BGN Tegaskan Motor Listrik SPPG Bukan Barang Korupsi, Bakal Dihibahkan ke Lembaga Lain

Bangun Santoso, Lilis Varwati

Selasa, 21 Juli 2026 | 20:45 WIB
BGN Tegaskan Motor Listrik SPPG Bukan Barang Korupsi, Bakal Dihibahkan ke Lembaga Lain
Ilustrasi motor listrik MBG. (Dok. ist)
baca 10 detik
  • Badan Gizi Nasional memutuskan mengalihkan armada motor listrik operasional SPPG kepada kementerian dan lembaga lain yang lebih membutuhkan.
  • Evaluasi menunjukkan motor listrik tidak efisien bagi kepala SPPG yang lebih fokus melakukan pengawasan di dalam dapur.
  • Keterbatasan akses pengisian daya di wilayah 3T menjadi pertimbangan utama pengalihan aset yang dibeli melalui APBN tersebut.

Suara.com - Badan Gizi Nasional (BGN) memastikan armada motor listrik yang semula disiapkan untuk operasional Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) akan dialihkan pemanfaatannya ke kementerian dan lembaga lain yang memerlukan.

Keputusan terkait motor listrik SPPG itu diambil setelah dilakukan evaluasi terhadap kebutuhan di lapangan.

Juru Bicara sekaligus Wakil Kepala BGN, Agustina Arumsari menegaskan bahwa kendaraan tersebut dibeli menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN), sehingga membantah anggapan yang menyebut motor listrik itu merupakan barang hasil korupsi.

"Kalau kemarin ada yang selalu mengeluh itu hasil korupsi, bukan hasil korupsi. Itu uang yang sudah dibayar oleh kas negara," kata Arum dalam konferensi pers di Gedung BGN, Jakarta Selatan, Selasa (21/7/2026).

Menurutnya, hasil evaluasi menunjukkan kendaraan tersebut tidak sesuai dengan kebutuhan operasional kepala SPPG.

Sebab, kepala SPPG lebih banyak menjalankan tugas pengawasan di dalam dapur ketimbang melakukan mobilitas ke lapangan.

Selain itu, keterbatasan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU), terutama di wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T), juga menjadi salah satu pertimbangan BGN untuk tidak melanjutkan penggunaan motor listrik tersebut di SPPG.

"Kepala SPPG yang sebenarnya, menurut kami, enggak membutuhkan. Karena fungsi mereka kan sebenarnya lebih kepada pengawasan di dalam. Mereka enggak yang perlu motor atau di lapangan dan sebagainya. Hanya memang tadi kita bilang, motornya, motor listrik," jelas Arum.

Kendati begitu, motor tersebut tetap akan dimanfaatkan.

baca juga

"Intinya ya akan kita manfaatkan, tapi mungkin enggak semua juga untuk BGN lah yang terlalu banyak. Karena itu sudah dibayar oleh ruang negara," ucapnya.

Karena itu, BGN tengah mengkaji pengalihan pemanfaatan kendaraan tersebut ke kementerian dan lembaga lain yang dinilai lebih membutuhkan.

Di antaranya Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Kemendukbangga), penyuluh pertanian, hingga guru.

Arum menegaskan pengalihan dilakukan agar aset yang telah dibeli menggunakan uang negara dapat dimanfaatkan secara optimal dan tepat sasaran.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Satu Sekolah Dilayani Dua SPPG, BGN Percepat Integrasi Data MBG dan Dapodik

Satu Sekolah Dilayani Dua SPPG, BGN Percepat Integrasi Data MBG dan Dapodik

News | Selasa, 21 Juli 2026 | 19:13 WIB

Lima Pejabat Tinggi Baru BGN Ditunjuk Langsung Presiden, Ini Nama-namanya

Lima Pejabat Tinggi Baru BGN Ditunjuk Langsung Presiden, Ini Nama-namanya

News | Selasa, 21 Juli 2026 | 19:03 WIB

Motor Listrik Nasional Buatan Anak Bangsa Siap Meluncur, Ini Bocorannya

Motor Listrik Nasional Buatan Anak Bangsa Siap Meluncur, Ini Bocorannya

News | Selasa, 21 Juli 2026 | 17:42 WIB

[CEK FAKTA] Presiden Prabowo Keliru Klaim Indonesia Baru Akan Punya Motor Listrik Nasional

[CEK FAKTA] Presiden Prabowo Keliru Klaim Indonesia Baru Akan Punya Motor Listrik Nasional

