Tampang Duo Belanda yang Bikin Entourage Bali Kini Dicekal dan Kabur ke Singapura

Galih Prasetyo

Senin, 27 Juli 2026 | 11:22 WIB
Tampang Duo Belanda yang Bikin Entourage Bali Kini Dicekal dan Kabur ke Singapura
Dua warga negara Belanda dilarang kembali masuk ke Indonesia setelah diduga melakukan diskriminasi terhadap warga lokal di event Lari di Bali. [Istimewa]
baca 10 detik
  • Dua warga Belanda dijatuhi sanksi larangan masuk Indonesia akibat dugaan diskriminasi terhadap warga lokal di Bali.
  • Otoritas imigrasi bertindak tegas setelah laporan penolakan pendaftaran peserta lokal acara lari viral di media sosial.
  • Komunitas penyelenggara berdalih penolakan tersebut disebabkan oleh kesalahan teknis sistem otomatis, bukan unsur kesengajaan.

Suara.com - Dua warga negara Belanda dilarang kembali masuk ke Indonesia setelah diduga melakukan diskriminasi terhadap warga lokal di event Lari di Bali.

Keputusan ini diambil otoritas imigrasi Indonesia usai muncul laporan bahwa peserta Indonesia ditolak secara sistematis dari kegiatan tersebut.

Kasus ini bermula dari acara lari bertema silent disco yang diselenggarakan komunitas bernama Entourage Bali.

Sejumlah laporan di media sosial menyebutkan bahwa peserta dengan nama dan nomor telepon Indonesia otomatis ditolak dari pendaftaran.

Seorang perempuan Indonesia mengaku pengajuannya ditahan untuk ditinjau, sementara suaminya yang menggunakan nama Barat langsung diterima.

Kesaksian ini memicu kemarahan publik dan viral di platform Threads.

Tangkapan layar acara lari bertajuk Bali Silent Disco yang diduga melanggar aturan dan mendiskriminasi warga negara Indonesia (WNI) [Instagram/@entourage.bali]
Tangkapan layar acara lari bertajuk Bali Silent Disco yang diduga melanggar aturan dan mendiskriminasi warga negara Indonesia (WNI) [Instagram/@entourage.bali]

Otoritas imigrasi Bali bergerak cepat menindaklanjuti kasus tersebut. Direktur jenderal imigrasi Bali, Hendarsam Marantoko, menegaskan sikap tegas pemerintah.

“Saya telah memerintahkan tim untuk menyelidiki dan, jika ada warga asing terlibat, segera ditangkap,” ujarnya dalam pernyataan resmi.

Dua pria Belanda yang diidentifikasi sebagai Hidde dan Joost diketahui telah meninggalkan Bali menuju Singapura.

baca juga

Meski demikian, keduanya tetap dijatuhi sanksi berupa larangan masuk kembali ke Indonesia.

Pihak imigrasi juga menegaskan bahwa warga asing tidak diperbolehkan menggelar atau mengorganisasi acara di Indonesia.

“Orang asing tidak boleh bertindak seolah bisa membuat aturan sendiri dan bersikap eksklusif di negara ini,” tegas pernyataan tersebut.

Komunitas Entourage Bali membantah adanya unsur diskriminasi yang disengaja.

Mereka menyebut penolakan terjadi akibat kesalahan sistem otomatis dalam proses persetujuan anggota WhatsApp.

“Kami tidak pernah bermaksud mengecualikan warga Indonesia. Ini adalah kesalahan teknis dalam sistem kami,” tulis pihak penyelenggara melalui Instagram.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dugaan Pencurian Ayam di Bali Renggut Nyawa, DPR: Literasi Hukum Masyarakat Harus Ditingkatkan

Dugaan Pencurian Ayam di Bali Renggut Nyawa, DPR: Literasi Hukum Masyarakat Harus Ditingkatkan

DPR | Senin, 27 Juli 2026 | 10:33 WIB

Sarat Diskriminasi, Entourage Bali Ikut Disorot Pemerintah Australia

Sarat Diskriminasi, Entourage Bali Ikut Disorot Pemerintah Australia

News | Senin, 27 Juli 2026 | 08:00 WIB

Pencuri Ayam di Bali Tewas Diamuk Massa di Depan Anaknya, KSP: Main Hakim Sendiri Bukan Budaya Kita!

