Cuaca Buruk Hambat Pertandingan Terbang Layang PON Papua

Arief Apriadi

Kamis, 30 September 2021 | 08:44 WIB
Cuaca Buruk Hambat Pertandingan Terbang Layang PON Papua
Technical Delegate (TD) Terbang Layang PON XX Papua Prasetyo Herminto. (ANTARA/Evarianus Supar).

Suara.com - Cuaca buruk memaksa pertandingan cabang olahraga aerosport disiplin terbang layang PON XX Papua 2021 tak bisa berlangsung di arena Lanud Yohanis Kapiyau Timika.

Melansir Antara, cuaca di lokasi pertandingan tidak bersahabat yaitu hujan disertai awan yang cukup tebal.

Technical Delegate (TD) Terbang Layang PON XX Papua Prasetyo Herminto di Timika, Kamis, mengatakan pada Selasa (28/9) petang, seharusnya semua peserta menyelesaikan nomor pertandingan ketepatan mendarat (precision landing) kelas schweizer SGS 126 single seater putri flight A ronde 2.

Namun baru menyelesaikan satu sorti, pertandingan akhirnya diputuskan dihentikan karena turun hujan.

"Seharusnya sudah bisa kelihatan siapa saja atlet yang meraih medali tapi karena hujan maka kami hanya menyelesaikan satu sorti, sementara dua atlet yang sudah terbang di atas tidak kami nilai karena kondisi force major," jelas Prasetyo.

Kondisi cuaca yang kurang bersahabat di Timika itu berlanjut pada Rabu (29/9) petang, dimana tidak satupun atlet terbang layang yang mengudara lantaran terhambat kondisi cuaca hujan.

"Kami berharap hari ini kondisi cuaca mendukung sehingga pertandingan bisa dilanjutkan. Atlet selalu siap setiap hari untuk pertandingan termasuk glider dan pesawat penarik, yang menjadi kendala utama hanya fakfor cuaca," kata Prasetyo.

Beberapa nomor pertandingan disiplin terbang layang yang harus diselesaikan yaitu ketepatan mendarat (precision landing) kelas schweizer SGS 126 single seater putri flight A ronde 2 oleh atlet dari kontingen Jawa Timur, Jawa Barat, DKI Jakarta, Banten, Papua, Jateng dan DI Yogyakarta.

Selanjutnya nomor precision landing dual seater putra flight A ronde 1 dari kontingen Jawa Barat, Jawa Timur, DKI Jakarta, Banten, Papua, Jateng dan DIY.

baca juga

Kemudian nomor precision landing mix double dual seater dari kontingen Jawa Timur, Jawa Barat, DKI Jakarta, Banten, Papua, Jawa Tengah dan DIY.

Pertandingan disiplin terbang layang PON XX Papua memperebutkan 12 medali emas, 12 medali perak dan 12 medali perunggu.

Sejauh ini nomor pertandingan terbang layang yang sudah diumumkan pemenangnya baru satu nomor yaitu nomor ketepatan mendarat (precesion landing) schweizer SGS 126 single seater putra.

Medali emas pada nomor ini diraih kontingen tuan rumah Papua melalui atletnya Andri Abdul Rohman dengan total nilai 24413, medali perak diraih atlet Camar dari kontingen Jawa Timur dengan total nilai 2440,95 dan medali perunggu diraih atlet Ghazi Satriando HJ dari DKI Jakarta dengan total nilai 2435,80.

Pertandingan terbang layang PON XX Papua mencakup nomor putra perorangan, putra beregu, putri perorangan dan campuran putra dan putri.

Nomor putra perorangan terdiri atas precision landing kelas schweizer SGS 126, precision landing kelas schweizer SGU 222 dan duration flight kelas schweizer SGS 126.

Sementara nomor beregu terdiri dari precision landing kelas schweizer SGU 222 dan duration flight kelas schweizer SGU 222.

Kelas putri perorangan terdiri dari precision landing kelas schweizer SGS 126, precision landing kelas schweizer SGU 222, duration flight kelas schweizer SGS 126 dan duration flight kelas schweizer SGU 222.

