- Petrokimia Gresik meluncurkan tim voli putri Gresik Phonska Plus Pupuk Indonesia (GPPI) untuk Proliga 2026 dengan target juara.
- GPPI merekrut pelatih asing asal Italia, Alessandro Lodi, serta diperkuat pemain nasional dan dua asing berpengalaman.
- Proliga 2026 akan berlangsung 8 Januari hingga 26 April 2026 di sebelas kota, termasuk Gresik sebagai tuan rumah.
Suara.com - Petrokimia Gresik kembali menunjukkan keseriusannya di pentas bola voli nasional. Perusahaan Solusi Agroindustri anggota holding Pupuk Indonesia itu resmi meluncurkan tim voli putri Gresik Phonska Plus Pupuk Indonesia (GPPI) untuk menghadapi kompetisi Proliga 2026 dengan target besar: juara.
Peluncuran tim dilakukan dalam agenda Grand Launching GPPI di Gresik, Jawa Timur, Selasa (6/1/2026).
Berbeda dari musim-musim sebelumnya, GPPI kali ini langsung bergerak cepat dengan mendatangkan pelatih asing sejak awal persiapan, yakni Alessandro Lodi asal Italia.
Direktur Utama Petrokimia Gresik, Daconi Khotob, menilai musim 2026 menjadi momentum terbaik GPPI untuk mengakhiri penantian panjang meraih gelar juara Proliga.
"Selama ikut Proliga kita hanya meraih prestasi tipis-tipis. Tidak pernah kita Juara I, yang ada kita hanya Runner Up sampai enam kali catatannya. Musim ini adalah yang terbaik bagi kita untuk meraih Juara I," kata Daconi dalam keterangannya.
Menurutnya, keputusan mendatangkan pelatih asing sejak awal membuat persiapan tim jauh lebih matang.
Alessandro Lodi dipercaya sebagai head coach karena memiliki jam terbang tinggi di berbagai kompetisi internasional, termasuk di kawasan Asia.
Lodi dikenal memiliki pemahaman kuat terhadap kultur permainan voli Asia serta karakter pemainnya.
Pengalaman tersebut dinilai mempercepat proses adaptasi dan meningkatkan efektivitas latihan bersama GPPI.
Baca Juga: Jakarta Livin' by Mandiri (JLM) Luncurkan Skuad Lengkap, Siap Tancap Gas di Proliga 2026
Tak hanya dari sisi kepelatihan, komposisi pemain GPPI juga mengalami peningkatan signifikan.
Tim ini diperkuat sejumlah pemain terbaik nasional, termasuk empat pemain tim nasional Indonesia yang tampil di SEA Games 2025 Thailand, serta beberapa mantan pemain timnas yang masih berada di usia emas.
GPPI juga mengandalkan dua pemain asing berpengalaman, yakni Oleksandra Bytsenko asal Ukraina dan Annie Mitchem dari Amerika Serikat.
Keduanya telah bergabung dalam sesi latihan rutin tim.
Oleksandra Bytsenko, atau akrab disapa Sasha, memiliki rekam jejak mentereng di kompetisi Asia Tenggara. Terakhir, ia tampil impresif di Filipina dan masuk dalam daftar “Best 5 Top Score” Philippines Volleyball League (PVL).
Pada Proliga 2023, Sasha juga sempat memperkuat Jakarta Pertamina Fastron hingga menembus grand final.
Sementara itu, Annie Mitchem membawa pengalaman kelas dunia. Ia pernah membela Jakarta Livin Mandiri di Proliga 2025 serta mengoleksi berbagai gelar juara internasional, mulai dari Juara 1 South American Club Championship hingga Juara 1 Brasil Superliga.
"Dengan kekuatan tim dan dukungan dari Petrokimia Gresik, kami optimis GPPI bisa juara," tandasnya.
Target juara Proliga 2026 dinilai realistis jika melihat performa GPPI musim lalu. Pada Proliga 2025, GPPI berhasil finis di posisi tiga.
Prestasi gemilang juga diraih sepanjang 2025 dengan menjuarai Livoli Divisi Utama sekaligus mencatatkan Hat-Trick Champions Livoli Divisi Utama.
"Kami berharap prestasi tersebut serta dukungan Phonska Plus, Pupuk Indonesia, dan Petrokimia Gresik Grup menjadi motivasi dan inspirasi bagi seluruh anggota tim untuk melangkah lebih jauh dan memberikan yang terbaik."
"Proliga 2026 bukan hanya tentang kompetisi, tetapi juga tentang memperjuangkan nama besar Gresik Phonska Plus Pupuk Indonesia di kancah olahraga nasional," terangnya.
Ketua Umum PBV Petrokimia Gresik, Iwan Febrianto, menegaskan bahwa skuad GPPI musim ini dibangun dari kombinasi pemain berpengalaman dan talenta muda potensial.
"Kami juga menyadari bahwa regenerasi adalah kunci bagi keberlanjutan prestasi tim di masa depan. Oleh karena itu, tahun ini kami memberikan kesempatan kepada sejumlah pemain muda berbakat untuk bergabung dengan tim utama. Mereka telah menunjukkan potensi yang luar biasa selama proses seleksi dan latihan, dan kami percaya mereka siap untuk bersaing di level kompetisi tertinggi," ujar Iwan.
"Kami memberikan support tim ini dalam menghadapi Proliga 2026. Semoga bisa Juara I," ujarnya singkat.
GPPI dijadwalkan mengikuti Proliga 2026 yang akan berlangsung mulai 8 Januari hingga 26 April 2026 di 11 kota, yakni Pontianak, Medan, Bandung, Gresik, Malang, Bojonegoro, Bogor, Surabaya, Solo, Semarang, dan Yogyakarta.
Sebanyak tujuh tim akan bersaing di Proliga 2026, yaitu Gresik Phonska Plus Pupuk Indonesia, Jakarta Pertamina Energi, Jakarta Elektrik PLN, Bandung Bank BJB Tandamata, Jakarta Popsivo Polwan, Jakarta Livin Mandiri, dan Medan Falcons.
GPPI juga dipercaya menjadi tuan rumah Proliga 2026 Putaran I dan II yang akan digelar pada 29 Januari hingga 2 Februari 2026.