- FIBA menunda FIBA West Asia Super League (WASL) musim 2025/2026 akibat perkembangan konflik di kawasan Asia.
- Penundaan preventif ini mencakup WASL-Gulf League dan WASL-West Asia League demi menjamin keselamatan seluruh pihak terkait.
- Laga terakhir grup Sagesse SC vs Gorgan dan semifinal Gulf League dihentikan sementara hingga kondisi memungkinkan.
Suara.com - FIBA memutuskan menunda pelaksanaan FIBA West Asia Super League (WASL) musim 2025/2026 menyusul situasi konflik yang berkembang di kawasan Asia.
Melalui laman resminya pada Senin (2/3/2026), FIBA menyampaikan bahwa penundaan mencakup dua kompetisi, yakni WASL-Gulf League dan WASL-West Asia League. Keputusan ini diambil setelah mempertimbangkan perkembangan situasi di Iran dan wilayah sekitarnya.
Kantor Regional FIBA Asia menjelaskan langkah tersebut bersifat preventif demi menjamin keselamatan seluruh pihak yang terlibat, termasuk pemain, ofisial pertandingan, staf klub, serta federasi nasional peserta.
Pada ajang WASL-West Asia League, laga terakhir fase grup antara Sagesse SC melawan Shahrdari Gorgan semula dijadwalkan berlangsung di Zouk Mikayel, Lebanon, Kamis (5/3/2026). Pertandingan tersebut kini ditunda hingga waktu yang belum ditentukan.
Sementara itu, di WASL-Gulf League, rangkaian semifinal dengan format best-of-three juga dihentikan sementara. Klub Arab Saudi Al Ittihad Jeddah awalnya dijadwalkan menjamu Kuwait Club di Jeddah pada Senin (9/3/2026).
Sehari kemudian, AlUla Club direncanakan menghadapi Al Arabi SC di Madinah. Seluruh rangkaian pertandingan lanjutan yang sebelumnya dijadwalkan berlangsung pada pekan berikutnya juga resmi ditangguhkan.
FIBA menegaskan bahwa pihaknya terus memantau situasi secara cermat serta berkoordinasi dengan klub dan federasi nasional terkait. Jadwal baru untuk kompetisi WASL akan diumumkan setelah kondisi dinilai memungkinkan.
(Antara)