- Universitas Pelita Harapan dan Universitas Bina Nusantara berbagi gelar juara dalam Campus League 2026 Regional Jakarta di Tangerang.
- Tim putri BINUS mengalahkan UPH dengan skor 47-37, sementara tim putra UPH menundukkan BINUS dengan skor akhir 67-55.
- Pemenang regional kini bersiap melanjutkan kompetisi di babak The Nationals yang akan berlangsung pada 7-13 Juni 2026 mendatang.
Suara.com - Pertarungan sarat gengsi di partai puncak Campus League 2026 Basketball Regional Jakarta Season 1 akhirnya menahbiskan dua kekuatan besar yang harus rela berbagi gelar juara.
Universitas Pelita Harapan (UPH) Tangerang dan Universitas Bina Nusantara (BINUS) Jakarta membuktikan diri sebagai penguasa bola basket mahasiswa di Jakarta dan sekitarnya.
Laga final yang digelar di UPH Basketball Court, Tangerang, pada Minggu (31/5/2026), menyajikan drama adu taktik yang menguras emosi dan fisik para pemain.
Drama Sektor Putri dan Kegemilangan BINUS
![UPH dan BINUS berbagi gelar juara Campus League 2026 Regional Jakarta. BINUS berjaya di sektor putri, sementara UPH menuntaskan balas dendam di final putra. [Dok. Campus League]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2026/06/01/59176-campus-league-2026-regional-jakarta.jpg)
Pada sektor putri, BINUS Jakarta sukses membungkam perlawanan sengit tuan rumah UPH Tangerang dengan skor 47-37.
Pertandingan berjalan dengan intensitas tinggi sejak tip-off. BINUS langsung mengambil inisiatif untuk mendominasi permainan.
Meski demikian, strategi pertahanan rapat yang dibangun pelatih Fajar Kusumasari dari kubu UPH membuat kuarter pertama hanya berakhir tipis 11-10 untuk keunggulan BINUS.
Memasuki kuarter kedua, point guard andalan BINUS, Keira Ammabel Hadinoto, mulai mengambil alih komando serangan untuk menjaga keunggulan menjadi 22-19 saat turun minum.
Perubahan taktik UPH pada kuarter ketiga sempat membuahkan hasil positif hingga mereka berhasil menyamakan kedudukan menjadi 33-33 sebelum memasuki kuarter penentuan.
Namun, tembakan tiga angka krusial dari Keira Ammabel pada kuarter keempat akhirnya meruntuhkan mental tuan rumah dan mengunci gelar juara bagi BINUS Jakarta.
Pelatih tim putri BINUS, M. Ridzky Ichwan Pratama, menegaskan bahwa gelar juara di edisi perdana ini menjadi sejarah yang tidak akan terlupakan.
Balas Dendam Tim Putra UPH Tangerang
Kegagalan di sektor putri langsung dibayar lunas oleh tim putra UPH Tangerang yang tampil dominan saat menghadapi BINUS.
Sejak menit pertama, anak asuh pelatih Stephen Metcalfe langsung menekan pertahanan lawan dan menutup kuarter pertama dengan keunggulan 21-14.
Intensitas permainan tuan rumah terus dipertahankan pada kuarter kedua meski BINUS mencoba bermain lebih agresif. UPH tetap unggul 35-24 saat jeda pertandingan.
Pola pertahanan disiplin yang diterapkan UPH pada kuarter ketiga dan keempat membuat BINUS kesulitan mengembangkan permainan hingga laga ditutup dengan skor meyakinkan 67-55 untuk kemenangan tuan rumah.
Kapten tim putra UPH, Aaron Nathanael, menyebut kemenangan ini merupakan hasil dari kultur disiplin yang telah lama tertanam dalam skuad Eagles.
"Menurut saya Eagles punya kultur budaya yang berbeda, menurut saya kultur di UPH ini kita dituntut harus sempurna di dalam maupun luar lapangan," tegas Aaron.
Fokus Menuju The Nationals
Kini, seluruh pemenang dari Regional Jakarta harus segera memulihkan kondisi fisik untuk menghadapi persaingan di babak The Nationals.
Wakil Rektor 4 UPH Tangerang, Andry Panjaitan, mengapresiasi antusiasme seluruh mahasiswa yang telah menunjukkan proses pendewasaan melalui kompetisi olahraga ini.
Di sisi lain, kejutan menarik datang dari Institut Perbanas yang dipastikan melaju ke The Nationals usai mengalahkan Universitas Trisakti dengan skor 65-41 dalam perebutan posisi ketiga.
Institut Perbanas otomatis mengisi satu slot kosong sektor putra dari Regional Samarinda yang musim ini hanya mengirimkan satu wakil.
CEO Campus League, Ryan Gozali, mengaku bangga melihat tingginya sportivitas yang ditunjukkan para mahasiswa sepanjang penyelenggaraan Regional Jakarta.
Sebagai informasi, fase puncak The Nationals Season 1 akan berlangsung pada 7-13 Juni 2026 dan mempertemukan para juara dari lima regional berbeda di Indonesia.