Pengaduan Pelanggaran Hak Anak ke KPAI Melonjak, Identitas 66 Persen Pelaku Tidak Diungkap

Erick Tanjung, Lilis Varwati

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:51 WIB
Pengaduan Pelanggaran Hak Anak ke KPAI Melonjak, Identitas 66 Persen Pelaku Tidak Diungkap
Ketua KPAI, Margaret Aliyatul Maimunah. (Dok: Humas KPAI)
baca 10 detik
  • KPAI terima 2.031 kasus pelanggaran hak anak sepanjang tahun 2025.
  • Orang tua kandung menjadi pelaku, namun 66% laporan tidak sebut identitas.
  • Masalah pengasuhan dan kekerasan fisik menjadi jenis pelanggaran paling dominan.

Suara.com - Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) mencatat tingginya akses masyarakat terhadap layanan pengaduan sepanjang tahun 2025. Namun, di balik itu, KPAI menemukan persoalan serius: lemahnya detail laporan, terutama dalam mengungkap identitas pelaku.

Ketua KPAI, Margaret Aliyatul Maimunah, mengungkapkan bahwa sepanjang 2025, KPAI menerima 2.031 kasus pelanggaran hak anak dari 1.508 pengaduan, dengan total korban mencapai 2.063 anak.

“Mayoritas pengaduan disampaikan melalui kanal daring,” kata Margaret dalam konferensi pers Laporan Akhir Tahun 2025 KPAI di Jakarta, Kamis (15/1/2026).

Orang Tua Kandung Jadi Pelaku

Temuan paling memprihatinkan adalah tingginya angka pelanggaran di lingkungan keluarga. Data KPAI menunjukkan, ayah kandung menjadi pelaku sebesar 9 persen dan ibu kandung sebesar 8,2 persen.

Namun, yang lebih mengkhawatirkan adalah 66,3 persen kasus tidak mencantumkan identitas pelaku secara jelas.

"Ini menunjukkan masih adanya ketakutan atau hambatan bagi korban maupun keluarga dalam menyebutkan pelaku sebenarnya," ujar Margaret.

Dari sisi jenis pelanggaran, aduan paling banyak berkaitan dengan masalah pengasuhan, disusul kekerasan fisik/psikis, kekerasan seksual, dan masalah di lingkungan pendidikan. KPAI juga menyoroti tren peningkatan kejahatan digital terhadap anak yang semakin mengkhawatirkan.

Sepanjang 2025, KPAI telah melakukan pengawasan di 87 lokasi, yang mencakup 45 pengawasan program dan 42 pengawasan penanganan kasus pelanggaran hak anak.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

KPAI Soal Kisah Aurelie Moeremans: Child Grooming Kerap Tak Terdeteksi karena Minim Pengetahuan

KPAI Soal Kisah Aurelie Moeremans: Child Grooming Kerap Tak Terdeteksi karena Minim Pengetahuan

News | Rabu, 14 Januari 2026 | 10:51 WIB

Lebih dari Sekadar Kenakalan Remaja: Membedah Akar Psikologis Kekerasan Anak

Lebih dari Sekadar Kenakalan Remaja: Membedah Akar Psikologis Kekerasan Anak

Your Say | Sabtu, 20 Desember 2025 | 07:38 WIB

Anak SD Diduga Bunuh Ibu di Medan: Kejanggalan Kasus dan Mengapa Polisi Sangat Berhati-hati

Anak SD Diduga Bunuh Ibu di Medan: Kejanggalan Kasus dan Mengapa Polisi Sangat Berhati-hati

News | Jum'at, 19 Desember 2025 | 15:30 WIB

Terkini

Satu Pelaku Curas di Bekasi Ditangkap, Polisi Dalami Keterkaitan dengan 12 Kasus Lain

Satu Pelaku Curas di Bekasi Ditangkap, Polisi Dalami Keterkaitan dengan 12 Kasus Lain

Jabar | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:16 WIB

Gandeng 43 Kampus Muhammadiyah, PERADI Profesional Perkuat Pendidikan dan Integritas Advokat

Gandeng 43 Kampus Muhammadiyah, PERADI Profesional Perkuat Pendidikan dan Integritas Advokat

Jogja | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:04 WIB

Jalan Ambles Banjarwangi-Singajaya Sepanjang 15 Meter, Polisi Pasang Garis Pengaman

Jalan Ambles Banjarwangi-Singajaya Sepanjang 15 Meter, Polisi Pasang Garis Pengaman

Jabar | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:59 WIB

Kemasan Bekas Jangan Langsung Dibuang, Mulai Biasakan Mengelolanya dengan Benar

Kemasan Bekas Jangan Langsung Dibuang, Mulai Biasakan Mengelolanya dengan Benar

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:25 WIB

Dear Pemain Keturunan Indonesia di Jerman dan Spanyol, Siap-siap Dipanggil PSSI

Dear Pemain Keturunan Indonesia di Jerman dan Spanyol, Siap-siap Dipanggil PSSI

Bola | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:00 WIB

Tafsir Kerugian Negara Bikin Investor Waswas, Direksi BUMN Bisa Jadi Korban

Tafsir Kerugian Negara Bikin Investor Waswas, Direksi BUMN Bisa Jadi Korban

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:59 WIB

Tak Mau Turun Kasta, BEI Pede Indonesia Selamat dari Ancaman MSCI

Tak Mau Turun Kasta, BEI Pede Indonesia Selamat dari Ancaman MSCI

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:35 WIB

Ramai Dikritik Soal Acara Deklarasi Sumpah Pemuda, Raffi Ahmad Buka Suara

Ramai Dikritik Soal Acara Deklarasi Sumpah Pemuda, Raffi Ahmad Buka Suara

Video | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:30 WIB

In This Economy, Jadi Tentara Bayaran Rusia Diimingi Gaji Selangit Pulang Tinggal Nama

In This Economy, Jadi Tentara Bayaran Rusia Diimingi Gaji Selangit Pulang Tinggal Nama

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:00 WIB

Ketika Nonton Film Bareng Jadi Cara Baru Membangun Kedekatan di Dunia Kerja

Ketika Nonton Film Bareng Jadi Cara Baru Membangun Kedekatan di Dunia Kerja

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 20:47 WIB

×