- Timnas voli putri Indonesia menargetkan posisi empat besar pada ajang Piala AVC Putri 2026 di Filipina.
- Sebanyak 14 pemain gabungan senior dan junior telah dipersiapkan melalui pemusatan latihan intensif di Sentul, Jawa Barat.
- Indonesia akan menghadapi persaingan ketat dari tim kuat Asia seperti juara bertahan Iran dan runner-up Kazakhstan.
Suara.com - Tim nasional bola voli putri Indonesia mengusung target menembus empat besar pada ajang Piala AVC Putri 2026 di Filipina.
Target tersebut dipasang untuk memperbaiki pencapaian tahun lalu saat skuad Merah Putih finis di peringkat kelima Asia.
Manajer tim, Luciana Taroreh, menegaskan bahwa perpaduan pemain muda eks Timnas U-21 dan pemain senior menjadi modal utama tim untuk mencapai target tersebut.
Skuad Garuda Pertiwi berkekuatan 14 pemain terbaik yang telah melalui proses seleksi dan persiapan di bawah arahan tim pelatih nasional.
Pengumuman target sekaligus pelepasan resmi tim dilakukan di Padepokan Voli Jenderal Polisi Kunarto, Sentul, Jawa Barat, Selasa (2/6).
"Kami berharap untuk AVC kali ini bisa meningkatkan peringkat dibandingkan tahun lalu. Sebelumnya kami peringkat lima dan nanti bisa tembus minimal empat besar," ujar Luciana Taroreh.
Perpaduan Pemain Senior dan Junior Jadi Andalan
Luciana menjelaskan kehadiran para pemain muda eks Timnas U-21 diharapkan mampu menambah energi sekaligus menjaga stabilitas permainan saat menghadapi tekanan di lapangan.
Tim pelatih juga telah menyusun program khusus agar seluruh pemain berada dalam kondisi terbaik sebelum bertolak ke Filipina.
Persiapan tidak hanya berfokus pada peningkatan kemampuan teknik, tetapi juga penguatan mental bertanding melalui sejumlah laga uji coba internasional.
Seluruh pemain dilaporkan dalam kondisi bugar tanpa kendala cedera serius yang mengganggu program latihan selama pemusatan latihan di Sentul.
Luciana pun meminta dukungan dan doa dari masyarakat Indonesia agar tim mampu tampil maksimal sepanjang turnamen.
"Mohon doa dari seluruh bangsa Indonesia agar anak-anak tampil all-out. Semoga 14 pemain kami bisa tampil dalam kondisi prima sehingga dapat menghasilkan hasil yang bagus," tuturnya.
Waspadai Kekuatan Iran dan Kazakhstan
Perjalanan Indonesia di Piala AVC Putri 2026 diprediksi tidak mudah karena harus menghadapi sejumlah tim kuat Asia.
Iran yang berstatus juara bertahan disebut menjadi salah satu lawan terberat yang harus diantisipasi skuad Merah Putih.
Selain Iran, Kazakhstan yang menjadi runner-up pada edisi sebelumnya juga diperkirakan menjadi pesaing utama dalam perebutan posisi terbaik.
Federasi turut memberi perhatian khusus kepada Hong Kong dan Lebanon yang berpotensi menjadi batu sandungan dalam persaingan.
Meski Indonesia memiliki catatan cukup baik saat menghadapi Hong Kong, Luciana mengingatkan para pemain agar tetap fokus dan tidak meremehkan lawan.
Menurutnya, keberhasilan menembus semifinal akan menjadi bukti perkembangan positif voli putri Indonesia di level Asia.
Piala AVC Putri 2026 Digelar di Filipina
Piala AVC Putri merupakan kejuaraan tahunan yang menjadi tolok ukur kekuatan bola voli putri di Asia di bawah naungan Konfederasi Bola Voli Asia (AVC).
Edisi 2026 akan berlangsung di Candon City Arena, Filipina, pada 6-14 Juni 2026. Turnamen ini diharapkan menjadi momentum bagi negara-negara Asia Tenggara, termasuk Indonesia, untuk menunjukkan peningkatan kualitas permainan di level benua.