Tampil Golden Fly Series, Maria Londa Bersiap Hadapi Pelompat Elite Eropa

Reky Kalumata

Kamis, 02 Desember 2021 | 19:29 WIB
Tampil Golden Fly Series, Maria Londa Bersiap Hadapi Pelompat Elite Eropa
Atlet Maria Londa (ANTARA/HO-Istimewa)

Suara.com - Atlet lompat jauh putri yang baru saja menjuarai PON XX Papua Maria Londa akan akan diberangkatkan oleh PB PASI ke Phuket, Thailand, untuk menjadi peserta dalam kejuaraan Golden Fly Series yang akan berlangsung pada 3-5 Desember.

Kejuaraan tersebut menjadi kompetisi internasional pertama yang diikuti Maria Londa usai partisipasinya dalam SEA Games 2019 di Filipina.

Hal itu tidak lepas dari kondisi yang diakibatkan oleh pandemi COVID-19 yang melanda dunia sehingga terjadi banyak pembatasan, termasuk dibatalkannya kompetisi-kompetisi regional dan internasional.

Setelah batal bertanding dalam SEA Games di Vietnam yang ditunda sampai tahun depan, PB PASI berharap Maria Londa dapat menunjukkan kemampuan sesungguhnya di Phuket, mengingat dalam PON XX atlet dari Bali ini tidak menemui persaingan yang ketat.

Saat itu, hujan turun saat berlangsungnya perlombaan PON di Timika, Maria hanya melompat dua kali, dan dengan lompatan keduanya, 6.26 meter, sudah cukup bagi Maria untuk memenangkan medali emas untuk provinsinya.

Ketua Umum PB PASI Luhut Binsar Pandjaitan berharap agar Maria Londa dapat memanfaatkan kesempatan langka tersebut sebagai batu loncatan karena dia masih diproyeksikan ke SEA Games 2022.

"Meski usianya tidak tergolong muda lagi, saya lihat Maria masih tetap disiplin dan bersemangat. Semoga tahun depan dia merebut medali emas SEA Games," ujar Luhut dalam keterangan tertulis seperti dimuat Antara, Kamis.

Sepanjang kariernya, lompatan terbaik Maria adalah 6.70 meter yang ditorehkannya saat secara fenomenal menjadi juara Asian Games 2014 di Incheon, Korea Selatan.

Prestasi itu diikuti oleh dominasinya, baik dalam lompat jauh mau pun lompat jangkit pesta olahraga Asia Tenggara SEA Games 2015 dan 2017. Pada 2016, Maria mewakili Indonesia ke Olimpiade di Brazil.

baca juga

Kali ini, Maria akan menghadapi lawan-lawan berat di Phuket, yang merupakan atlet-atlet elite Eropa, dan di antaranya terdapat nama Natassia Myronchik-Ivanova.

Atlet dari Belarusia berusia 32 tahun itu memiliki lompatan terbaik 7.08 meter, dan dalam Kejuaraan Eropa Indoor 2019, ia meraih medali perak. Saat ini, Natassia masih berada di urutan ke-11 dunia.

Di samping itu, ada pula Anna Lunyova (30) dari Ukraina dengan lompatan terbaik 6.73 meter, yang sudah malang melintang dalam kompetisi-kompetisi elite di Eropa.

Tuan rumah Thailand menurunkan Parinya Chuaimaroeng dengan lompatan terbaik 6.41 meter, namun prestasinya lebih moncer dalam nomor lompat jangkit.

Pada usianya yang baru menginjak 23 tahun, Parinya adalah peraih medali perak lompat jangkit Asian Games 2018 dan juara Asian Championships 2019 di Doha, Qatar. Dia diperkirakan akan menjadi lawan berat Maria Londa pada Mei tahun depan dalam ajang SEA Games yang dilangsungkan di Hanoi, Vietnam.

Golden Fly Series adalah sebuah pentas perlombaan dan hiburan (sport entertainment) khusus nomor lompat jauh dan lompat galah yang dimasukkan dalam kategori World Challenge oleh badan atletik dunia World Athletics yang bermarkas di Monako.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Gantung Sepatu Demi Keluarga, Eks Sprinter Asian Games Comeback di Lintasan Aspal

Gantung Sepatu Demi Keluarga, Eks Sprinter Asian Games Comeback di Lintasan Aspal

