ASEAN Para Games 2025: Para Atletik Indonesia Tak Terbebani Target 25 Emas

Ronald Seger Prabowo

Kamis, 15 Januari 2026 | 22:28 WIB
ASEAN Para Games 2025: Para Atletik Indonesia Tak Terbebani Target 25 Emas
Tim para atletik Indonesia tak merasa terbebani dengan target 25 medali emas dalam ajang ASEAN Para Games (APG) 2025 di Nakhon Ratchasima, Thailand, 20-26 Januari 2026.
baca 10 detik
  • Tim para atletik Indonesia dengan 56 atlet akan berlaga di APG 2025 Thailand tanpa merasa terbebani target 25 medali emas.
  • Thailand diprediksi menjadi pesaing utama dalam perebutan target medali karena statusnya sebagai tuan rumah penyelenggara.
  • Atlet debutan I Kadek Dwi Purwana Yasa menargetkan medali emas terutama pada nomor andalannya yaitu lempar cakram.

Suara.com - Tim para atletik Indonesia tak merasa terbebani dengan target 25 medali emas dalam ajang ASEAN Para Games (APG) 2025 di Nakhon Ratchasima, Thailand, 20-26 Januari 2026.

Tim para atletik yang berkekuatan 56 atlet siap menampilkan performa terbaik yang sudah dilatih secara maksimal selama pelatihan nasional (Pelatnas) di Kota Solo.

"Kita sampaikan kepada tim pelatih dan para atlet agar target 25 medali emas ini tidak dijadikan beban, namun dijadikan sebagai sebuah tantangan agar bertanding dengan penuh semangat, sehingga targetnya bisa tercapai," kata pelatih para atletik Indonesia, Slamet Widodo, Kamis (15/1/26).

Slamet menjelaskan, tim para atletik Indonesia datang ke Thailand dengan 40 persen wajah baru. I Kadek Dwi Purwana Yasa dkk. terpantau saat tampil di Kota Solo dalam event Pekan Paralimpiade Nasional (Peparnas) XVII 2024.

Mereka sudah dipersiapkan untuk menghadapi lawan-lawan berlabel atlet internasional, terutama dari tuan rumah Thailand. Slamet meyakini Thailand masih akan menjadi pesaing utama Indonesia dalam memenuhi target 25 medali emas.

"Saingan kita dari dulu memang Thailand, apalagi sekarang statusnya sebagai tuan rumah. Otomatis mereka lebih siap segalanya, terutama nomor-nomor yang dipertandingkan," ungkap Slamet.

Slamet optimistis seluruh atlet yang dibawa ke Thailand sudah siap bersaing dengan Thailand dan atlet dari negara lain. Cuaca yang tak jauh berbeda memudahkan para atlet dalam beradaptasi.

"Dari sisi venue termasuk bagus karena sudah berstandar internasional. Sementara dari segi cuaca juga tidak jauh berbeda dengan Indonesia. Saya yakin para atlet bisa cepat menyesuaikan diri," ucap Slamet.

Bidik Emas Lempar Cakram

baca juga

Sementara itu, I Kadek Dwi Purwana Yasa yang menjadi salah satu debutan di APG 2025 menyatakan kesiapannya untuk bertarung memperebutkan medali.

Atlet asal Bali ini tak merasakan ketegangan menuju multievent olahraga disabilitas terbesar di Asia Tenggara ini.

Kadek sudah beberapa kali mengikuti ajang internasional, termasuk yang terbaru Asian Youth Para Games 2025 di Dubai, Uni Emirat Arab. Kadek tampil luar biasa dengan membawa pulang tiga medali emas ke Tanah Air.

"Persiapan saya sudah 100 persen. Dari segi mental maupun fisik sudah siap semua. Tidak ada rasa nervous karena mungkin sudah pernah ikut pertandingan internasional," tegas Kadek.

Kadek akan turun di nomor lempar cakram, lempar lembing dan tolak peluru. Dari tiga nomor ini, Kadek menjadikan lempar cakram sebagai nomor andalannya.

"Soal peta kekuatan, saya belum tahu gambarannya seperti apa, terutama atlet-atlet yang juga baru pertama ikut ASEAN Para Games. Semoga nomor cakram saya bisa dapat emas," ucap atlet berusia 17 tahun ini.

Cabang olaharaga para atletik akan dipertandingkan pada 21-25 Januari 2026 di kompleks 80th Birthday Anniversary Commemorative Stadium, Nakhon Ratchasima.

