Red Bull Racing Dapat Sokongan Power Unit Honda hingga F1 2025

Arief Apriadi Suara.Com
Rabu, 03 Agustus 2022 | 09:55 WIB
Red Bull Racing Dapat Sokongan Power Unit Honda hingga F1 2025
Max Verstappen dari Aston Martin Red Bull Racing memenangi balap F1 70th Anniversary di Sirkuit Silverstone, Britania Raya [Honda Racing F1].

Suara.com - Red Bull Racing pada Selasa (2/8/2022) telah memperpanjang kesepakatan dengan Honda terkait dukungan power unit hingga 2025. Durasi itu lebih panjang dua tahun setelah kontrak sebelumnya bakal berakhir pada 2023.

Honda sejatinya sudah undur diri dari Formula 1 (F1) pada akhir 2021 setelah membawa Max Verstappen meraih gelar juara dunia perdananya, merebut titel pebalap untuk pertama kalinya bagi pabrikan Jepang itu sejak mendiang pebalap Brazil Ayrton Senna berjaya bersama McLaren pada 1991.

Meski demikian, pabrikan asal Jepang itu masih akan terus menyokong Red Bull Racing perihal power unit atau mesin di ajang F1 setidaknya hingga 2025 sesuai kesepakatan baru.

Red Bull telah mendirikan perusahaan powertrain mereka sendiri menggunakan kekayaan intelektual Honda untuk menyediakan power unit bagi tim utama mereka di F1 dan tim junior AlphaTauri yang bermarkas di Italia.

Kemitraan itu pada awalnya berdurasi hingga akhir 2023, dengan Red Bull siap mengambil alih operasinya, tapi sekarang diperpanjang hingga akhir 2025, saat olahraga balap itu memperkenalkan generasi baru power unit.

Red Bull saat ini memimpin klasemen pebalap dan konstruktor F1 dengan margin yang jauh dari rival-rivalnya, Verstappen juga berpeluang besar meraih titel keduanya secara beruntun.

"Kami berterima kasih kepada Honda atas respon positif mereka dalam bekerja bersama. Kami sangat senang meneruskan kemitraan kami di F1," kata penasihat tim Red Bull Helmut Marko dikutip Reuters.

"Kami memiliki hubungan yang sukses sejauh ini, memenangi titel pebalap pada 2021 dan saat ini memimpin klasemen tim dan pebalap, dengan tujuan mengamankan kedua gelar musim 2022 itu."

Honda, yang sempat hengkang lebih awal pada 2008, tahun lalu mengumumkan rencananya mundur sebagai pabrikan mesin di F1 pada akhir 2021 dan menyatakan akan fokus ke teknologi emisi nol.

Baca Juga: Leclerc Frustasi Ferrari Bikin Blunder Lagi di F1 GP Hungaria 2022

Tim-tim F1 dan pabrikan telah sepakat untuk membekukan pengembangan power unit mulai awal 2022 hingga akhir 2025, ketika regulasi mesin baru diterapkan, demikian Antara.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Andai Kamu Gabung Kabinet, Cocoknya Jadi Menteri Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Masuk ke Dunia Disney Tanpa Google, Bisakah Selamat?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Hidupmu Diangkat ke Layar Lebar, Genre Film Apa yang Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kira-Kira Cara Kerjamu Mirip dengan Presiden RI ke Berapa?
Ikuti Kuisnya ➔
Checklist Mobil Bekas: 30 Pertanyaan Pemandu pas Cek Unit Mandiri, Penentu Layak Beli atau Tidak
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Mental Health Check-in, Kamu Lagi di Fase Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Jenis Motor Favorit untuk Tahu Gaya Pertemanan Kamu di Jalanan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Gibran Rakabuming Raka?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 15 Soal Matematika Kelas 9 SMP dan Kunci Jawaban Aljabar-Geometri
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Lelah Mental? Cek Seberapa Tingkat Stresmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu SpongeBob, Patrick, Squidward, Mr. Krabs, atau Plankton?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI