- Sebanyak 120 peserta mengikuti acara Pilates on a Yacht perdana di kawasan CBD Beachwalk pada 28 Juni 2026.
- Kegiatan kolaborasi ini menggabungkan olahraga pilates dengan suasana alam laut untuk meningkatkan kesehatan fisik serta relaksasi peserta.
- Pihak pengelola menjadikan acara tersebut sebagai langkah awal pengembangan kawasan waterfront menjadi destinasi wisata publik yang aktif.
Suara.com - Suasana pagi di kawasan waterfront biasanya diisi aktivitas santai seperti berjalan kaki atau menikmati kopi.
Namun pada 28 Juni 2026, nuansa itu berubah dengan hadirnya kegiatan pilates di atas yacht yang menarik perhatian pengunjung.
Puluhan peserta terlihat menggelar matras di atas kapal, mengikuti arahan instruktur dengan latar pemandangan laut terbuka.
Setiap gerakan terasa berbeda, ditemani suara ombak dan angin laut yang menambah pengalaman berolahraga menjadi lebih menyenangkan.
Kegiatan bertajuk Pilates on a Yacht ini menjadi event perdana yang digelar di kawasan CBD Beachwalk.
Sekitar 120 peserta turut ambil bagian dalam acara hasil kolaborasi Agung Sedayu Group, Reina Yacht, dan Pup and Flow.
Bagi para peserta, kegiatan ini bukan sekadar olahraga. Konsep yang diusung memadukan kebugaran, relaksasi, hingga interaksi sosial dalam satu pengalaman yang terasa lebih personal.
Hal itu tercermin dari berbagai unggahan di media sosial.
Sejumlah peserta membagikan momen sejak proses boarding dengan tiket tematik hingga suasana di atas kapal yang dihiasi dekorasi menarik.
Salah satu peserta menyebut pengalaman tersebut terasa lengkap dalam setengah hari.
“Ada pilates, angin laut, obrolan santai, dan kesempatan bertemu orang-orang baru dengan minat yang sama,” tulisnya.
Konsep pilates di atas yacht memang menawarkan sensasi berbeda dibandingkan latihan di ruang tertutup.
Peserta tidak hanya fokus pada gerakan, tetapi juga menikmati suasana alam yang mendukung relaksasi.
Pilates sendiri dikenal sebagai metode latihan yang menitikberatkan pada kekuatan otot inti, stabilitas tubuh, serta kontrol pernapasan.
Sejumlah penelitian menunjukkan latihan ini dapat memberikan manfaat bagi kesehatan fisik maupun psikologis, tergantung pada konsistensi dan kondisi masing-masing individu.
Perwakilan PIK Tourism Board, Fenny Maria, mengatakan kegiatan ini menjadi langkah awal dalam menghidupkan kawasan tersebut sebagai ruang publik aktif.
“Pilates on a Yacht menjadi momentum yang sangat istimewa karena merupakan event perdana yang diselenggarakan di kawasan ini,” ujar Fenny.
Ia menambahkan, pihaknya ingin menghadirkan ruang yang mempertemukan komunitas, pelaku industri, dan berbagai brand dalam satu ekosistem yang dinamis.
“Harapannya, kawasan ini dapat berkembang menjadi ruang publik yang hidup dengan berbagai aktivitas positif dan menjadi salah satu ikon destinasi wisata baru di Indonesia,” katanya.
Kawasan waterfront tersebut tengah dipersiapkan sebagai destinasi terpadu dengan dermaga sepanjang sekitar 300 meter dan jalur pedestrian hingga satu kilometer di tepi laut.
Fasilitasnya juga dirancang inklusif, dilengkapi akses untuk stroller, buggy car, hingga kursi roda.
Keberadaan ruang publik yang nyaman memang dinilai penting dalam mendorong gaya hidup aktif.
Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mencatat, akses terhadap fasilitas rekreasi yang mudah dijangkau dapat meningkatkan aktivitas fisik masyarakat.
Kegiatan pilates di atas yacht ini menjadi sinyal bahwa kawasan waterfront tidak hanya berfungsi sebagai tempat bersantai atau berfoto.
Lebih dari itu, ruang publik kini mulai berkembang menjadi wadah untuk berolahraga, membangun komunitas, sekaligus menikmati waktu luang dengan cara yang lebih sehat.