Suara.com - Bintang UFC, Conor MCGregor mengatakan dia tertarik untuk membeli Chelsea dari tapian Rusia, Roman Abramovich. Dia menyampaikannya lewat media sosial.
Roman Abramovich selaku pemilik Chelsea telah mengonfirmasi keputusan untuk menjual The Blues pasca situasi darurat akibat invasi Rusia ke Ukraina.
Hubungan dekat Roman Abramovich dengan Presiden Rusia, Vladimir Putin, membuatnya jadi sasaran pembekuan aset oleh pemerintah Inggris.
McGregor sebelumnya telah menyatakan minatnya untuk membeli Manchester United, tim yang dia diolai, meskipun niat tersebut tak pernah diketahui keasliannya.
Petarung asal Irlandia itu diketahui merupakan salah satu atlet paling kaya di dunia dengan harta bernilai ratusan juta dolar.
Meski demikian, McGregor akan kesulitan untuk membeli Chelsea jika tidak melibatkan konsorsium berisi para investor karena Abramovich mematok harga 3 miliar pound.
Dalam sebuah posting di Twitter, McGregor membagikan tangkapan layar pesan WhatsApp yang berbunyi: “Chelsea dijual 3 miliar pound."
Dia kemudian membalas dengan kalimat, "Ayo beli."
Tangkapan layar itu diunggah McGregor dengan keterangan "Saya ingin menjelajahi ini. @ChelseaFC.”
Abramovich mengungkapkan bahwa dia sedang mendirikan sebuah yayasan dengan semua hasil bersih dari penjualan Chelsea akan digunakan untuk korban invasi Rusia ke Ukraina.
Pria berusia 55 tahun, yang telah memiliki klub London barat sejak 2003 itu, juga mengungkapkan bahwa dia tidak akan menagih hutang Chelsea kepadanya yang diklaim berjumlah 1,5 miliar pound.
“Seperti yang telah saya nyatakan sebelumnya, saya selalu mengambil keputusan dengan kepentingan terbaik klub. Dalam situasi saat ini, oleh karena itu saya telah mengambil keputusan untuk menjual klub, karena saya yakin ini demi kepentingan terbaik klub, para penggemar, karyawan, serta sponsor dan mitra klub," tulis Abramovich di laman resmi Chelsea.
“Penjualan klub tidak akan dilakukan dengan cepat tetapi akan mengikuti proses yang semestinya. Saya tidak akan meminta pinjaman apa pun untuk dilunasi. Ini bukan tentang bisnis atau uang bagi saya, tetapi tentang hasrat murni untuk permainan dan klub."
“Tolong ketahuilah bahwa ini adalah keputusan yang sangat sulit untuk dibuat, dan menyakitkan bagi saya untuk berpisah dengan klub dengan cara ini. Namun, saya yakin ini adalah kepentingan terbaik klub."
“Saya harap saya dapat mengunjungi Stamford Bridge untuk terakhir kalinya untuk mengucapkan selamat tinggal kepada Anda semua secara langsung."