- Pebulu tangkis Jonatan Christie berhasil lolos ke semifinal Indonesia Open 2026 setelah mengalahkan wakil Jepang, Yushi Tanaka.
- Pertandingan yang berlangsung di Istora Senayan, Jumat (5/6/2026), dimenangkan Jonatan dua gim langsung dengan skor 21-19, 24-22.
- Kemenangan ini menjadi modal penting bagi Jonatan untuk menjaga asa meraih gelar juara di ajang BWF World Tour.
Suara.com - Pebulu tangkis tunggal putra Indonesia, Jonatan Christie, sukses mengunci satu tempat di babak semifinal turnamen prestisius Indonesia Open 2026.
Pemain yang akrab disapa Jojo itu berhasil memulangkan wakil Jepang, Yushi Tanaka, lewat pertarungan sengit yang berlangsung di Istora Senayan, Jakarta, Jumat (5/6/2026).
Kemenangan ini menjadi modal krusial bagi Indonesia untuk tetap menjaga asa meraih gelar juara di hadapan pendukung sendiri pada ajang level BWF World Tour Super 1000 tersebut.
Drama Poin Kritis di Istora Senayan
![Pebulu tangkis tunggal putra Indonesia Jonatan Christie saat melawan tunggal putra Jepang Yushi Tanaka pada babak 8 besar Polytron Indonesia Open 2026 di Istora Senayan, Jakarta, Jumat (5/6/2026). [Suara.com/Alfian Winanto]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2026/06/05/46233-indonesia-open-2026-jonatan-christie.jpg)
Jonatan Christie menyudahi perlawanan Tanaka melalui kemenangan dua gim langsung dengan skor 21-19 dan 24-22.
Meski menang tanpa melalui rubber game, jalannya pertandingan terbilang sangat alot karena kedua pemain saling berbalas serangan dengan intensitas tinggi.
Pada gim pertama, Jojo sempat tertinggal saat interval dengan skor 10-11 akibat kesulitan mengimbangi kecepatan permainan yang ditunjukkan Tanaka.
Beruntung, selepas interval, Jojo perlahan mampu bangkit dan menyamakan kedudukan menjadi 17-17 sebelum akhirnya menutup gim pertama dengan skor tipis 21-19.
Memasuki gim kedua, fokus Jojo sempat goyah di awal permainan yang membuat sejumlah serangan lawan gagal diantisipasi dengan baik.
Namun, mentalitas juara Jojo berbicara saat ia berhasil membalikkan keadaan menjadi 11-10 tepat sebelum interval.
Selepas itu, duel berlangsung semakin panas dengan aksi saling kejar poin yang memaksa terjadinya setting hingga angka 24-22 untuk kemenangan Jojo.
Faktor Angin Jadi Tantangan
![Pebulu tangkis tunggal putra Indonesia Jonatan Christie saat melawan tunggal putra Jepang Yushi Tanaka pada babak 8 besar Polytron Indonesia Open 2026 di Istora Senayan, Jakarta, Jumat (5/6/2026). [Suara.com/Alfian Winanto]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2026/06/05/40402-indonesia-open-2026-jonatan-christie.jpg)
Usai laga, Jojo mengakui bahwa penampilannya kali ini sangat dipengaruhi oleh perubahan kondisi teknis di dalam arena pertandingan.
Ia menyoroti adanya perbedaan embusan angin di lapangan yang cukup signifikan dibandingkan hari-hari sebelumnya.
"Tadi ada sedikit perubahan dari segi lapangan karena kondisi angin mungkin sedikit berubah dikarenakan mungkin ada panggung," kata Jojo seusai pertandingan.
Kondisi tersebut memaksa unggulan kelima itu untuk terus melakukan penyesuaian demi menjaga akurasi pukulan di setiap gim.
"Jadi tadi memang sempat untuk penyesuaian lagi di set satu, set dua, karena sedikit berbeda dari satu dua hari yang sebelumnya."
"Jadi ya memang penyesuaian lagi dan ya memang nggak mudah tadi juga Yushi juga bermain cukup baik," imbuh Jojo memberikan apresiasi kepada lawannya.
Dominasi atas Yushi Tanaka Berlanjut
Hasil manis ini sekaligus mempertegas dominasi Jonatan Christie setiap kali bertemu dengan pebulu tangkis asal Jepang tersebut.
Dari total empat pertemuan resmi di berbagai ajang, Jojo kini mencatatkan rekor impresif dengan meraih tiga kemenangan dan hanya sekali menelan kekalahan.
Keberhasilan menembus babak empat besar ini tentu membangkitkan optimisme publik Istora agar tradisi juara di sektor tunggal putra tetap terjaga.
Langkah Jojo menuju partai puncak kini tinggal menyisakan satu rintangan berat dari wakil Asia Tenggara lainnya.
Di babak semifinal, Jonatan Christie dijadwalkan menghadapi tunggal putra Thailand, Teeraratsakul Panitchaphon, untuk memperebutkan tiket ke final Indonesia Open 2026.