facebook

Ganda Putri Tanah Air Habis di Indonesia Open 2022, Pelatih Tetap Puas

Reky Kalumata | Adie Prasetyo Nugraha
Ganda Putri Tanah Air Habis di Indonesia Open 2022, Pelatih Tetap Puas
Pelatih sektor ganda putri PBSI, Eng Hian di Pelatnas PBSI, Cipayung, Jakarta Timur, Rabu (22/1/2020). (Suara.com / Arief Apriadi)

Coach Didi menerangkan penampilan tiga ganda putri Indonesia sudah cukup bagus

Suara.com - Pelatih ganda putri Tanah Air, Eng Hian atau yang akrab disapa Coach Didi menanggapi penampilan Apriyani Rahayu dan kawan-kawan di ajang Indonesia Open 2022. Seperti diketahui, sudah dipastikan tidak ada nomor ganda putri di semifinal.

Sebelumnya, Indonesia diwakili oleh tiga pasangan di nomor ganda putri. Mereka adalah Apriyani Rahayu/Siti Fadia Silva Ramadhanti, Febriana Dwipuji Kusuma/Amalia Cahaya Pratiwi, dan Febby Valencia Dwijayanti/Ribka Sugiarto.

Febby/Ribka tersingkir di babak awal, sementara Febriana/Amali gugur di 16 besar. Lalu, untuk Apriyani/Fadia harus menyudahi perjuangannya di babak perempatfinal.

Pasangan ganda putri Indonesia, Apriyani Rahayu/Siti Fadia Ramadhanti pada babak kedua Indonesia Open 2022 di Istora Senayan, Jakarta, Kamis (16/6/2022). [BadmintonPhoto/BWF]
Pasangan ganda putri Indonesia, Apriyani Rahayu/Siti Fadia Ramadhanti pada babak kedua Indonesia Open 2022 di Istora Senayan, Jakarta, Kamis (16/6/2022). [BadmintonPhoto/BWF]

Coach Didi menerangkan penampilan tiga ganda putri Tanah Air sudah cukup bagus. Menurutnya, tidak hanya Apriyani/Fadia, pasangan lain punya progres yang baik.

Baca Juga: Kondisi Terkini Yeremia Rambitan Usai Mengerang Kesakitan di Poin Kritis Kontra Malaysia

"Untuk evaluasi keseluruhan di ganda putri, dari penampilan progresnya cukup baik. Kami evaluasi di luar Apri/Fadia dari segi performa jauh lebih baik," kata Didi di Istora Senayan, Jumat (17/6/2022).

"Kami berharap mereka terus belajar untuk event selanjutnya. Kami berharap ganda putri bisa lebih baik dan menghasilkan tidak hanya satu pasang tapi ada 2 atau 3 pasangan lain yang bakal hebat," sambungnya.

Selain Apriyani/Fadia, memang perlu ada peningkatan ekstra dari segi kualitas. Standard latihan khusus penting dilakukan agar bisa mengejar ketinggalan.

"Yang pasti standard bukan hanya teknik tapi juga hal-hal dasar yang harus bervariasi ketika mereka menghadapi lawan. Yang kedua adalah disiplin, di ganda putri sudah punya standard," terangnya.

"Di bawah Apri/Fadia kami harus push untuk itu. Pola permainan dan teknik sebenarnya tidak ada masalah," pungkasnya.

Baca Juga: Indonesia Open 2022: Ganda Putri Nomor 1 Dunia Tersingkir di Perempat Final

Komentar