Pencuri Ayam di Bali Tewas Diamuk Massa di Depan Anaknya, KSP: Main Hakim Sendiri Bukan Budaya Kita!

News | Senin, 27 Juli 2026 | 07:47 WIB

Eksklusivitas Komunitas Lari WNA di Bali: Menggugat Kedaulatan Ruang Publik Kita

Eksklusivitas Komunitas Lari WNA di Bali: Menggugat Kedaulatan Ruang Publik Kita

Your Say | Minggu, 26 Juli 2026 | 14:23 WIB

Viral Diskriminasi WNI di Bali, Imigrasi Larang 2 WNA Penyelenggara Event Lari Masuk Indonesia Lagi

Viral Diskriminasi WNI di Bali, Imigrasi Larang 2 WNA Penyelenggara Event Lari Masuk Indonesia Lagi

News | Sabtu, 25 Juli 2026 | 16:02 WIB

Terkini

Pencarian 5 Jurnalis dan 3 Awak Kapal Masih Nihil akibat Cuaca Buruk di Lapangan

Pencarian 5 Jurnalis dan 3 Awak Kapal Masih Nihil akibat Cuaca Buruk di Lapangan

Banten | Minggu, 13 September 2026 | 01:36 WIB

Garudayaksa FC Dikalahkan Persik, Milos Joksic Malu

Garudayaksa FC Dikalahkan Persik, Milos Joksic Malu

Bola | Sabtu, 12 September 2026 | 23:50 WIB

Panglima TNI Cup 2026 Jadi Ajang Adu Nyali, Eks Menpora Dito Ariotedjo Ikut Pacu Jetski

Panglima TNI Cup 2026 Jadi Ajang Adu Nyali, Eks Menpora Dito Ariotedjo Ikut Pacu Jetski

Sport | Sabtu, 12 September 2026 | 23:24 WIB

Hari Ke-5 Pencarian Jurnalis Hilang, Tim SAR Temukan Helm dan Jerigen di Perairan Anyer

Hari Ke-5 Pencarian Jurnalis Hilang, Tim SAR Temukan Helm dan Jerigen di Perairan Anyer

News | Sabtu, 12 September 2026 | 22:11 WIB

Sindiran Pelatih Persib Usai Takluk di GBK: Persija Rayakan Kemenangan Seperti Juara Liga Champions

Sindiran Pelatih Persib Usai Takluk di GBK: Persija Rayakan Kemenangan Seperti Juara Liga Champions

Jabar | Sabtu, 12 September 2026 | 21:52 WIB

Titik Terang Hilangnya Jurnalis di Krakatau, Basarnas Temukan 4 Barang di Perairan Selat Sunda

Titik Terang Hilangnya Jurnalis di Krakatau, Basarnas Temukan 4 Barang di Perairan Selat Sunda

Banten | Sabtu, 12 September 2026 | 21:39 WIB

Laba Anjlok 19 Persen, Astra Jor-joran Akuisisi Tambang Emas di Awal 2026

Laba Anjlok 19 Persen, Astra Jor-joran Akuisisi Tambang Emas di Awal 2026

Bisnis | Sabtu, 12 September 2026 | 20:53 WIB

Kisah Perjuangan Tati Purwanti, Mantan PMI yang Sukses Kembangkan Bubur Cirebon di Taipei

Kisah Perjuangan Tati Purwanti, Mantan PMI yang Sukses Kembangkan Bubur Cirebon di Taipei

Bekaci | Sabtu, 12 September 2026 | 20:29 WIB

Dari Cirebon ke Taipei, Tati Purwanti Bawa Kuliner Lokal dan Tumbuh Bersama BRI

Dari Cirebon ke Taipei, Tati Purwanti Bawa Kuliner Lokal dan Tumbuh Bersama BRI

Jakarta | Sabtu, 12 September 2026 | 20:27 WIB

Bubur Cirebon Go International, Kisah Tati Purwanti Bangun Usaha di Taipei

Bubur Cirebon Go International, Kisah Tati Purwanti Bangun Usaha di Taipei

Jawa Tengah | Sabtu, 12 September 2026 | 20:25 WIB

×