Setelah Haji, Pos Indonesia Mulai Layani Pengiriman Barang Jamaah Umrah dan PMI

Achmad Fauzi

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:26 WIB
Setelah Haji, Pos Indonesia Mulai Layani Pengiriman Barang Jamaah Umrah dan PMI
Pos Indonesia mulai layani pengiriman barang dari Jamaah umrah dan PMI. [Dokumentasi Pos Indonesia].
baca 10 detik
  • PT Pos Indonesia meluncurkan layanan Kargo Internasional PMI, Haji, dan Umrah untuk memudahkan pengiriman barang dari luar negeri.
  • Layanan baru ini menawarkan keunggulan seperti bea masuk relaksasi, ongkir terjangkau, dan pelacakan kiriman secara *real-time*.
  • Layanan ini dikembangkan dari Kargo Haji sebelumnya untuk mendukung pengiriman 80–100 ton kiriman PMI per bulan.

Suara.com - PT Pos Indonesia (Persero) memperluas layanan logistik internasional setelah musim Haji. Kali ini, BUMN pos tersebut menyasar pengiriman barang jamaah Umrah dan Pekerja Migran Indonesia (PMI) melalui peluncuran layanan Kargo Internasional PMI, Haji, dan Umrah.

Layanan ini ditujukan untuk memudahkan PMI serta jamaah Haji dan Umrah dalam mengirimkan barang dari luar negeri ke Indonesia dengan berbagai kemudahan.

Sejumlah keunggulan ditawarkan, mulai dari relaksasi bea masuk untuk Haji dan PMI, ongkir terjangkau, pelacakan kiriman secara real-time, hingga waktu pengiriman yang lebih cepat melalui kargo udara.

Pos Indonesia mencatat, volume kiriman PMI dari Arab Saudi saat ini telah mencapai 80–100 ton per bulan. Angka tersebut menunjukkan tingginya kebutuhan akan layanan logistik yang efisien, aman, dan memiliki kepastian proses bagi PMI maupun jamaah.

Plt Direktur Bisnis Kurir dan Logistik PT Pos Indonesia (Persero), Prasabri Pesti, mengatakan layanan ini merupakan pengembangan dari Kargo Haji yang sebelumnya telah mendapatkan kemudahan regulasi dari pemerintah.

ilustrasi jemaah umrah [ANTARA FOTO/Fauzan]
ilustrasi jemaah umrah [ANTARA FOTO/Fauzan]

"Melalui Kargo PMI, Haji, dan Umrah, Pos Indonesia ingin memastikan pengiriman barang masyarakat Indonesia dari luar negeri menjadi lebih mudah, cepat, dan memiliki kepastian proses," ujar Prasabri di Jakarta, Kamis (15/1/2026).

Layanan Kargo PMI, Haji, dan Umrah dirancang dengan mengedepankan kepatuhan terhadap ketentuan kepabeanan, keamanan kiriman, serta integrasi proses layanan.

Mulai dari penerimaan barang di luar negeri, pengiriman melalui kargo udara, hingga distribusi langsung ke alamat penerima di Indonesia.

Melalui sinergi lintas kementerian dan lembaga tersebut, Pos Indonesia menegaskan komitmennya untuk memperkuat peran sebagai pintu masuk utama pengiriman kargo internasional.

baca juga

Langkah ini sekaligus menjadi bagian dari transformasi Pos Indonesia menuju pemain logistik nasional dan internasional yang mampu mendukung kebutuhan masyarakat Indonesia di luar negeri.

"Didukung jaringan Pos Indonesia yang menjangkau hingga ke penjuru negeri, layanan ini diharapkan memberikan manfaat nyata bagi PMI dan jamaah," pungkas Pasabri.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Menperin Minta Jemaah Haji Utamakan Produk Dalam Negeri: Dapat 2 Pahala

Menperin Minta Jemaah Haji Utamakan Produk Dalam Negeri: Dapat 2 Pahala

Bisnis | Senin, 22 Desember 2025 | 20:18 WIB

Banyak Materai Palsu di E-Commerce, Pos Indonesia Lakukah Hal Ini

Banyak Materai Palsu di E-Commerce, Pos Indonesia Lakukah Hal Ini

Bisnis | Senin, 15 Desember 2025 | 17:24 WIB

Bupati Aceh Selatan Umrah di Tengah Bencana, Mirwan MS Punya Harta Rp25,9 Miliar

Bupati Aceh Selatan Umrah di Tengah Bencana, Mirwan MS Punya Harta Rp25,9 Miliar

Bisnis | Senin, 08 Desember 2025 | 14:00 WIB

Terkini

Ulasan Hyper Knife: Obsesi, Pengkhianatan, dan Dendam di Meja Operasi

Ulasan Hyper Knife: Obsesi, Pengkhianatan, dan Dendam di Meja Operasi

Your Say | Kamis, 22 Oktober 2026 | 18:30 WIB

Pasokan Gas RI Bertambah Setelah Sumur Jangkrik North East-6 Beroperasi

Pasokan Gas RI Bertambah Setelah Sumur Jangkrik North East-6 Beroperasi

Bisnis | Kamis, 22 Oktober 2026 | 18:29 WIB

Komisi II DPR Minta Anggota KPU Terlibat Pasal Selundupan Gibran Diblacklist

Komisi II DPR Minta Anggota KPU Terlibat Pasal Selundupan Gibran Diblacklist

News | Kamis, 22 Oktober 2026 | 18:23 WIB

Bagaimana Cara Menghilangkan Bau Busuk Membandel di dalam Kulkas Mati?

Bagaimana Cara Menghilangkan Bau Busuk Membandel di dalam Kulkas Mati?

Lifestyle | Kamis, 22 Oktober 2026 | 18:15 WIB

Dua Tahun Pemerintahan Prabowo, PKS Beri Catatan Kritis dari Pangan hingga Kesejahteraan Guru

Dua Tahun Pemerintahan Prabowo, PKS Beri Catatan Kritis dari Pangan hingga Kesejahteraan Guru

News | Kamis, 22 Oktober 2026 | 18:11 WIB

Saat Pesantren dan Ormas Islam Jadi Pahlawan Pendidikan di Pelosok Bogor

Saat Pesantren dan Ormas Islam Jadi Pahlawan Pendidikan di Pelosok Bogor

Bogor | Kamis, 22 Oktober 2026 | 18:11 WIB

Pakai Minyak Zaitun atau Body Lotion Dulu Biar Kulit Glowing? Ini Urutannya yang Tepat

Pakai Minyak Zaitun atau Body Lotion Dulu Biar Kulit Glowing? Ini Urutannya yang Tepat

Lifestyle | Kamis, 22 Oktober 2026 | 18:10 WIB

Bocoran Rapat Kabinet, Prabowo Mau Renovasi 407 RS di Seluruh Indonesia

Bocoran Rapat Kabinet, Prabowo Mau Renovasi 407 RS di Seluruh Indonesia

News | Kamis, 22 Oktober 2026 | 18:06 WIB

Khalid Basalamah Ungkap Biaya Percepatan Haji US$4.500 per Jemaah di Sidang Korupsi

Khalid Basalamah Ungkap Biaya Percepatan Haji US$4.500 per Jemaah di Sidang Korupsi

Sumsel | Kamis, 22 Oktober 2026 | 18:06 WIB

Penyebab Rupiah Meloyo dan Betah di Level Rp18.000 Hari Ini

Penyebab Rupiah Meloyo dan Betah di Level Rp18.000 Hari Ini

Bisnis | Kamis, 22 Oktober 2026 | 18:05 WIB

×