Filipina Imbau Warga Pakai Masker N95, Warga Kalteng Dibagikan Masker Biasa di Tengah Kepungan Asap

Galih Prasetyo

Kamis, 03 September 2026 | 12:28 WIB
Filipina Imbau Warga Pakai Masker N95, Warga Kalteng Dibagikan Masker Biasa di Tengah Kepungan Asap
Istri Gubernur Kalteng, Aisyah Thisia Agustiar di akun Instagram miliknya memposting video saat dirinya membagikan masker biasa kepada warga Kalteng. [Instagram]
baca 10 detik
  • Kabut asap akibat kebakaran hutan di Kalimantan terbawa angin muson barat daya hingga mencapai wilayah Filipina pada 29 Agustus 2026.
  • Pemerintah Filipina mengimbau kelompok rentan menggunakan masker N95 dan membatasi aktivitas luar ruangan karena ancaman gangguan kesehatan.
  • TP PKK Kalimantan Tengah membagikan 3.000 masker biasa kepada masyarakat di Palangka Raya yang memicu kritik dari warganet.

Suara.com - Kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan kembali menjadi sorotan setelah dampaknya dilaporkan mencapai sejumlah wilayah Filipina.

Di tengah kondisi tersebut, muncul perbandingan respons perlindungan kesehatan antara otoritas Filipina dan pemerintah daerah di Kalimantan Tengah (Kalteng).

Istri Gubernur Kalteng, Aisyah Thisia Agustiar di akun Instagram miliknya memposting video saat dirinya membagikan masker biasa kepada warga Kalteng.

"Peduli Kesehatan di Tengah Kabut Asap. Hari ini, 29 Agustus 2026, TP PKK Provinsi Kalimantan Tengah bersama @dinkesprovkalteng membagikan 3.000 masker kepada masyarakat di kawasan Bundaran Besar Palangka Raya," tulis caption postingan istri Gubernur Kalteng itu.

Hal berbeda justru dilakukan pemerintah Filipina. Dikutip dari Manila Bulletin, Kementerian Kesehatan Filipina mengimbau masyarakat, khususnya kelompok rentan, meningkatkan perlindungan diri selama kabut asap masih berpotensi memengaruhi kualitas udara.

Anak-anak, lanjut usia, ibu hamil, serta masyarakat dengan penyakit penyerta dianjurkan menggunakan masker N95 dan membatasi aktivitas di luar ruangan.

Imbauan tersebut diberikan karena paparan kabut asap dapat menyebabkan gangguan kesehatan, seperti batuk, kesulitan bernapas, nyeri dada, serta iritasi mata dan hidung. Kondisi tersebut juga dapat memperburuk gangguan pernapasan yang sudah dimiliki seseorang.

Pemerintah Filipina juga terus memantau kualitas udara dan pergerakan kabut asap untuk menentukan potensi dampaknya terhadap masyarakat.

Sontak saja perbedaan respon dari kedua pemerintah ini mendapat kritik pedas dari netizen di sosial media.

baca juga

"Masker yg ibu bagikan cuma masker medis biasa ga ada efeknya untuk menanggulangi polusi udara yang berasap pekat sekarang ini," tulis salah satu pengguna Thread.

Sementara itu, Badan Meteorologi Filipina, Philippine Atmospheric, Geophysical and Astronomical Services Administration (PAGASA), menyebut perpindahan partikel asap dipengaruhi angin muson barat daya atau habagat yang masih cukup kuat.

Spesialis cuaca PAGASA, Benison Estareja, mengatakan habagat diperkirakan masih bertahan dalam beberapa hari ke depan.

Kondisi tersebut memungkinkan partikel asap dari kebakaran di sekitar Kalimantan terbawa menuju wilayah Filipina.

“Sistem cuaca yang berlaku saat ini dan dalam beberapa hari ke depan masih merupakan muson barat daya, dan relatif belum melemah,” kata Estareja, dikutip dari Manila Bulletin.

