Sejarah, Venue, dan Negara Paling Banyak Meraih Juara di Denmark Open

Reky Kalumata | Suara.com

Rabu, 20 Oktober 2021 | 14:16 WIB
Sejarah, Venue, dan Negara Paling Banyak Meraih Juara di Denmark Open
Denmark Open 2021 logo (Dok BWF)

Suara.com - Tim bulu tangkis Indonesia tengah berjuang di Denmark Open 2021. Bicara ajang ini, penyelenggaraannya nyatanya sudah ada sejak lama.

Sejarah mencatat, Denmark Open dimulai sejak 1935. Kejuaraan sempat dibatalkan pada tahun 1955 hingga tahun 1964 karena Perang Dunia II. Kejuaraan ini biasanya dipertandingkan pada akhir tahun, tepatnya bulan Oktober.

Denmark Open edisi kali ini diadakan di Odense Sport Park. Nama yang disebutkan barusan sudah 14 kali menjadi tuan rumah. Rinciannya: 1988, 1995, 2007 hingga 2017 dan 2021.

Selain Odense, ada 10 venue lain yang digunakan untuk pertandingan Denmark Open. Beberapa di antaranya yaitu:

1935 – 1938, 1945 – 1985: Copenhagen
1990: Aabenraa
1991: Munisipalitas Solrod
1986, 1992: Aalborg
1989, 1993: Hojbjerg
1987, 1994: Esbjerg
1996: Middelfart
1997 – 1999: Vejle
2000 – 2002: Farum
2003 – 2006: Aarhus
1988, 1995, 2007 - 2017: Odense
2021: Odense

Selain sejarah dan lokasi, sejumlah nama-nama bintang sempat lahir di ajang ini. Dari Indonesia, Rudy Hartono pernah juara pada 1970-1971, 1972-1973, 1974-1975, Liem Swie King pada 1977-1978, Hermawan Susanto 1991-1992, dan Simon Santoso 2009, adalah yang mewakili tunggal putra.

Untuk sektor tunggal putri, hanya dua atlet yang mampu bersinar di Denmark Open. Mereka adalah Ivana Lie pada 1979-1980 dan Susy Susanti 1991-1992, 1992-1993. Setelahnya, belum ada lagi wakil Merah Putih dari sektor ini yang pulang dengan piala.

Bergeser ke ganda putra, Kevin Sanjaya dan Markus Gideon merupakan juara bertahan. Minions, demikian julukan mereka, menyabet dua kali juara beruntun di ajang ini pada 2018 dan 2019.

Sebelumnya, Markis Kido dan Hendra Setiawan pada 2008 juga pernah membawa pulang trofi. Dan bergeser ke tahun-tahun sebelumnya, Flandy Limpele dan Eng Hian pada 2000, Rexy Mainaki dan Ricky Soebagdja 1998-1999.

Indonesia juga pernah berjaya di Denmark Open via sektor ganda putra. Ini terjadi pada 1972 hingga 1975. Ketika itu, pasangan Tjun dan Johan Wahjudi merebut tiga kali kemenangan beruntun.

Setelahnya ada Ade Chandra dan Christian Hadinata 1980-1981 dan Denny Kantono dan Antonius Budi Ariantho 1994-1995.

Selanjutnya untuk ganda putri. Di sektor ini, Merah Putih hanya berkibar 2 kali sepanjang keikutsertaan Indonesia. Raihan juara diraih oleh pasangan Imelda Wiguna dan Theresia Widiastuti pada 1974-1975 dan 1978-1979 yang diikuti oleh Verawati Fajrin dan Imelda Wiguna.

Untuk ganda campuran, Tjun dan Regina Masali adalah pasangan yang kali pertama meraih juara Denmark Open. Itu terjadi pada 1974-1975.

Setelahnya, Indonesia baru kembali menelurkan pasangan ganda campuran juara pada 2001-2002. Adalah Trikus Haryanto dan Emma Ermawati yang jadi aktornya.

Juara terakhir ganda campuran terjadi pada 2019. Adalah pasangan Preveen Jordan dan Melati Daeva yang jadi pemenangnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Epic Comeback! Jonatan Christie Taklukkan Shi Yu Qi di Denmark Open 2025

Epic Comeback! Jonatan Christie Taklukkan Shi Yu Qi di Denmark Open 2025

Your Say | Selasa, 21 Oktober 2025 | 06:11 WIB

Cerita Jonatan Christie di Balik Gelar Juara Denmark Open 2025, Sempat Ada Masalah pada Badan

Cerita Jonatan Christie di Balik Gelar Juara Denmark Open 2025, Sempat Ada Masalah pada Badan

Sport | Senin, 20 Oktober 2025 | 15:09 WIB

Denmark Open 2025: Jonatan Christie Juara usai Kalahkan Peringkat Satu Dunia

Denmark Open 2025: Jonatan Christie Juara usai Kalahkan Peringkat Satu Dunia

Sport | Senin, 20 Oktober 2025 | 13:30 WIB

Denmark Open 2025: Kalah di Final, Fajar/Fikri Kecewa karena Banyak Kesalahan Sendiri