Sport | Minggu, 02 Agustus 2026 | 20:10 WIB

Bidik World Athletics Label, PB PASI Puji PLN Electric Run 2026

Bidik World Athletics Label, PB PASI Puji PLN Electric Run 2026

Sport | Rabu, 29 Juli 2026 | 17:55 WIB

Perluas Regenerasi Atlet Atletik, MAC Seri 1 2026 Sukses Jaring 2.270 Peserta

Perluas Regenerasi Atlet Atletik, MAC Seri 1 2026 Sukses Jaring 2.270 Peserta

Sport | Minggu, 19 Juli 2026 | 09:22 WIB

Atlet Lari Indonesia akan TC ke Kenya sebagai Persiapan Asian Games 2026

Atlet Lari Indonesia akan TC ke Kenya sebagai Persiapan Asian Games 2026

Sport | Jum'at, 09 Januari 2026 | 13:35 WIB

2.188 Atlet Ikut Kejuaraan Atletik di Kudus, Jadi Wadah PB PASI Dorong Regenerasi

2.188 Atlet Ikut Kejuaraan Atletik di Kudus, Jadi Wadah PB PASI Dorong Regenerasi

Sport | Minggu, 30 November 2025 | 09:58 WIB

Lalu Muhammad Zohri Cs Jalani Persiapan SEA Games 2025 di Kenya dan Jepang

Lalu Muhammad Zohri Cs Jalani Persiapan SEA Games 2025 di Kenya dan Jepang

Sport | Senin, 08 September 2025 | 10:33 WIB

NTB dan NTT Diminta Belajar dari PON 2024: Bangun Fasilitas dari Sekarang

NTB dan NTT Diminta Belajar dari PON 2024: Bangun Fasilitas dari Sekarang

Sport | Jum'at, 04 Oktober 2024 | 20:50 WIB

Dukungan Penuh untuk Atletik Indonesia Ukir Prestasi di Kancah Global

Dukungan Penuh untuk Atletik Indonesia Ukir Prestasi di Kancah Global

Sport | Minggu, 29 September 2024 | 20:55 WIB

Lalu Muhammad Zohri Cs Dapat Apparel Baru Jelang Olimpiade 2024

Lalu Muhammad Zohri Cs Dapat Apparel Baru Jelang Olimpiade 2024

Sport | Sabtu, 20 Juli 2024 | 19:14 WIB

Lalu Muhammad Zohri dan Odekta Naibaho Masih Fokus Kualifikasi ke Olimpiade 2024

Lalu Muhammad Zohri dan Odekta Naibaho Masih Fokus Kualifikasi ke Olimpiade 2024

Sport | Senin, 01 April 2024 | 21:51 WIB

Terkini

Bukan Hanya Pangan dan Tempat Tinggal, Ini Kebutuhan Utama Warga Terdampak Gempa NTT

Bukan Hanya Pangan dan Tempat Tinggal, Ini Kebutuhan Utama Warga Terdampak Gempa NTT

News | Jum'at, 04 September 2026 | 00:32 WIB

Pertama Kali Donor Darah? Simak Panduan dan Persiapannya dari Aksi Indodana Finance-KSDD

Pertama Kali Donor Darah? Simak Panduan dan Persiapannya dari Aksi Indodana Finance-KSDD

Lifestyle | Jum'at, 04 September 2026 | 00:24 WIB

Karhutla Masuk Area Konsesi, Lebih dari 10 Perusahaan Perkebunan Sumsel Diminta Klarifikasi

Karhutla Masuk Area Konsesi, Lebih dari 10 Perusahaan Perkebunan Sumsel Diminta Klarifikasi

Sumsel | Kamis, 03 September 2026 | 23:14 WIB

FT Timnas Indonesia U-20 vs Laos: Zahaby Gholy Cetak Brace, Garuda Muda Puncak Klasemen

FT Timnas Indonesia U-20 vs Laos: Zahaby Gholy Cetak Brace, Garuda Muda Puncak Klasemen

Bola | Kamis, 03 September 2026 | 23:00 WIB

Donald Trump Bantah Rencana Ganti Nama Selat Hormuz dengan Namanya Sendiri

Donald Trump Bantah Rencana Ganti Nama Selat Hormuz dengan Namanya Sendiri

Video | Kamis, 03 September 2026 | 23:00 WIB

Kebakaran Renggut Nyawa 3 Pekerja, PT Evyap Beri Bantuan dan Evaluasi Operasional

Kebakaran Renggut Nyawa 3 Pekerja, PT Evyap Beri Bantuan dan Evaluasi Operasional

Sumut | Kamis, 03 September 2026 | 22:58 WIB

Karhutla Sumsel Terus Berulang, Ketimpangan Agraria Kembali Dipertanyakan

Karhutla Sumsel Terus Berulang, Ketimpangan Agraria Kembali Dipertanyakan

Sumsel | Kamis, 03 September 2026 | 22:52 WIB

Dari 566 Korban Keracunan Massal Sidoarjo, Tersisa 34 Santri Masih Dirawat di RS

Dari 566 Korban Keracunan Massal Sidoarjo, Tersisa 34 Santri Masih Dirawat di RS

Jatim | Kamis, 03 September 2026 | 22:49 WIB

Kali Bekasi Hitam Pekat dan Berbau

Kali Bekasi Hitam Pekat dan Berbau

Jabar | Kamis, 03 September 2026 | 22:42 WIB

Polisi Bongkar Jaringan Merkuri Ilegal 1 Ton Senilai Rp2,8 Miliar, Pasok Tambang Emas di 3 Wilayah

Polisi Bongkar Jaringan Merkuri Ilegal 1 Ton Senilai Rp2,8 Miliar, Pasok Tambang Emas di 3 Wilayah

Bogor | Kamis, 03 September 2026 | 22:38 WIB

×