Yuni Kartika Puji Potensi Pemain Muda di Indonesia Para Badminton International 2024

Jum'at, 20 September 2024 | 22:13 WIB
Yuni Kartika Puji Potensi Pemain Muda di Indonesia Para Badminton International 2024
Qanitah Ikhtiar Syakuroh bangga dengan penyelenggaraan Hydroplus Indonesia Para Badminton International 2024. [Dok panitia]

Suara.com - Indonesia menurunkan sejumlah pemain muda pada turnamen para badminton yang diselenggarakan di Solo, Jawa Tengah, 17-22 September.

Perwakilan Bakti Olahraga Djarum Foundation, Yuni Kartika, saat berlangsung HYDROPLUS Indonesia Para Badminton International 2024 di Solo, Jawa Tengah, Jumat, mengatakan Indonesia menerjunkan atlet dari talent scouting atau pencarian bakat di usia 14 dan 15 tahun.

Ia menilai hal tersebut merupakan langkah yang bagus untuk memberikan pengalaman sekaligus regenerasi atlet-atlet muda.

"Kalau lihat permainan kemarin mereka nggak gampang turun di turnamen ini, tapi mereka masih sangat muda, secara pengalaman jangkauan masih perlu diperbaiki," kata Yuni Kartika, Jumat (20/9/2024).

Ia mengatakan kemampuan tersebut harus diasah sejak dini dengan memperbanyak pengalaman mengikuti turnamen.

"Kalau mulai sekarang akan jauh lebih baik, karena pengalaman bertanding internasional tentu beda ya," jelas dia.

Ia juga berharap ajang turnamen tersebut dapat dijadikan sebagai patokan pertandingan para badminton level dunia oleh para pemain muda.

"Ini kan jangka panjangnya sudah mulai kelihatan siapa atlet yang akan diturunkan ke mana. Kalau lihat China jumlah pemainnya luar biasa banyak, Indonesia sebagai negara bulutangkis nggak boleh kalah termasuk di para badminton," paparnya.

Sementara itu, salah satu pemain para badminton Indonesia Qanitah Ikhtiar Syakuroh menargetkan untuk menorehkan prestasi terbaiknya di ajang ini.

Baca Juga: BYD Indonesia: Kembangkan Pasar EV Lebih Penting dari Bersaing dengan Merek Lain

"Khusus untuk saya, penambahan poin tentu berguna untuk mempertahankan peringkat BWF. Ditambah lagi tahun ini status Indonesia Para Badminton sudah menjadi grade 2 level 2, berarti ada lebih banyak poin yang diperebutkan," ungkap pebulu tangkis asal Kulonprogo tersebut. [ANTARA]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Satu Frekuensi Selera Musikmu dengan Pasangan?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan John Herdman? Pelatih Baru Timnas Indonesia
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Otak Kanan vs Otak Kiri, Kamu Tim Kreatif atau Logis?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI