

"Geulis, bageur (cantik, baik) Srikandi Indonesia yang telah berprestasi. Terima kasih sudah membanggakan Indonesia dan Jabar. Perjalanan masih panjang tetap semangat,” katanya menambahkan.

Orang nomor satu di Jawa Barat ini juga mengajukan sejumlah pertanyaan kepada Windy yang merupakan mojang asal Cimaung, Kabupaten Bandung itu. Salah satunya mengenai pesan motivasi bagi anak muda lainnya di Indonesia.

"Kira-kira apa pesan kamu untuk geng rebahan apa? yang mungkin ngangkat galon aja repot," kata Kang Emil kepada Windy.

"Mungkin pesan dari Windy sih tetap semangat, tetap kerja keras, karena dalam agama saya, Islam, orang tua harus dibanggakan dan diangkat harkat, derajat dan martabatnya. Itu hukumnya wajib, jadi semangat untuk banggakan orang tua, bukan doakan umur mereka pendek, tetapi selagi mereka ada kenapa tidak dibahagiakan," kata Windy kepada Ridwan Kamil.

Dalam perbincangan dengan Ridwan Kamil selama 30 menit tersebut, Windy bercerita keberhasilannya meraih medali perunggu berkat kedisiplinan dan komitmen. Menu latihan yang diberikan para pelatih setiap hari dilakukan dengan baik.

Baca Juga: Olimpiade Tokyo: Timnas Prancis Menang Dramatis 4-3 atas Afrika Selatan

“Pagi jadwal latihan dua kali. Jam 6 senam, jogging, sprint. Siap-siap latihan lagi jam 9-12 siang. Habis itu latihan lagi jam 4 sore sampai 7 malam. Itu rutin, liburnya hanya Kamis sama Minggu,” kata Windy.

Komentar