Selanjutnya nomor campuran putra putri terdiri atas mix double precision landing kelas schweizer SGU 222 dan mix double duration flight kelas Schweizer SGU 222.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tim Sepatu Roda DIY Berhasrat Tambah Medali Lagi di PON Papua, Ini Nomor yang Diincar

Tim Sepatu Roda DIY Berhasrat Tambah Medali Lagi di PON Papua, Ini Nomor yang Diincar

Jogja | Kamis, 30 September 2021 | 07:46 WIB

Atlet Dayung Kuansing Raudani Fitra Raih Medali Perak di PON Papua

Atlet Dayung Kuansing Raudani Fitra Raih Medali Perak di PON Papua

Riau | Kamis, 30 September 2021 | 07:31 WIB

Jadwal Wushu PON Papua Hari Ini Perebutkan Dua Emas Taolu Kombinasi

Jadwal Wushu PON Papua Hari Ini Perebutkan Dua Emas Taolu Kombinasi

Sport | Kamis, 30 September 2021 | 06:45 WIB

Jadwal PON Papua 30 September 2021: Judo dan Sepatu Roda Jadi Lumbung Emas

Jadwal PON Papua 30 September 2021: Judo dan Sepatu Roda Jadi Lumbung Emas

Sport | Kamis, 30 September 2021 | 04:45 WIB

Tim Futsal Sulsel Harus Pulang Lebih Awal, Ketua AFP Salahkan Satgas dan Dispora

Tim Futsal Sulsel Harus Pulang Lebih Awal, Ketua AFP Salahkan Satgas dan Dispora

Sulsel | Kamis, 30 September 2021 | 06:00 WIB

Terkini

Rombongan Jurnalis Hilang di Perairan Anak Krakatau, PFI Siaga Penuh Bantu Pencarian

Rombongan Jurnalis Hilang di Perairan Anak Krakatau, PFI Siaga Penuh Bantu Pencarian

Jabar | Selasa, 08 September 2026 | 23:51 WIB

Terima Suap 148 Juta Mantan Gubernur di China Divonis Mati Plus Dimiskinkan

Terima Suap 148 Juta Mantan Gubernur di China Divonis Mati Plus Dimiskinkan

News | Selasa, 08 September 2026 | 23:30 WIB

Bawa 5 Jurnalis ke Gunung Anak Krakatau, Tour Guide Hilang Usai Sempat Kabari Sang Istri

Bawa 5 Jurnalis ke Gunung Anak Krakatau, Tour Guide Hilang Usai Sempat Kabari Sang Istri

Banten | Selasa, 08 September 2026 | 23:23 WIB

Langkah Pemkab Badung Ajukan Kasasi Atas Gugatan BTS Dinilai Tepat

Langkah Pemkab Badung Ajukan Kasasi Atas Gugatan BTS Dinilai Tepat

Bali | Selasa, 08 September 2026 | 23:12 WIB

Bank Jateng Sukoharjo Beri Tips untuk Anak Muda : Jangan Mudah Tergoda Judol dan Pinjol demi Fomo

Bank Jateng Sukoharjo Beri Tips untuk Anak Muda : Jangan Mudah Tergoda Judol dan Pinjol demi Fomo

Surakarta | Selasa, 08 September 2026 | 23:07 WIB

Heboh Air Keran Berbusa di Surabaya, Gempar Jatim Tantang PDAM: Tak Cukup Hanya Minta Maaf!

Heboh Air Keran Berbusa di Surabaya, Gempar Jatim Tantang PDAM: Tak Cukup Hanya Minta Maaf!

Jatim | Selasa, 08 September 2026 | 22:54 WIB

Purbaya Ikut Bingung Data Desil BPS, Pilih Pakai Versi Lama Jika Tetap Ngaco

Purbaya Ikut Bingung Data Desil BPS, Pilih Pakai Versi Lama Jika Tetap Ngaco

Bisnis | Selasa, 08 September 2026 | 22:26 WIB

Kampus Ini Dorong Mahasiswa Siap Kerja Sejak Hari Pertama Kuliah

Kampus Ini Dorong Mahasiswa Siap Kerja Sejak Hari Pertama Kuliah

Lifestyle | Selasa, 08 September 2026 | 22:24 WIB

Jumlah Pengguna Capcut Tembus 660 Juta, Tersebar di 170 Negara

Jumlah Pengguna Capcut Tembus 660 Juta, Tersebar di 170 Negara

Tekno | Selasa, 08 September 2026 | 22:20 WIB

43 Ribu Anak Jadi Korban, Amnesty Internasional Desak Polisi Usut Pidana Keracunan MBG

43 Ribu Anak Jadi Korban, Amnesty Internasional Desak Polisi Usut Pidana Keracunan MBG

News | Selasa, 08 September 2026 | 22:15 WIB

×