Breakingnews! Boy Pohan, Jadi Satu-Satunya Wasit Asia Tenggara Pimpin Semifinal Tinju di Olimpiade 2024 Paris

Pebriansyah Ariefana | Suara.com

Selasa, 06 Agustus 2024 | 16:42 WIB
Breakingnews! Boy Pohan, Jadi Satu-Satunya Wasit Asia Tenggara Pimpin Semifinal Tinju di Olimpiade 2024 Paris
Boy Pohan, Jadi Satu-Satunya Wasit Asia Tenggara Pimpin Semifinal Tinju Di Olimpiade Paris 2024 (capture NHK TV)

Suara.com - Muhammad Arisa Putra Pohan, atau yang akrab disapa Boy Pohan, telah berhasil mengharumkan nama bangsa di kancah olahraga internasional.

Wasit tinju asal Indonesia ini dipercaya memimpin jalannya pertandingan tinju di ajang bergengsi Olimpiade Paris 2024.

Untuk mencapai prestasi gemilang ini, Boy Pohan harus melewati seleksi yang sangat ketat dan bersaing dengan ribuan wasit dari berbagai negara di dunia.

Boy Pohan, Jadi Satu-Satunya Wasit Asia Tenggara Pimpin Semifinal Tinju Di Olimpiade Paris 2024  (capture NHK TV)
Boy Pohan, Jadi Satu-Satunya Wasit Asia Tenggara Pimpin Semifinal Tinju Di Olimpiade Paris 2024 (capture NHK TV)

Proses seleksi yang panjang dan melelahkan akhirnya membuahkan hasil manis ketika namanya terpilih sebagai salah satu dari 44 wasit terbaik dunia.

“Sekarang tersisa 15 wasit yang akan memimpin pertandingan semifinal dan final di Olimpiade Paris 2024. Sisanya dipulangkan karena mendapatkan penilaian di bawah standar kepemimpinan wasit. Sebagai wasit kita tidak boleh salah kasih nilai. Kita akan mendapat poin jika keputusannya benar, serta pengurangan poin jika kurang tepat dalam pengambil keputusan,” ujar Boy Pohan dalam pernyataannya kepada Suara.com, Selasa (6/8/2024).

Selama Olimpiade Paris 2024, Boy Pohan memiliki tugas yang sangat berat.

Boy Pohan, Jadi Satu-Satunya Wasit Asia Tenggara Pimpin Semifinal Tinju Di Olimpiade Paris 2024  (capture NHK TV)
Boy Pohan, Jadi Satu-Satunya Wasit Asia Tenggara Pimpin Semifinal Tinju Di Olimpiade Paris 2024 (capture NHK TV)

Ia harus memimpin pertandingan tinju setidaknya tiga kali sehari dan setiap keputusannya akan dievaluasi secara ketat oleh tim penilai independen.

“Sekarang dari Asia Tenggara wasit juri yang tersisa tinggal saya, selebihnya dari benua lainnya. Tentu ini kebanggaan Merah-Putih dan saya juga berharap bisa memimpin di partai final," tegas Boy Pohan.

Prestasi Boy Pohan di Olimpiade Paris 2024 menjadi bukti bahwa Indonesia memiliki sumber daya manusia yang berkualitas di bidang olahraga.

Boy Pohan, Jadi Satu-Satunya Wasit Asia Tenggara Pimpin Semifinal Tinju Di Olimpiade Paris 2024  (capture NHK TV)
Boy Pohan, Jadi Satu-Satunya Wasit Asia Tenggara Pimpin Semifinal Tinju Di Olimpiade Paris 2024 (capture NHK TV)

Ia berharap dapat menginspirasi generasi muda Indonesia untuk meraih prestasi yang lebih tinggi lagi di kancah internasional.

“Saya juga berharap semoga di Los Angeels 2028 ada atlet tinju Indonesia yang tampil. Kalau wasit juri Insya Allah saya masih bisa berjuang lagi, tapi beda kalau juga ada atlet kita yang tampil,” ungkapnya.