Menurut Estareja, selama kebakaran masih berlangsung di Kalimantan, potensi perpindahan partikel asap menuju Filipina tetap terbuka.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Rusak Paru-paru Dunia, Legislator PKB Desak Pemerintah Tetapkan Karhutla Sebagai Bencana Nasional

Rusak Paru-paru Dunia, Legislator PKB Desak Pemerintah Tetapkan Karhutla Sebagai Bencana Nasional

News | Kamis, 03 September 2026 | 09:55 WIB

Dua ABK Filipina Tewas dalam Penyerangan Kapal Tanker Arab Saudi di Selat Hormuz

Dua ABK Filipina Tewas dalam Penyerangan Kapal Tanker Arab Saudi di Selat Hormuz

News | Kamis, 03 September 2026 | 07:37 WIB

Kabut Asap Karhutla Kepung Kalimantan Selatan

Kabut Asap Karhutla Kepung Kalimantan Selatan

Foto | Kamis, 03 September 2026 | 07:30 WIB

Habitat Ludes Terbakar! Karhutla Kalimantan Picu Risiko Konflik Satwa dengan Manusia

Habitat Ludes Terbakar! Karhutla Kalimantan Picu Risiko Konflik Satwa dengan Manusia

News | Rabu, 02 September 2026 | 21:20 WIB

Komdigi Bongkar Alasan Video Kasus Pejompongan Bisa Hilang dari Platform

Komdigi Bongkar Alasan Video Kasus Pejompongan Bisa Hilang dari Platform

Tekno | Rabu, 02 September 2026 | 20:25 WIB

Terkini

Kita Tak Wajib Menjadi Penampung Masalah Rumah Tangga Orang Lain

Kita Tak Wajib Menjadi Penampung Masalah Rumah Tangga Orang Lain

Your Say | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 18:00 WIB

Peta Jalan Menuju LRT: Tiga Zona Penghubung Disiapkan di Stasiun KAI Manggarai

Peta Jalan Menuju LRT: Tiga Zona Penghubung Disiapkan di Stasiun KAI Manggarai

News | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 17:58 WIB

Indonesia Masuk Nominasi AFC Awards 2026, PSSI Bersaing dengan Kamboja dan Myanmar

Indonesia Masuk Nominasi AFC Awards 2026, PSSI Bersaing dengan Kamboja dan Myanmar

Bola | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 17:56 WIB

Drama Kelangkaan BBM di Bali: Saat Pertalite Jadi 'Barang Mewah' di Tangan Calo Online

Drama Kelangkaan BBM di Bali: Saat Pertalite Jadi 'Barang Mewah' di Tangan Calo Online

Your Say | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 17:54 WIB

Manipulasi Kode Produk hingga Suap Pemeriksa Pajak, Direktur TPL Jadi Tersangka

Manipulasi Kode Produk hingga Suap Pemeriksa Pajak, Direktur TPL Jadi Tersangka

News | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 17:51 WIB

Perpres Ojol Terbit, Potongan Aplikasi Maksimal 8 Persen

Perpres Ojol Terbit, Potongan Aplikasi Maksimal 8 Persen

Bisnis | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 17:50 WIB

Apakah Mitos di Waduk Salmokji Seseram di Film Salmokji: Whispering Water?

Apakah Mitos di Waduk Salmokji Seseram di Film Salmokji: Whispering Water?

Your Say | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 17:50 WIB

BRI Peduli Bangun Jembatan Gantung di Cianjur, Permudah Akses Sekolah dan Aktivitas Ekonomi Warga

BRI Peduli Bangun Jembatan Gantung di Cianjur, Permudah Akses Sekolah dan Aktivitas Ekonomi Warga

Bisnis | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 17:49 WIB

PLTP Gunung Ungaran dan Wisata Bandungan Bisa Berdampingan, Ini Syaratnya

PLTP Gunung Ungaran dan Wisata Bandungan Bisa Berdampingan, Ini Syaratnya

Bisnis | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 17:46 WIB

Review Film Street Fighter: Kembalinya Turnamen Bela Diri Paling Ikonik!

Review Film Street Fighter: Kembalinya Turnamen Bela Diri Paling Ikonik!

Your Say | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 17:45 WIB

×