Denmark Open 2025: Kalah di Final, Fajar/Fikri Kecewa karena Banyak Kesalahan Sendiri

Sport | Senin, 20 Oktober 2025 | 13:18 WIB

Jojo Juara Denmark Open 2025, Indonesia Lengkapi Koleksi Gelar Super Series

Jojo Juara Denmark Open 2025, Indonesia Lengkapi Koleksi Gelar Super Series

Your Say | Senin, 20 Oktober 2025 | 10:15 WIB

Rekap Perempat Final Denmark Open 2025:2 Wakil Indonesia Lolos ke Semifinal

Rekap Perempat Final Denmark Open 2025:2 Wakil Indonesia Lolos ke Semifinal

Your Say | Sabtu, 18 Oktober 2025 | 14:05 WIB

Denmark Open 2025: Fajar/Fikri Jumpa Lane/Vendy di Perempat Final

Denmark Open 2025: Fajar/Fikri Jumpa Lane/Vendy di Perempat Final

Sport | Jum'at, 17 Oktober 2025 | 14:14 WIB

Underdog di Denmark Open 2025, Debut Rian/Rahmat Tembus Perempat Final

Underdog di Denmark Open 2025, Debut Rian/Rahmat Tembus Perempat Final

Your Say | Jum'at, 17 Oktober 2025 | 09:31 WIB

Rekap Denmark Open 2025 Day 2: Jojo Lolos, Debut Rian/Rahmat Berbuah Manis

Rekap Denmark Open 2025 Day 2: Jojo Lolos, Debut Rian/Rahmat Berbuah Manis

Your Say | Kamis, 16 Oktober 2025 | 13:06 WIB

Rekap Denmark Open 2025 Day 1: Empat Wakil Indonesia Lolos ke Babak Kedua

Rekap Denmark Open 2025 Day 1: Empat Wakil Indonesia Lolos ke Babak Kedua

Your Say | Rabu, 15 Oktober 2025 | 09:49 WIB

Terkini

Berstatus Anak Baru, Doni Tata Pradita Ungkap Kelebihan Veda Ega Pratama di Moto3

Berstatus Anak Baru, Doni Tata Pradita Ungkap Kelebihan Veda Ega Pratama di Moto3

Sport | Rabu, 25 Maret 2026 | 07:11 WIB

Usai Raih Podium Ketiga, Veda Ega Pratama Kian Percaya Diri Hadapi GP AS

Usai Raih Podium Ketiga, Veda Ega Pratama Kian Percaya Diri Hadapi GP AS

Sport | Rabu, 25 Maret 2026 | 07:06 WIB

Nihil Gelar di Tur Eropa, PBSI Apresiasi Meningkatnya Daya Saing Atlet Indonesia

Nihil Gelar di Tur Eropa, PBSI Apresiasi Meningkatnya Daya Saing Atlet Indonesia

Sport | Rabu, 25 Maret 2026 | 07:02 WIB

Konsistensi Jadi Tantangan Alwi Farhan di Level Elite

Konsistensi Jadi Tantangan Alwi Farhan di Level Elite

Sport | Rabu, 25 Maret 2026 | 06:58 WIB

Evaluasi usai Tur Eropa, Putri KW Perlu Tingkatkan Percaya Diri dan Kematangan Permainan

Evaluasi usai Tur Eropa, Putri KW Perlu Tingkatkan Percaya Diri dan Kematangan Permainan

Sport | Rabu, 25 Maret 2026 | 06:55 WIB

Pelatih Ungkap 3 Kekurangan Raymond/Joaquin, Terutama Aspek Non Teknis

Pelatih Ungkap 3 Kekurangan Raymond/Joaquin, Terutama Aspek Non Teknis

Sport | Rabu, 25 Maret 2026 | 06:52 WIB

Pegulat 19 Tahun Dieksekusi Iran, Ini Alasan Saleh Mohammadi Dihukum Mati

Pegulat 19 Tahun Dieksekusi Iran, Ini Alasan Saleh Mohammadi Dihukum Mati

Sport | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:55 WIB

Orleans Masters 2026: Melangkah ke Perempat Final, Amri/Nita Percaya Diri Hadapi Persaingan

Orleans Masters 2026: Melangkah ke Perempat Final, Amri/Nita Percaya Diri Hadapi Persaingan

Sport | Jum'at, 20 Maret 2026 | 09:15 WIB

Orleans Masters 2026: Pantang Menyerah, Raymond/Joaquin Sukses Raih Tiket Delapan Besar

Orleans Masters 2026: Pantang Menyerah, Raymond/Joaquin Sukses Raih Tiket Delapan Besar

Sport | Jum'at, 20 Maret 2026 | 09:12 WIB

Orleans Masters 2026: Kalah dari Rival Lama, Anthony Sinisuka Ginting Ungkap Penyebabnya

Orleans Masters 2026: Kalah dari Rival Lama, Anthony Sinisuka Ginting Ungkap Penyebabnya

Sport | Jum'at, 20 Maret 2026 | 09:09 WIB