Teknik Dasar Bulu Tangkis hingga Posisi Badan yang Benar

Rifan Aditya

Senin, 27 September 2021 | 12:30 WIB
Teknik Dasar Bulu Tangkis hingga Posisi Badan yang Benar
Teknik dasar bulu tangkis - Ilustrasi Bulu Tangkis. [pexels.com]

Suara.com - Teknik dasar bulu tangkis merupakan teknik permainan yang harus dikuasai oleh setiap atlet bulu tangkis. Penguasaan terhadap teknik dasar akan mempengaruhi pembentukan karakter permainan sang atlet.

Penasaran apa saja teknik dasar bulu tangkis dan bagaimana melakukannya? Simak artikel ini sampai akhir. 

Teknik dasar bulu tangkis

Teknik dasar yang digunakan dalam permainan bulu tangkis antara lain:

  • Teknik memegang raket
  • Teknik servis
  • Teknik mengembalikan servis lawan
  • Teknik pukulan
  • Teknik gerakan kaki (footwork)
  • Sikap maupun posisi badan

Penjelasannya sebagai berikut 

1. Teknik memegang raket bulu tangkis

Ada dua teknik dasar bulu tangkis dalam memegang raket, yaitu forehand dan backhand. 
Teknik forehand adalah cara memegang raket yang dilakukan dengan menggunakan tangan kanan atau kiri, langkah-langkahnya sebagai berikut:

  • Posisikan kepala raket menyamping
  • Pegang raket seperti halnya ketika berjabat tangan dengan orang lain
  • Buat jarak seperti huruf "V" di antara ibu jari dan jari telunjuk
  • Jari yang lain (kelingking, jari manis, jari tengah) menggenggam raket.

Sedangkan teknik backhand adalah teknik yang dilakukan dengan cara sebagai berikut:

  • Posisikan kepala raket menyamping 
  • Posisikan ibu jari sedikit terpisah dengan keempat jari lainnya
  • Empat jari (jari telunjuk, jari tengah, jari manis dan kelingking) memegang raket 

2. Teknik servis bulu tangkis

baca juga

Teknik dasar bulu tangkis dalam servis ada dua jenis, yaitu 

  • Service forehand yang terdiri atas forehand pendek dan forehand tinggi 
  • Service backhand 

3. Teknik mengembalikan servis lawan

Teknik mengembalikan servis dalam bulu tangkis ada dua yaitu dropshot dan netting. 

  • Dropshot adalah teknik mengembalikan service yang bertujuan untuk menyerang pergerakan lawan dengan memukul shuttlecock secara halus atau sedikit dorongan 
  • Netting adalah teknik mengembalikan service dengan menempatkan shuttlecock sedekat mungkin dengan net. 

4. Teknik pukulan bulu tangkis

Teknik pukulan bulu tangkis ada beberapa antara lain smash, overhead, dan drive. 

  • Smash merupakan teknik pukulan yang dilakukan dengan tenaga penuh sehingga shuttlecocknya meluncur tajam ke area lawan. 
  • Pukulan overhead merupakan pukulan yang dilakukan agar arah jatuh shuttlecock ke belakang posisi tubuh kita sendiri. 
  • Drive merupakan teknik memukul shuttlecock secara mendatar namun tepat sasaran. 

5. Teknik gerakan kaki (footwork)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kevin / Marcus Bertekad Bawa Pulang Piala Sudirman ke Indonesia

Kevin / Marcus Bertekad Bawa Pulang Piala Sudirman ke Indonesia

Sport | Senin, 27 September 2021 | 09:35 WIB

Tanpa Celah, Indonesia Ungguli Rusia 5-0 di Putaran Pertama Fase Grup Piala Sudirman 2021

Tanpa Celah, Indonesia Ungguli Rusia 5-0 di Putaran Pertama Fase Grup Piala Sudirman 2021

Your Say | Senin, 27 September 2021 | 07:47 WIB

Hasil Piala Sudirman 2021: Indonesia Menang 5-0 atas ROC

Hasil Piala Sudirman 2021: Indonesia Menang 5-0 atas ROC

Sport | Senin, 27 September 2021 | 06:51 WIB

Terkini

Bulog Tertibkan Penyaluran Beras SPHP, Bentuk Satgas Khusus & Perkuat Pengawasan Nasional

Bulog Tertibkan Penyaluran Beras SPHP, Bentuk Satgas Khusus & Perkuat Pengawasan Nasional

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 10:39 WIB

Kecewa Berat, Kronologi Kasus Pemanis Beeru Stevia yang Berujung Penjualan Dihentikan

Kecewa Berat, Kronologi Kasus Pemanis Beeru Stevia yang Berujung Penjualan Dihentikan

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 10:34 WIB

100 Persen Negara Asia Dukung Gianni Infantino, Erick Thohir: Sudah Jelas

100 Persen Negara Asia Dukung Gianni Infantino, Erick Thohir: Sudah Jelas

Bola | Kamis, 29 Oktober 2026 | 10:33 WIB

Mendagri Terbitkan SE untuk Perkuat Peran Pemda Awasi Program MBG

Mendagri Terbitkan SE untuk Perkuat Peran Pemda Awasi Program MBG

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 10:32 WIB

Kemiskinan vs Menstruasi: Saat Kebutuhan Dasar Perempuan Tak Terjangkau

Kemiskinan vs Menstruasi: Saat Kebutuhan Dasar Perempuan Tak Terjangkau

Your Say | Kamis, 29 Oktober 2026 | 10:30 WIB

Polda DIY Akui Terima BKO Pasukan Luar Daerah untuk Pengamanan Aksi di Malioboro

Polda DIY Akui Terima BKO Pasukan Luar Daerah untuk Pengamanan Aksi di Malioboro

Jogja | Kamis, 29 Oktober 2026 | 10:27 WIB

Tarif dan Rute Angkot T19 yang Bawa Mahasiswa ke Bundaran HI Bak Kuda Troya

Tarif dan Rute Angkot T19 yang Bawa Mahasiswa ke Bundaran HI Bak Kuda Troya

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 10:25 WIB

Pergeseran Bahasa Indonesia di Era Gen Z: Evolusi atau Ancaman Identitas?

Pergeseran Bahasa Indonesia di Era Gen Z: Evolusi atau Ancaman Identitas?

Your Say | Kamis, 29 Oktober 2026 | 10:24 WIB

Penanganan Pascabencana Sumatera, Kasatgas Tito Monitor Penanganan Infrastruktur dan Fasilitas UMKM

Penanganan Pascabencana Sumatera, Kasatgas Tito Monitor Penanganan Infrastruktur dan Fasilitas UMKM

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 10:22 WIB

Wacana Revisi UU Tipikor, Diingatkan Jangan Berdiri Sendiri, Harus Dibarengi Reformasi Sistemik

Wacana Revisi UU Tipikor, Diingatkan Jangan Berdiri Sendiri, Harus Dibarengi Reformasi Sistemik

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 10:21 WIB

×