- Aryna Sabalenka mencatat sejarah dengan mempertahankan peringkat satu dunia selama 77 pekan berturut-turut melampaui rekor Chris Evert.
- Sabalenka menempati posisi ke-11 dalam daftar durasi terlama sebagai petenis nomor satu dunia sepanjang sejarah tenis putri.
- Petenis tersebut mendominasi musim 2026 dengan perolehan tiga gelar juara dan total 11.025 poin peringkat dunia WTA.
Suara.com - Petenis putri dunia, Aryna Sabalenka, mencatatkan tonggak sejarah baru dengan memperpanjang masa kekuasaannya sebagai peringkat satu dunia selama 77 pekan berturut-turut. Catatan tersebut melampaui rekor milik Chris Evert.
Berdasarkan data WTA, Selasa, Sabalenka kini menempati peringkat ke-11 dalam daftar petenis putri dengan durasi terlama sebagai nomor satu dunia sepanjang sejarah.
Untuk menembus 10 besar, ia masih perlu melewati catatan Martina Hingis yang mencatat 80 pekan berturut-turut di posisi teratas pada periode 1997 hingga 1998.
Adapun daftar teratas masih dihuni oleh Steffi Graf dan Serena Williams dengan masing-masing 186 pekan berturut-turut, disusul Martina Navratilova dengan 156 pekan, serta Ashleigh Barty dengan 114 pekan.
Sementara itu, Evert sendiri sebenarnya memiliki catatan lebih panjang dalam sejarah, yakni 113 pekan berturut-turut di peringkat satu dunia pada periode 1976-1978.
Dalam daftar lainnya, Graf juga memiliki catatan 94 pekan, kemudian Monica Seles dengan 91 pekan. Navratilova kembali tercatat dengan 90 pekan, disusul Graf dengan 87 pekan, serta Hingis dengan 80 pekan yang menutup 10 besar.
Sabalenka menjalani musim 2026 dengan performa dominan, mencatat rekor menang/kalah 23-1 dan telah meraih tiga gelar.
Ia membuka musim dengan gelar di Brisbane, sebelum mengalami satu-satunya kekalahan saat menghadapi Elena Rybakina di final Australian Open.
Setelah absen dari rangkaian turnamen Timur Tengah pada Februari, Sabalenka kembali tampil impresif dengan menjuarai Indian Wells untuk pertama kalinya serta mempertahankan gelar Miami Open.
Dalam 12 kemenangan beruntun di rangkaian “Double Sunshine”, ia hanya kehilangan dua set dan telah memenangkan 47 dari total 51 set sepanjang musim ini.
Juara Grand Slam empat kali itu kini mengoleksi 11.025 poin peringkat, unggul 2.917 poin dari Rybakina yang berada di posisi kedua.
Sabalenka juga memimpin klasemen Race to the WTA Finals dan selanjutnya dijadwalkan tampil di Porsche Tennis Grand Prix di Stuttgart pekan depan, turnamen yang belum pernah ia menangkan meski sudah empat kali mencapai final.
(Antara)