Di Olimpiade Paris 2024, Tim Indonesia berpartner dengan Aice yang juga merupakan Olympic Partner, Li-Ning, Didit Hediprasetyo Foundation, Lavani Jewelry, Kings Travel, Samsung. Serta didukung oleh On Point, Oakley, Canon Indonesia dan Lumix Indonesia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Biodata Rajiah Salsabillah, Hijaber Speed Climber Lolos Perempat Final Olimpiade 2024 Paris

Biodata Rajiah Salsabillah, Hijaber Speed Climber Lolos Perempat Final Olimpiade 2024 Paris

Sport | Selasa, 06 Agustus 2024 | 16:28 WIB

Potret dan Biodata Desak Made Rita Kusuma Dewi, Atlet Olimpiade 2024 Ternyata Bergelar Sarjana

Potret dan Biodata Desak Made Rita Kusuma Dewi, Atlet Olimpiade 2024 Ternyata Bergelar Sarjana

Sport | Selasa, 06 Agustus 2024 | 15:05 WIB

Kiprah Desak Made, Atlet Panjat Tebing yang Lolos ke Perempatfinal Olimpiade 2024

Kiprah Desak Made, Atlet Panjat Tebing yang Lolos ke Perempatfinal Olimpiade 2024

Sport | Selasa, 06 Agustus 2024 | 13:16 WIB

Terkini

Berstatus Anak Baru, Doni Tata Pradita Ungkap Kelebihan Veda Ega Pratama di Moto3

Berstatus Anak Baru, Doni Tata Pradita Ungkap Kelebihan Veda Ega Pratama di Moto3

Sport | Rabu, 25 Maret 2026 | 07:11 WIB

Usai Raih Podium Ketiga, Veda Ega Pratama Kian Percaya Diri Hadapi GP AS

Usai Raih Podium Ketiga, Veda Ega Pratama Kian Percaya Diri Hadapi GP AS

Sport | Rabu, 25 Maret 2026 | 07:06 WIB

Nihil Gelar di Tur Eropa, PBSI Apresiasi Meningkatnya Daya Saing Atlet Indonesia

Nihil Gelar di Tur Eropa, PBSI Apresiasi Meningkatnya Daya Saing Atlet Indonesia

Sport | Rabu, 25 Maret 2026 | 07:02 WIB

Konsistensi Jadi Tantangan Alwi Farhan di Level Elite

Konsistensi Jadi Tantangan Alwi Farhan di Level Elite

Sport | Rabu, 25 Maret 2026 | 06:58 WIB

Evaluasi usai Tur Eropa, Putri KW Perlu Tingkatkan Percaya Diri dan Kematangan Permainan

Evaluasi usai Tur Eropa, Putri KW Perlu Tingkatkan Percaya Diri dan Kematangan Permainan

Sport | Rabu, 25 Maret 2026 | 06:55 WIB

Pelatih Ungkap 3 Kekurangan Raymond/Joaquin, Terutama Aspek Non Teknis

Pelatih Ungkap 3 Kekurangan Raymond/Joaquin, Terutama Aspek Non Teknis

Sport | Rabu, 25 Maret 2026 | 06:52 WIB

Pegulat 19 Tahun Dieksekusi Iran, Ini Alasan Saleh Mohammadi Dihukum Mati

Pegulat 19 Tahun Dieksekusi Iran, Ini Alasan Saleh Mohammadi Dihukum Mati

Sport | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:55 WIB

Orleans Masters 2026: Melangkah ke Perempat Final, Amri/Nita Percaya Diri Hadapi Persaingan

Orleans Masters 2026: Melangkah ke Perempat Final, Amri/Nita Percaya Diri Hadapi Persaingan

Sport | Jum'at, 20 Maret 2026 | 09:15 WIB

Orleans Masters 2026: Pantang Menyerah, Raymond/Joaquin Sukses Raih Tiket Delapan Besar

Orleans Masters 2026: Pantang Menyerah, Raymond/Joaquin Sukses Raih Tiket Delapan Besar

Sport | Jum'at, 20 Maret 2026 | 09:12 WIB

Orleans Masters 2026: Kalah dari Rival Lama, Anthony Sinisuka Ginting Ungkap Penyebabnya

Orleans Masters 2026: Kalah dari Rival Lama, Anthony Sinisuka Ginting Ungkap Penyebabnya

Sport | Jum'at, 20 Maret 2026 | 09:09 WIB