Prokes PON Papua Ingin Meniru 100 Persen Olimpiade Tokyo, Tapi...

Reky Kalumata, Adie Prasetyo Nugraha

Kamis, 23 September 2021 | 14:37 WIB
Prokes PON Papua Ingin Meniru 100 Persen Olimpiade Tokyo, Tapi...
Logo PON XX Papua 2021 (Humas dan PPM PB PON XX Papua).

Suara.com - Sesmenpora, Gatot S Dewa Broto menerangkan pemberlakuan protokol kesehatan (prokes) pada Olimpiade Tokyo 2020 harusnya ditiru 100 persen untuk pelaksanaan Pekan Olahraga Nasional (PON) di Papua. Namun, pemerintah menyadari tidak bisa melakukan hal tersebut.

Adapun PON Papua akan mulai pada 2-15 Oktober 2021. Mengingat event berlangsung di tengah pandemi Covid-19, tentu prokes diutamakan demi menjaga kesahatan dan keselamatan semua orang.

Dalam penerapan prokes, penyelenggaraan event Olimpiade Tokyo 2020 jadi acuan untuk PON Papua. Hanya saja tidak bisa sepenuhnya karena ada beberapa hambatan salah satunya masalah anggaran.

Sesmenpora Gatot S Dewa Broto memimpin rapat koordinasi Pengkajian Pemberian Rekomendasi Pengajuan Izin Keramaian Kepada Kepolisian RI untuk Kejuaraan Tinju World Boxing Council (WBC) International di Auditorium Wisma Menpora, Jakarta, Selasa (30/3/2021). (ANTARA/HO-Kemenpora)
Sesmenpora Gatot S Dewa Broto memimpin rapat koordinasi Pengkajian Pemberian Rekomendasi Pengajuan Izin Keramaian Kepada Kepolisian RI untuk Kejuaraan Tinju World Boxing Council (WBC) International di Auditorium Wisma Menpora, Jakarta, Selasa (30/3/2021). (ANTARA/HO-Kemenpora)

"Kalau idealnya kami Kemenpora, event Olimpiade Tokyo itu di copy-paste 100 persen. Kemarin saat para atlet peraih medali dan bukan pulang, tak ada ampun bagi mereka," kata Gatot saat bincang virtual, Kamis (23/9/2021).

"Mereka betul pahlawan olahraga tapi ya tetap 8 hari harus karantina ya karantina. Setelah itu juga kami langsung laporan ke Tokyo mengenai rombongan kami aman tak ada masalah," jelasnya.

Gatot menjelaskan sejatinya ingin adanya aturan tersebut dilakukan. Di mana pada saat kontingen kembali ke daerah masing-masing ada karantina yang dilakukan.

Tentu saja itu semua demi kesehatan dan keselamatan banyak orang. Meskipun semua yang terlibat di dalam PON Papua terus dipantau kesehatannya secara berkala.

"Tapi di sini, kan ada ketebratasan seperti anggaran dan sebagainya. Taruhlah nanti pulang dari Papua harus karantina, lima hari di daerah masing masing. Tapi nanti APBD tak memungkinkan," terangnya.

"Tapi akan kami sounding seperti itu karena jangan sampai pemerintah dianggap teledor, jangan sampai PON Papua jadi klaster Covid-19," pungkasnya.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Gunawan Suswantoro Resmi Dilantik Sebagai Sesmenpora, Ini Harapan Menpora

Gunawan Suswantoro Resmi Dilantik Sebagai Sesmenpora, Ini Harapan Menpora

Sport | Rabu, 02 November 2022 | 22:35 WIB

5 Atlet di PON Papua 2021 Terbukti Positif Doping

5 Atlet di PON Papua 2021 Terbukti Positif Doping

Sport | Jum'at, 14 Oktober 2022 | 18:32 WIB

Juara PON hingga Langganan SEA Games Ramaikan Event Duathlon di Labuan Bajo

Juara PON hingga Langganan SEA Games Ramaikan Event Duathlon di Labuan Bajo

Sport | Kamis, 01 September 2022 | 14:35 WIB

Diperiksa KPK, Eks Sesmenpora Ungkap Menteri Imam Nahrawi Tak Mau Pakai APBN untuk Formula E Jakarta

Diperiksa KPK, Eks Sesmenpora Ungkap Menteri Imam Nahrawi Tak Mau Pakai APBN untuk Formula E Jakarta

News | Kamis, 16 Juni 2022 | 16:06 WIB

Kasus Formula E, Eks Sesmenpora Gatot Diperiksa KPK

Kasus Formula E, Eks Sesmenpora Gatot Diperiksa KPK

News | Kamis, 16 Juni 2022 | 11:44 WIB

Terkini

Berpacu Waktu, Pencarian Korban Gempa Bumi Kolombia Masuk Fase Akhir

Berpacu Waktu, Pencarian Korban Gempa Bumi Kolombia Masuk Fase Akhir

News | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 07:11 WIB

Daftar Harga HP Motorola Agustus 2026 Terbaru, Lengkah dari Entry Level ke HP Lipat

Daftar Harga HP Motorola Agustus 2026 Terbaru, Lengkah dari Entry Level ke HP Lipat

Tekno | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 07:05 WIB

Stok AS Melonjak, Harga Minyak Dunia Anjlok Lebih dari 2 Persen

Stok AS Melonjak, Harga Minyak Dunia Anjlok Lebih dari 2 Persen

Bisnis | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 07:05 WIB

Wajah Baru Pasar Godean Usai Relokasi, Pedagang Masih Perlu Beradaptasi

Wajah Baru Pasar Godean Usai Relokasi, Pedagang Masih Perlu Beradaptasi

Your Say | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 07:00 WIB

Arab Saudi Cari Jalur Ekspor Minyak Baru, Masa Depan Selat Hormuz Makin Suram karena Perang

Arab Saudi Cari Jalur Ekspor Minyak Baru, Masa Depan Selat Hormuz Makin Suram karena Perang

News | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 06:52 WIB

3 Zodiak yang Diprediksi Sukses Finansial 14 Agustus 2026, Rezeki Makin Lancar

3 Zodiak yang Diprediksi Sukses Finansial 14 Agustus 2026, Rezeki Makin Lancar

Lifestyle | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 06:48 WIB

4 Shio Paling Beruntung pada 14 Agustus 2026, Akhirnya Gak Kesepian Lagi

4 Shio Paling Beruntung pada 14 Agustus 2026, Akhirnya Gak Kesepian Lagi

Lifestyle | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 06:25 WIB

Paradoks AI, Ciptakan Pengangguran Massal Hingga Krisis Air di India

Paradoks AI, Ciptakan Pengangguran Massal Hingga Krisis Air di India

News | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 06:17 WIB

Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot

Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:39 WIB

Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral

Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:31 WIB

×