Seluruh atlet dan ofisial para atletik Indonesia sudah tiba di Thailand pada Kamis (15/1/26) sore. Ada waktu empat hari bagi seluruh atlet Indonesia untuk menjalani sesi pelatihan akhir.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Hashim: Hunian Vertikal di Kampung Bandan Wujud Program 3 Juta Rumah

Hashim: Hunian Vertikal di Kampung Bandan Wujud Program 3 Juta Rumah

Bisnis | Kamis, 15 Januari 2026 | 21:41 WIB

Media Vietnam Soroti Reaksi John Herdman yang Kaget Timnas Indonesia Belum Pernah Juara Piala AFF

Media Vietnam Soroti Reaksi John Herdman yang Kaget Timnas Indonesia Belum Pernah Juara Piala AFF

Bola | Kamis, 15 Januari 2026 | 21:00 WIB

Pengaduan Pelanggaran Hak Anak ke KPAI Melonjak, Identitas 66 Persen Pelaku Tidak Diungkap

Pengaduan Pelanggaran Hak Anak ke KPAI Melonjak, Identitas 66 Persen Pelaku Tidak Diungkap

News | Kamis, 15 Januari 2026 | 20:51 WIB

Terkini

FIFA Buka Voting Tim Terbaik Piala Dunia 2026: Argentina Sumbang 5 Pemain, Spanyol?

FIFA Buka Voting Tim Terbaik Piala Dunia 2026: Argentina Sumbang 5 Pemain, Spanyol?

Bola | Rabu, 22 Juli 2026 | 00:08 WIB

Dari Pameran Kudatuli, Megawati Titip Pesan untuk Generasi Muda Indonesia

Dari Pameran Kudatuli, Megawati Titip Pesan untuk Generasi Muda Indonesia

News | Rabu, 22 Juli 2026 | 00:00 WIB

Kasus Dugaan Penculikan Atlet Golf Jesslyn Wijaya, Polisi Telusuri Perjalanan hingga Kuala Lumpur

Kasus Dugaan Penculikan Atlet Golf Jesslyn Wijaya, Polisi Telusuri Perjalanan hingga Kuala Lumpur

News | Selasa, 21 Juli 2026 | 23:39 WIB

Bukan Sekedar Catatan Masa Lalu, Peristiwa Kudatuli Merupakan Simbol Perjuangan Lawan Ketidakadilan

Bukan Sekedar Catatan Masa Lalu, Peristiwa Kudatuli Merupakan Simbol Perjuangan Lawan Ketidakadilan

News | Selasa, 21 Juli 2026 | 23:29 WIB

Usut Aliran Rp 91 Miliar Suap Bea Cukai, KPK Tetapkan Tersangka Baru

Usut Aliran Rp 91 Miliar Suap Bea Cukai, KPK Tetapkan Tersangka Baru

News | Selasa, 21 Juli 2026 | 23:22 WIB

Korupsi Disebut Kejahatan HAM, Mengapa Hak Korban Belum Jadi Perhatian?

Korupsi Disebut Kejahatan HAM, Mengapa Hak Korban Belum Jadi Perhatian?

News | Selasa, 21 Juli 2026 | 23:17 WIB

Aksesori Estetik Makin Digemari, Ini Tempat Belanja Lengkap Incaran Reseller hingga Jastiper

Aksesori Estetik Makin Digemari, Ini Tempat Belanja Lengkap Incaran Reseller hingga Jastiper

Lifestyle | Selasa, 21 Juli 2026 | 23:11 WIB

Salah Setting Aplikasi Navigasi, Pemotor RX-King Nekat Masuk Tol Jagorawi

Salah Setting Aplikasi Navigasi, Pemotor RX-King Nekat Masuk Tol Jagorawi

Jabar | Selasa, 21 Juli 2026 | 23:04 WIB

Anggaran Jasa Belanja Tenaga Ahli Banten Tembus Rp55,47 Miliar, Kepala BPKAD Mengaku Kaget

Anggaran Jasa Belanja Tenaga Ahli Banten Tembus Rp55,47 Miliar, Kepala BPKAD Mengaku Kaget

Banten | Selasa, 21 Juli 2026 | 22:52 WIB

Jembatan di Serang Mulai Dibangun Andra Soni Usai 25 Tahun Tak Tersentuh Perbaikan

Jembatan di Serang Mulai Dibangun Andra Soni Usai 25 Tahun Tak Tersentuh Perbaikan

Banten | Selasa, 21 Juli 2026 | 22:47 WIB

×