Otomotif | Sabtu, 18 Juli 2026 | 11:06 WIB

Banjir Keluhan Mitra hingga Ancaman Gebok Nasional, BGN Buka Suara Tata Kelola MBG

Banjir Keluhan Mitra hingga Ancaman Gebok Nasional, BGN Buka Suara Tata Kelola MBG

News | Sabtu, 18 Juli 2026 | 07:24 WIB

Perbaiki Tata Kelola MBG, Pimpinan BGN Diminta Jangan Bikin Masalah Baru

Perbaiki Tata Kelola MBG, Pimpinan BGN Diminta Jangan Bikin Masalah Baru

News | Jum'at, 17 Juli 2026 | 20:13 WIB

BGN Pamer Opini WTP, Langsung Dicecar Ramai-ramai Anggota DPR: Jangan-jangan Dibikin-bikin

BGN Pamer Opini WTP, Langsung Dicecar Ramai-ramai Anggota DPR: Jangan-jangan Dibikin-bikin

News | Jum'at, 17 Juli 2026 | 19:39 WIB

Terkini

Mencegah Kriminalisasi Kebijakan Tanpa Meloloskan Korupsi

Mencegah Kriminalisasi Kebijakan Tanpa Meloloskan Korupsi

Your Say | Rabu, 28 Oktober 2026 | 20:50 WIB

5 Cara Mengatasi Kaki Lecet dan Pegal Setelah Jalan Kaki 20 Ribu Langkah

5 Cara Mengatasi Kaki Lecet dan Pegal Setelah Jalan Kaki 20 Ribu Langkah

Lifestyle | Rabu, 28 Oktober 2026 | 20:40 WIB

Pria Hina Yesus saat Live TikTok Ditetapkan Jadi Tersangka Penistaan Agama

Pria Hina Yesus saat Live TikTok Ditetapkan Jadi Tersangka Penistaan Agama

Sumut | Rabu, 28 Oktober 2026 | 20:39 WIB

PBB IGM Palembang Menunggak Rp2,33 Miliar, Bapenda dan Yayasan Beda Pandangan soal Status Nirlaba

PBB IGM Palembang Menunggak Rp2,33 Miliar, Bapenda dan Yayasan Beda Pandangan soal Status Nirlaba

Sumsel | Rabu, 28 Oktober 2026 | 20:38 WIB

Demo Sumpah Pemuda di Jogja Ricuh: Gerbang DPRD DIY Didobrak, Wisatawan Malioboro Kocar-Kacir

Demo Sumpah Pemuda di Jogja Ricuh: Gerbang DPRD DIY Didobrak, Wisatawan Malioboro Kocar-Kacir

Jogja | Rabu, 28 Oktober 2026 | 20:27 WIB

Apakah BPJS PBI yang Nonaktif Bisa Diaktifkan Kembali? Ini Langkah-langkahnya

Apakah BPJS PBI yang Nonaktif Bisa Diaktifkan Kembali? Ini Langkah-langkahnya

Lifestyle | Rabu, 28 Oktober 2026 | 20:25 WIB

Rayakan 25 Tahun, L-Men Perkuat Inovasi Produk dan Ekosistem Hidup Sehat

Rayakan 25 Tahun, L-Men Perkuat Inovasi Produk dan Ekosistem Hidup Sehat

Bisnis | Rabu, 28 Oktober 2026 | 20:22 WIB

Review Pirunduk: Budaya Banjar Jangan Cuma Jadi Hiasan Horor Lokal di Layar

Review Pirunduk: Budaya Banjar Jangan Cuma Jadi Hiasan Horor Lokal di Layar

Your Say | Rabu, 28 Oktober 2026 | 20:20 WIB

Saat Perlengketan Usus Melibatkan Saluran Kemih, Mengapa Penanganannya Lebih Kompleks?

Saat Perlengketan Usus Melibatkan Saluran Kemih, Mengapa Penanganannya Lebih Kompleks?

Health | Rabu, 28 Oktober 2026 | 20:01 WIB

438 Ribu Kasus ISPA di Sumsel, Siapa Menghitung Kerugian Perempuan dan Anak akibat Karhutla?

438 Ribu Kasus ISPA di Sumsel, Siapa Menghitung Kerugian Perempuan dan Anak akibat Karhutla?

Sumsel | Rabu, 28 Oktober 2026 | 19:58 WIB

×