Biar Nggak Makin Penasaran, Ini Beda Tim Satelit dan Pabrikan MotoGP

Cesar Uji Tawakal | Suara.com

Rabu, 02 Februari 2022 | 20:59 WIB
Biar Nggak Makin Penasaran, Ini Beda Tim Satelit dan Pabrikan MotoGP
Fans pebalap Italia Valentino Rossi bersorak dari tribun selama balapan MotoGP Grand Prix Valencia di arena pacuan kuda Ricardo Tormo di Cheste, pada 14 November 2021. JOSE JORDAN / AFP

Suara.com - Dalam dunia balapan MotoGP, tentu Anda mengenal adanya tim satelit dan tim pabrikan. Perbedaannya cukup jelas, dan tentu saja akan kita bahas di dalam artikel ini. Tanpa banyak pengantar, berikut beda tim satelit dan pabrikan MotoGP.

Secara garis besar sebenarnya perbedaan keduanya terletak pada sponsor serta spesifikasi kendaraan yang digunakan. Secara lebih detail, berikut perbedaannya.

Perbedaan Spesifikasi Motor

Cal Crutchlow mengejek Jack Miller dengan menyebutnya bau. (Instagram/@calcrutchlow)
Ilustrasi pembalap tim satelit. (Instagram/@calcrutchlow)

Tim pabrikan, atau tim utama, diberikan hak khusus untuk mendapatkan motor dari pabrik yang mendapatkan update berkala pada spesifikasi mesinnya. Jadi setiap ada pembaruan dari pabrik, maka motor dari tim ini akan mendapatkan prioritas guna mendapatkan pembaruan tersebut. 

Hasilnya jelas, motor tim pabrikan akan lebih unggul secara teknis dari tim satelit yang turut berkompetisi dalam gelaran utama MotoGP di setiap serinya.

Pada motor tim satelit, yang diberikan sebenarnya adalah unit yang sama, namun tanpa disertai update dari pembaruan mesin atau spesifikasi apapun. Sederhananya, ketika motor pabrikan mendapat unit dengan mesin terbaru tahun 2022, maka tim satelit hanya mendapat motor dengan mesin seri 2021-nya.

Di sini membuat gap spesifikasi motor cukup jauh, sehingga tak jarang tim satelit hanya ada sebagai ‘penggembira’ saja selama seri.

Tapi jangan salah, kabar terkini menyebutkan gap spesifikasi mesin ini kian sempit, hingga beberapa kali tim satelit juga berhasil naik podium di beberapa seri balapan.

Terkait dengan Sponsor dan Paparan Media

Jelas, media dan sponsor lebih mengutamakan tim pabrikan yang telah memiliki nama besar. Untuk memasang berbagai sticker atau brand pada unit motor dan seluruh jenis  branding, tim pabrikan akan lebih unggul.

Di sisi lain, tim satelit, yang sebenarnya juga merupakan bagian dari tim pabrikan, mendapatkan paparan media yang tidak terlalu tinggi. Ini sebabnya unit motor juga akan terlihat lebih ‘sepi’ dari sponsor yang biasa menyematkan branding-an di motor pabrikan.

Meski demikian pada kondisi kekinian, beda tim satelit dan pabrikan MotoGP kian menyusut setelah diberlakukannya aturan terbaru. Pabrikan motor bisa memberikan update ada motor tim satelit, selama update tersebut sudah disetujui oleh penyelenggara. Semoga artikel ini berguna, dan selamat beraktivitas!

Kontributor : I Made Rendika Ardian

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

MotoGP Indonesia 2022 di Mandalika Terapkan Sistem Travel Bubble, Begini Skemanya

MotoGP Indonesia 2022 di Mandalika Terapkan Sistem Travel Bubble, Begini Skemanya

Sport | Rabu, 02 Februari 2022 | 20:21 WIB

Bukan Gambling, Ini Sebabnya RNF Yamaha Mau Pakai Jasa Pembalap Tua Andrea Dovizioso

Bukan Gambling, Ini Sebabnya RNF Yamaha Mau Pakai Jasa Pembalap Tua Andrea Dovizioso

Sport | Rabu, 02 Februari 2022 | 20:02 WIB

Kejutan, Maverick Vinales Akhiri Sepang Shakedown Test dengan Menjadi yang Tercepat

Kejutan, Maverick Vinales Akhiri Sepang Shakedown Test dengan Menjadi yang Tercepat

Sport | Rabu, 02 Februari 2022 | 19:31 WIB

Terkini

Terinspirasi NCAA Amerika Serikat, Campus League Resmi Diluncurkan di Jakarta

Terinspirasi NCAA Amerika Serikat, Campus League Resmi Diluncurkan di Jakarta

Sport | Senin, 20 April 2026 | 21:23 WIB

Jadwal Tim Indonesia di Piala Thomas dan Uber 2026, Duel Perdana Lawan Aljazair

Jadwal Tim Indonesia di Piala Thomas dan Uber 2026, Duel Perdana Lawan Aljazair

Sport | Senin, 20 April 2026 | 13:25 WIB

Tak Sabar Debut, Ubed: Bagi Saya Piala Thomas Lebih Bergengsi

Tak Sabar Debut, Ubed: Bagi Saya Piala Thomas Lebih Bergengsi

Sport | Senin, 20 April 2026 | 13:21 WIB

AYO Padel Fest 2026: Pesta Olahraga Urban Terbaru Resmi Gebrak Kawasan Tangerang

AYO Padel Fest 2026: Pesta Olahraga Urban Terbaru Resmi Gebrak Kawasan Tangerang

Sport | Minggu, 19 April 2026 | 21:12 WIB

Debut Pelatih di Thomas Cup 2026, Hendra Setiawan Akui Lebih Pusing Daripada Jadi Pemain

Debut Pelatih di Thomas Cup 2026, Hendra Setiawan Akui Lebih Pusing Daripada Jadi Pemain

Sport | Jum'at, 17 April 2026 | 13:43 WIB

Final Four Priloga 2026: Jakarta Lavani Kalahkan Surabaya Samator 3-0

Final Four Priloga 2026: Jakarta Lavani Kalahkan Surabaya Samator 3-0

Sport | Jum'at, 17 April 2026 | 06:56 WIB

Gencarkan Sport Diplomacy, Erick Thohir dianugerahi KWP Awards 2026

Gencarkan Sport Diplomacy, Erick Thohir dianugerahi KWP Awards 2026

Sport | Jum'at, 17 April 2026 | 00:00 WIB

Sejarah! Jakarta Jadi Tuan Rumah Edisi Perdana Piala Dunia Rallycross

Sejarah! Jakarta Jadi Tuan Rumah Edisi Perdana Piala Dunia Rallycross

Sport | Kamis, 16 April 2026 | 19:16 WIB

Final Four Proliga 2026: LavAni Butuh Kemenangan Atas Bhayangkara untuk Juarai Putaran Kedua

Final Four Proliga 2026: LavAni Butuh Kemenangan Atas Bhayangkara untuk Juarai Putaran Kedua

Sport | Kamis, 16 April 2026 | 19:16 WIB

Musda Perbasi Jabar Diulang? Epriyanto Kasmuri Bingung, DPP Dituding Bikin Keputusan Janggal

Musda Perbasi Jabar Diulang? Epriyanto Kasmuri Bingung, DPP Dituding Bikin Keputusan Janggal

Sport | Kamis, 16 April 2026 | 15:42 WIB